Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Budidaya Cacing Jadi Bisnis Menjanjikan Selama Pandemi Corona

Admin1 by Admin1
28/06/2020
in Nasional
0
Budidaya Cacing Jadi Bisnis Menjanjikan Selama Pandemi Corona

Bupati Batang Wihaji (kaos putih) bersama anggota paguyuban cacing melihat langsung salah satu contoh budidaya cacing.

BATANG – Cacing atau nama latinnya Lumbricus dianggap sebagian orang sebagai hewan yang menjijikan. Namun dibalik hewan tak bertulang itu ada nilai komersil yang dapat menambah pundi – pundi keuangan.

Pasalnya, budidaya cacing tanah merupakan bisnis menjanjikan karena tidak dibutuhkan teknik yang ribet dengan modal sangat kecil tapi keuntunganya besar.

Tidak hanya itu, permintaan kebutuhan cacing tanah cukup tinggi dan tidak mengenal waktu, karena hewan tersebut dibutuhkan dalam banyak hal.

Sekretaris Paguyuban Pembudidaya Cacing Kabupaten Batang, Aji Puspito mengatakan, pembudidaya cacing di Kabupaten Batang sudah ada 400 peternak cacing yang sudah masuk dalam paguyuban pengusaha cacing. Mereka tersebar di 9 Kecamatan diantaranya Limpung, Reban Banyuputih, Tersono dan Bawang.

“Budidaya Cacing sangat mudah, resikonya kecil dan tidak membutuhkan keahlian kusus. Sehingga siapapun bisa yang penting tekun,” kata Aji Sucipto saat menggelar workshop di Pendopo Kantor Bupati Batang, Sabtu (27/6/2020).

Dari hasil peternakan cacing tersebut dijual ke penampung atau paguyuban cacing, yang selanjutnya disalurkan ke Perusahaan di Kota Malang, Jawa Timur.

“Dengan modal Rp500ribu, pembudidaya cacing mendapat hasil Rp 2 juta selama tiga sampai empat bulan,” sebutnya.

Perawatanya pun sangat mudah, hanya diberi media serbuk kayu yang setiap sore dikasih pakan ampas tahu dan limbah sayuran rumah tangga.

“Kebutuhan cacing sangat tinggi karena stok barang kurang. Paguyuban pun ditarget selama tiga bulan harus bisa mengumpulkan 3 ton cacing,” tandasnya.

Bupati Batang Wihaji mengapresiasi budidaya cacing karena dimasa pandemi Covid-19 dapat menjadi solusi untuk menjadi wirausaha baru.

“Budidaya cacing salah satu solusi diera normal baru Covid-19, karena usahanya dirumah, perawatanya gampang, lahanya tidak luas dengan modal sedikit tapi hasilnya lumayan,” kata Wihaji.

Bupati juga mengapresiasi paguyuban pengusaha cacing dari Kecamatan Reban yang sudah mampu memproduksi frementasi cacing untuk pupuk tanaman, dan juga dibuat campuran teh yang berguna untuk kesehatan.

Ia menambahkan, budidaya cacing merupakan salah satu solusi membangkitkan ekonomi dari pandemi covid-19.

“Selain dapat membangitkan ekonomi disaat pandemi, budidaya cacing dapat menciptakan wirausaha yang sejalan dengan program pemkab yakni menciptakan 1.000 wirausaha baru,”jelasnya.

Sumber: sindonews

Tags: budidaya cacing
Previous Post

Hamas Desak PBB Bantu Hentikan Penyiksaan Tahanan oleh Israel

Next Post

Viral, Video Adegan Seks dalam Mobil Dinas PBB di Israel

Next Post

Viral, Video Adegan Seks dalam Mobil Dinas PBB di Israel

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Sosok Ferran Torres, Pencetak Gol Tunggal Penentu Spanyol Juara Dunia 2026

Sosok Ferran Torres, Pencetak Gol Tunggal Penentu Spanyol Juara Dunia 2026

22/07/2026
STAI Tgk. Chik Pante Kulu dan Mahkamah Syar’iyah Kota Banda Aceh Bangun Kolaborasi Penguatan Tridarma Perguruan Tinggi

STAI Tgk. Chik Pante Kulu dan Mahkamah Syar’iyah Kota Banda Aceh Bangun Kolaborasi Penguatan Tridarma Perguruan Tinggi

22/07/2026
Nyan, BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

Nyan, BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

22/07/2026
Terduga Pelaku Perampokan di Tokoh Emas Tapaktuan Ditangkap Polisi

Senjata Oknum Polisi Perampok Toko Emas di Aceh Milik Polri

22/07/2026
Imigrasi Meulaboh Aceh Deportasi WNA Vietnam karena Overstay

Imigrasi Meulaboh Aceh Deportasi WNA Vietnam karena Overstay

22/07/2026

Terpopuler

BPBD Buka Bursa Ketua FPRB Pidie Jaya, Figur Tangguh Hadapi Ancaman Bencana Dicari

BPBD Buka Bursa Ketua FPRB Pidie Jaya, Figur Tangguh Hadapi Ancaman Bencana Dicari

21/07/2026

Budidaya Cacing Jadi Bisnis Menjanjikan Selama Pandemi Corona

Kapaloe, Kepala BGN Nanik S Deyang Mundur

Rp4,65 Miliar Dana Umat Siap Disalurkan, Baitul Mal Pidie Perketat Verifikasi demi Cegah Salah Sasaran

DPRK Pidie Warning Baitul Mal: Jangan Sampai Bantuan Salah Sasaran

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com