Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Alumni Asrama Ponco Yogyakata Apresiasi Plt Gubernur Aceh

Atjeh Watch by Atjeh Watch
25/06/2020
in Nanggroe
0
Alumni Asrama Ponco Yogyakata Apresiasi Plt Gubernur Aceh

BANDA ACEH – Alumni Asrama Sultan Iskandar Muda Aceh di Yogyakarta menyampaikan aprersiasi dan terima kasih kepada Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah, yang telah membantu menyelesaikan sengketa asrama yang juga dikenal dengan Asrama Ponco karena lokasinya yang berada di Jalan Poncowinatan.

“Kami dari Alumni Asrama ponco ingin menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada Pak Nova Iriansyah karena telah membantu menyelesaikan kasus sengketa Asrama Ponco hingga selesai,” ujar Hifjir, Rabu, (24/06/2020).

Hifjir mengungkapkan, sebagai Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah sangat fokus membantu penyelesaian sengketa Asrama Ponco yag telah berlangsung cukup lama. Tak berhenti di situ, Pemerintah Aceh juga memasukkan Asrama ini ke dalam daftar aset dan membantu renovasi.

“Sebagai Kepela Pemerintahan Aceh, Pak Nova sudah banyak membantu Asrama Ponco, mulai dari penyelesaian sengketa, memasukkan asrama kita ini ke dalam daftar aset Pemerintah Aceh. Bahkan, karna peran Pak Nova, saat ini Asrama Ponco mendapat kucuran dana untuk merenovasi gedung asrama tersebut,” sambung Hifjir.

Sebagaimana diketahui, Asrama Ponco beberapa kali digugat oleh Sultan Surya Jaya, pada tahun 2016. Sebelumnya, seorang perempuan bernama Inawati juga pernah menggugat gedung Asrama Ponco, pada tahun 2013.

Proses mediasi berjalan cukup panjang dan alot, hingga akhirnya berujung ke meja hijau. Lebih 20 persidangan berlangsung, hingga akhirnya AsamaPonco diakui sebagai aset Pemerintah Aceh.

“Asrama Ponco digugat oleh Sultan Surya Jaya, bahkan kami tiap minggu ikut persidangan di pengadilan Negri Yogyakarta dan ketika itu kami sangat sulit untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah. Alhamdulillah, saat Pak Nova menjadi Plt Gubernur Aceh status asrama ini sudah jelas. Semoga kedepan tidak ada lagi Aset kita yang di ambil oleh pihak lain, karna banyak sekali aset Aceh di Pulau Jawa,” imbuh Hifjir.

Sementara itu, Kepala Biro Hukum Setda Aceh Amrizal J Prang menjelaskan, pada kunjungan kerja ke Provinsi Yogyakarta, 17 Oktober 2018 lalu, Plt Gubernur Aceh sempat singgah dan bersilaturrahmi dengan mahasiswa asal Aceh di Asrama Ponco.

“Dalam pertemuan tersebut, Pak Nova berjanji akan membantu pembiayaan untuk merenovasi asrama mahasiswa Aceh yang ada di Yogyakarta. Bukan semata karena sesuai dengan program Aceh Carong dan Aceh Meuadab, namun Pak Nova menegaskan, bahwa Asrama Ponco merupakan martabat Aceh yang harus dilestarikan dan dipertahankan,” ujar Amrizal.

Amrizal mengungkapkan, Plt Gubernur Aceh tergerak untuk merenovasi Asrama Ponco seusai  meninjau kondisi asrama, kondisi kamar hingga kamar mandi di asrama. “Saat itu Pak Nova menyimpulkan, bahwa memang Asrama Ponco harus segera di renovasi karena kondisinya sudah tidak memungkinkan,” imbuh Amrizal.

“Alhamdulillah, saat ini Asrama Ponco sedang direnovasi. Semoga segera selesai dan bisa digunakan dengan baik, dan adik-adik kita yang tinggal disana merasa nyaman. Dan jangan lupa, mari kita jaga bersama, baik gedung maupun kebersihannya, sesuai dengan Gerakan Bereh  yang saat ini sedang kita galakkan di Aceh,” pungkas Amrizal.

Tags: asrama ponco
Previous Post

Aiyub dan Kisahnya Berternak Lebah di Pedalaman Mulieng Mayang

Next Post

Bahas Persoalan Bangsa, AHY Temui Ketum dan Pengurus PBNU

Next Post
Bahas Persoalan Bangsa, AHY Temui Ketum dan Pengurus PBNU

Bahas Persoalan Bangsa, AHY Temui Ketum dan Pengurus PBNU

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dosen FKIP USK Gelar Pelatihan Speaking Lewat Short Reels 60 Detik bagi Anak-anak

Dosen FKIP USK Gelar Pelatihan Speaking Lewat Short Reels 60 Detik bagi Anak-anak

27/06/2026
Terbukti Tilep Rp1,1 Miliar, Eks Bendahara DPMG-PKB Bireuen Divonis 6 Tahun Penjara

Dua Terdakwa Korupsi Kasus Tempat Cuci Tangan Divonis Bebas

27/06/2026
Tuanku Muhammad: JKA Jangan Disunat karena Alasan Dana Otsus yang Dipangkas

Tuanku Muhammad Ajak Generasi Muda Kota Banda Aceh Jadi Pelopor Gerakan “Berani Tolak Narkoba”

27/06/2026
Pemkab Aceh Barat Kaji Potensi Penerimaan PAD Pelabuhan

Pemkab Aceh Barat Kaji Potensi Penerimaan PAD Pelabuhan

27/06/2026
Batu Giok Aceh Peroleh Sertifikasi Hak Kekayaan Intelektual

Batu Giok Aceh Peroleh Sertifikasi Hak Kekayaan Intelektual

27/06/2026

Terpopuler

Alumni Asrama Ponco Yogyakata Apresiasi Plt Gubernur Aceh

Alumni Asrama Ponco Yogyakata Apresiasi Plt Gubernur Aceh

25/06/2020

Bupati Abdya Isi Materi di Pengajian Rutin Pemuda Pancasila

Dugaan Mark Up Arena MTQ Aceh Mengemuka, Aktivis Mahasiswa Minta APH Telusuri Aliran Anggaran

Tokoh Gayo Serta Lia Minta Menteri PU Segera Ganti Plt Kepala BPJN Aceh

Brgijen Ruddi Setiawan Diangkat Jadi Kapolda Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com