Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

Tekan Penyebaran Rabies, Distan Aceh Tengah Giatkan Vaksinasi

Atjeh Watch by Atjeh Watch
22/06/2020
in Lintas Tengah
0
Tekan Penyebaran Rabies, Distan Aceh Tengah Giatkan Vaksinasi

ilustrasi vaksinasi rabies (Foto: Net)

TAKENGON – Menyikapi meningkatnya kasus gigitan hewan pembawa penyakit rabies di Kabupaten Aceh Tengah, Dinas Pertanian (Distan) melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, terus melakukan upaya pencegahan dengan menggiatkan vaksinasi rabies disertai sosialisasi secara berkesinambungan kepada masyarakat, khususnya pemilik hewan peliharaan seperti anjing dan kucing.

Dari data pada Bidang Peternakan, untuk tahun 2019 yang lalu terjadi kasus gigitan hewan yang biasa menularkan penyakit rabies seperti anjing, kucing dan kera sebanyak 170 kasus gigitan. Namun belum semua kasus tertangani sengan standar penanganan penyakit rabies, karena keluarga korban hanya membawanya ke Puskesmas sedangkan hewan yang menggigit dan kemudian mati tidak dilaporkan ke Dinas Pertanian atau petugas kesehatan hewan. Dari pantauan petugas di lapangan, pada tahun ini pun masih terjadi kasus kasus gigitan hewan penyebab rabies ini. Ini dikhawatirkan akan berpotensi meningkatnya kasus rabies di daerah ini.

Menurut Kabid Peternakan, drh. Hulfah, MP,  jika terjadi kasus gigitan hewan, mestinya dilaporkan, agar sampel otak hewan yang menggigit dapat diperiksa di laboratorium dan diketahui persis apakah hewan tersebut terjangkit rabies atau tidak, sehingga penanganan korban dapat dilakukan secara tepat.

“Sayangnya selama ini harus petugas kami yang turun melakukan pendataan, sementara kesadaran masyarakat untuk melaporkan kasus gigitan kepada kami masih relatif rendah,” ungkap Hulfah.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tengah, Nasrun Liwanza mengatakan bahwa kasus gigitan berpotensi rabies di daerah ini termasuk yang tertinggi di provinsi Aceh. Untuk itu dia sudah menginstruksikan kepada jajarannya untuk melakukan vaksinasi secara lebih intensif.

“Kita harus pastikan bahwa semua hewan piaraan khususnya anjing dan kucing harus bebas rabies, makanya kita giatkan terus upaya pencegahan melaui vaksinasi secara rutin oleh para petugas kesehatan hewan,” ungkap Nasrun.

Nasrun juga meminta warga yang memelihara hewan khususnya anjing, agar secara rutin menghubungi petugas kesehatan hewan terdekat untuk dilakukan vaksinasi terhadap hewan peliharaan tersebut.

“Ini sangat penting, karena kasus gigitan anjing cukup tinggi, kalau semua hewan bebas rabies, meskipun ada kasus gigitan tapi tidak berpotensi terjangkit rabies,” lanjutnya.

Begitu juga jika terjadi kasus gigitan hewan, Nasrun mengharapkan agar keluarga  korban selain membawa korban ke instalasi kesehatan terdekat, juga melaporkan kasus tersebut kepada petugas kesehatan hewan agar dapat dilakukan isolasi.

“Petugas kita sudah sering mensosialisasikan hal ini kepada masyarakat, kami mohon kesadaran masyarakat untuk berkoordinasi dengan kami jika terjadi kasus gigitan, ini demi kebaikan kita bersama” kata Nasrun.

Meskipun dalam kondisi pandemi covid, namun menurut Nasrun para petugas kesehatan hewan tetap melakukan aktifitas memberikan pelayanan vaksinasi sebagai upaya menekan kasus rabies di Kabupaten Aceh Tengah.

Tags: Vaksinasi rabies
Previous Post

FAKTA Desak Polda Aceh Tegakkan Hukum Terkait Kasus Sapi Kurus Dinas Peternakan Aceh

Next Post

Berguru Dan Ambil Pelajaran Dari Kejahatan Sebelumnya

Next Post
Saat Teguran Dari Langit Kepada Penghuni Bumi

Berguru Dan Ambil Pelajaran Dari Kejahatan Sebelumnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mualem Diminta Copot Sekda dan Ketua DPR Aceh

Mualem Diminta Copot Sekda dan Ketua DPR Aceh

12/05/2026
Warga Pidie Mulai Terdampak Pembatasan JKA, RSUD Sigli Tetap Layani Pasien

“Awak Tolak Pergub JKA Ureung Taloe, Tim Om Bus-Syech Fadhil…”

12/05/2026
Puluhan Aparatur Desa di Aceh Barat Tunggak Pajak Miliaran Rupiah

Puluhan Aparatur Desa di Aceh Barat Tunggak Pajak Miliaran Rupiah

12/05/2026
Pemkab Aceh Besar Dukung Program Jejak Taman Hidupkan Budaya Anak di Ruang Publik

Pemkab Aceh Besar Dukung Program Jejak Taman Hidupkan Budaya Anak di Ruang Publik

12/05/2026
Krak, Siswi Anak Yatim dari SMAN 1 JuloK Lolos Calon Paskibraka Provinsi Aceh

Krak, Siswi Anak Yatim dari SMAN 1 JuloK Lolos Calon Paskibraka Provinsi Aceh

12/05/2026

Terpopuler

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

06/05/2026

“Awak Tolak Pergub JKA Ureung Taloe, Tim Om Bus-Syech Fadhil…”

314 Peserta Siap Bersaing dalam ASAC 2026 Se-Aceh di Pesantren Al Zahrah Bireuen

Pengkab Abdya Peusijuk 93 CJH, Dijadwalkan Berangkat 18 Mei

DPMG Aceh Tetapkan Peserta Lolos 6 Besar Lomba Teknologi Tepat Guna 2026

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com