Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Insentif Tak Kunjung Cair, Perawat RSUZA Lakukan Penggalangan Dana

Admin1 by Admin1
01/07/2020
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Kalangan perawat dan bidan di lingkup RSUZA keduakalinya melakukan penggalangan dana mandiri untuk menyantuni teman-teman yang terinfeksi Covid-19, setelah Minggu lalu mereka melakukan penggalangan dana untuk 4 perawat yang terkonfirmasi Positif Covid-19.

“Kami kembali diminta menyumbang dana dengan besaran yang sudah ditentukan sebagai santunan untuk 3 perawat dan bidan yang terkonfirmasi positif terinfeksi virus Covid-19. Sampai hari ini tercatat sudah 7 perawat dan bidan di RSUZA positif terinfeksi Covid-19, mereka yang positif adalah yang ditugaskan pada ruangan yang menangani pasien Covid-19,” kata seorang perawat yang meminta namanya agar dirahasiakan.

Sebelumnya, pada saat sumbangan pertama pihaknya sebagai tenaga kontrak mengaku diminta untuk menyumbangkan sebesar Rp. 30.000. Sedangkan seminggu selanjutnya pada saat sumbangan kedua mereka diminta sebesar Rp 10.000 rupiah.

“Besaran sumbangan itu berbeda antara kami kontrak yang mendapatkan Jasa, Kalau staf PNS, Karu/Wakaru hingga MOD itu lebih besar lagi. Sedangkan untuk tenaga kontrak yang tidak mendapatkan Jasa Medis mereka lebih sedikit,” ujarnya menjelaskan.

Menurutnya, keadaan seperti ini patut mereka mempertanyakan bahwa manajemen RSUZA memang tidak tulus memikirkan teman-teman yang ditempatkan pada penanganan pasien yang terinfeksi virus asal Wuhan tersebut.

“Kami merasa aneh saja, kalau memang dana dari pusat belum cair, kan bisa ditanggulangi terlebih dahulu minimal oleh RS yang notabennya sudah BLU,” pungkasnya.

Ia turut menyampaikan bahwa banyak jalan menuju roma, harusnya Rumah Sakit tipe A itu manajemennya profesional bukan mempraktekkan manajemen kampungan yang hanya bisa memotong uang staf biasa yang sudah melarat dimasa pandemi Covid-19.

“Uang jasa kami dipotong, jatah uang jaga malam bulan 5 dan bulan 6 juga belum dibayarkan, apa memang jatah uang jaga malam sudah tak dibayarkan lagi ? sedangkan uang tunjangan pejabat Eselon baik Eselon 1 hingga Eselon IV kok gak dipotong?” tanyanya.

“Seharusnya pejabat Eselon I hingga Eselon IV, mereka itu pelaku utama yang menyumbang kepada para teman-teman yang ditugaskan di area penanganan Covid-19. Masak kami yang bekerja di area non-Covid yang penghasilannya tak seberapa harus menyumbang lagi kepada mereka,” ujar dia. []

Tags: acehrsuza
Previous Post

Pemerintah Diminta Tanggungjawab Atas Konflik Satwa Manusia Yang Tak Kunjung Berakhir

Next Post

Medco dan Konflik Sosial

Next Post
Dirut Medco Minta Karyawan Tingkatkan Kinerja

Medco dan Konflik Sosial

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Haykal Nahkodai FPRB Pidie Jaya 2026–2031, Siap Perkuat Ketangguhan Daerah Hadapi Bencana

Haykal Nahkodai FPRB Pidie Jaya 2026–2031, Siap Perkuat Ketangguhan Daerah Hadapi Bencana

05/08/2026
Musda Demokrat Aceh Resmi Dibuka, Perebutan Kursi Ketua DPD Dimulai

Musda Demokrat Aceh Resmi Dibuka, Perebutan Kursi Ketua DPD Dimulai

05/08/2026
Forkopemras Aceh Selatan Minta Peserta Seleksi JPT Pratama Andalkan Kompetensi dan Integritas, Bukan Kedekatan

Forkopemras Aceh Selatan Minta Peserta Seleksi JPT Pratama Andalkan Kompetensi dan Integritas, Bukan Kedekatan

05/08/2026
Wakil Rektor USK Harap PPG USK Lahirkan Guru Profesional dan Religius

Wakil Rektor USK Harap PPG USK Lahirkan Guru Profesional dan Religius

05/08/2026
Eksekusi Putusan Inkracht, Kejari Pidie Jaya Lelang Solar dan iPhone Secara Terbuka

Eksekusi Putusan Inkracht, Kejari Pidie Jaya Lelang Solar dan iPhone Secara Terbuka

05/08/2026

Terpopuler

Insentif Tak Kunjung Cair, Perawat RSUZA Lakukan Penggalangan Dana

01/07/2020

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

Kejari Pidie Jaya Lelang 1.296 Liter Solar dan iPhone Rampasan Negara, Eksekusi Aset Hasil Putusan Berkekuatan Hukum Tetap

Lima Tahun Bertahan Tanpa Orang Tua, Lima Bersaudara di Pidie Jaya Pernah Dua Hari Menahan Lapar

GerPALA Dukung Bupati Aceh Selatan Hapus Kavling Pokir DPRK 2027, Selama Ini Dewan Dinilai Kurang Produktif

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com