Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

India akan Pasarkan Obat untuk Pasien Covid-19

Atjeh Watch by Atjeh Watch
22/06/2020
in Internasional
0
Update Covid-19 Aceh: Positif 38, Sembuh 20, Meninggal 2

MUMBAI – Regulator obat India telah memberikan lampu hijau kepada Hetero Labs untuk memproduksi dan memasarkan versi generik dari remdesivir pengobatan virus korona. Pengobatan ini merupakan hasil eksperimental Gilead Science, sebuah perusahaan farmasi India.

Obat yang akan dipasarkan memiliki nama Covifor dan dijual dengan harga antara 5.000 hingga 6.000 rupee untuk dosis 100 miligram. Menurut laporan Indian Express, India Cipla telah menerima persetujuan dari Badan Pengawas Obat-Obatan India (DGCI) untuk memproduksi dan memasarkan obat tersebut. Namun, Cipla dan DGCI tidak dapat dihubungi untuk mengkonfirmasi hal tersebut.

Gilead Scineces menandatangani lisensi non-eksklusif bulan lalu dengan lima produsen obat generik yang berbasis di India dan Pakistan, untuk memperluas pasokan pengobatan bagi pasien Covid-19. Pakta tersebut memungkinkan Jubilant Life Sciences Ltd, Cipla, Hetero Labs, Mylan NV dan Ferozsons Laboratories Ltd untuk membuat dan menjual obat di 127 negara.

Sebelumnya, India melaporkan lonjakan infeksi virus korona sehari setelah pemerintah New Delhi memerintahkan rumah sakit untuk membatalkan cuti sehingga pekerja bisa kembali bertugas. Kementerian Kesehatan India melaporkan peningkatan 14.516 kasus dalam satu hari, sehingga totalnya menjadi 395.047 dengan 12.948 kematian.

Kini, India menjadi negara keempat di dunia dengan jumlah virus korona tertinggi setelah Amerika Serikat, Brasil, dan Rusia. Sejumlah negara terus mengevakuasi warganya dari India, di tengah kekhawatiran rumah sakit di kota-kota besar seperti Delhi dan Mumbai yang mulai kewalahan.

Sejak Maret, sejumlah negara termasuk Jerman, Prancis, Italia, Belgia, Belanda, Ukraina, Israel, Cina dan Malaysia telah meminta pemerintah untuk memungkinkan mereka mengevakuasi warganya dari India. Hal ini karena jumlah infeksi virus korona di India terus merangkak naik.

Sumber: Republika

Previous Post

Bertambah 10 dari Transmisi Lokal, Kasus Covid-19 di Aceh Melonjak Jadi 49 Orang

Next Post

Jokowi Tunjuk 5 Deputi Kantor Staf Presiden, Ini Nama-namanya

Next Post

Jokowi Tunjuk 5 Deputi Kantor Staf Presiden, Ini Nama-namanya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Irwansyah ST Terima Audiensi Asosiasi Nasyid Nusantara

Irwansyah ST Terima Audiensi Asosiasi Nasyid Nusantara

12/05/2026
Ketua Komisi IV DPR Aceh Dorong Pemerintah Pusat Bentuk Balai Kereta Api di Aceh

Ketua Komisi IV DPR Aceh Dorong Pemerintah Pusat Bentuk Balai Kereta Api di Aceh

12/05/2026
Temui Kepala BPS Aceh, Darwati Soroti Banyak Warga Tidak Mampu Masuk dalam Desil 8 hingga 10

Temui Kepala BPS Aceh, Darwati Soroti Banyak Warga Tidak Mampu Masuk dalam Desil 8 hingga 10

12/05/2026
Kemenag Aceh Besar Sabet Dua Penghargaan Tarbaik I Anugerah KHA 2026

Kemenag Aceh Besar Sabet Dua Penghargaan Tarbaik I Anugerah KHA 2026

12/05/2026
Istri Ketua Fraksi Partai Aceh Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Sibanceh

Istri Ketua Fraksi Partai Aceh Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Sibanceh

12/05/2026

Terpopuler

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

06/05/2026

“Awak Tolak Pergub JKA Ureung Taloe, Tim Om Bus-Syech Fadhil…”

Mualem Diminta Copot Sekda dan Ketua DPR Aceh

Istri Ketua Fraksi Partai Aceh Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Sibanceh

Sudah 20 Hari, Pelajar Asal Trienggadeng Menghilang Tanpa Kabar

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com