Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional Teknologi

Dampak Fenomena Aphelion, Kala Bumi Sangat Jauh dari Matahari

Admin1 by Admin1
05/07/2020
in Teknologi
0

Jakarta – Aphelion, yang merupakan kondisi jarak antara Bumi dengan Matahari mencapai titik yang terjauh, terjadi pada Sabtu (4/7) pukul 18.34 WIB. Hal ini disebut berdampak pada durasi musim di belahan bumi tertentu.

Saat Aphelion, bumi akan berjarak dengan Matahari sekitar 152.095.295 juta km menurut keterangan Pusat Sains Antariksa LAPAN lewat unggahan di akun Instagram mereka.

Jika dibandingkan 4 Juli 2019 lalu, Bumi dan Matahari berjarak lebih jauh yaitu 152.104.285 juta km seperti mengutip Earth Sky.

Fenomena Bumi menjauhi Matahari ini dikarenakan orbit Bumi tak sepenuhnya membentuk lingkaran sempurna, melainkan berbentuk elips dengan kelonjongan sekitar 1/60.

Dilansir Phys, Aphelion tidak berdampak terhadap perubahan musim. Sebab perubahan musim ini dihasilkan dari kemiringan Bumi pada porosnya.

Namun, dampaknya hanya mempengaruhi periode musim. Misalnya, saat ini masyarakat yang tinggal di belahan Bumi bagian utara sedang dilanda musim panas karena adanya kemiringan pada poros utara Bumi dari Matahari.

Selain itu, masyarakat yang tinggal di Bumi bagian selatan bakal merasakan musim dingin yang lebih panjang. Fenomena periode musim yang lebih panjang ini dikenal sebagai Siklus Milankovitch, istilah ini pertama kali diungkapkan oleh astronaut Milutin Milankovic tahun 1924.

Aphelion berasal dari dua kata dalam bahasa Yunani, yaitu ‘apo’ yang artinya jauh dan ‘helion’ yang merupakan dewa Matahari dalam peradaban Yunani Kuno.

Artinya, Aphelion menunjukkan sebuah benda langit berada dalam titik terjauhnya dengan matahari. Ada kebalikan dari Aphelion yaitu Perihelion, titik terdekat Bumi dengan Matahari.

Bulan Juli ini, memang banyak fenomena-fenomena langit yang akan terjadi. Salah satunya puncak fase purnama akan terjadi pada 5 Juli 2020, tepat satu hari setelah Aphelion.

Ketika purnama, Bulan akan berjarak 379.148 km dari Bumi dengan diameter tampak sebesar 31,5 menit busur.

Selain itu gerhana bulan penumbra juga akan terjadi pada 5 Juli 2020. Namun, tidak bisa disaksikan oleh masyarakat di Indonesia karena Bulan sudah berada di bawah ufuk.

Wilayah yang bisa menyaksikan gerhana bulan penumbra adalah Kanada, Amerika Serikat, Meksiko, dan negara-negara di Kepulauan Karibia.

Lalu ada juga konjungsi Bulan dan Jupiter juga terjadi pada tanggal 5-6 Juli 2020. Waktu terbaik untuk mengamati adalah ketika fajar bahari/nautika, yaitu sekitar jam 05.00 WIB dengan jarak pisah 2 derajat.

Saat itu, posisi Jupiter berada di sebelah utara atau kanan Bulan.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Banda Aceh Tetap Teratas sebagai Sumber Berita Covid-19

Next Post

Lin Dan Resmi Pensiun dari Badminton

Next Post

Lin Dan Resmi Pensiun dari Badminton

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemerintah Aceh Pacu Pemulihan Sawah Terdampak Bencana Hidrometeorogi

Pemerintah Aceh Pacu Pemulihan Sawah Terdampak Bencana Hidrometeorogi

22/07/2026
Gempa Dangkal di Bener Meriah Dipicu Sesar Aktif

Gempa M5,5 Guncang Gayo Lues

22/07/2026
Hadirkan AMAN, Kemenag Permudah Laporan Dugaan Kekerasan

Hadirkan AMAN, Kemenag Permudah Laporan Dugaan Kekerasan

22/07/2026
Sosok Ferran Torres, Pencetak Gol Tunggal Penentu Spanyol Juara Dunia 2026

Sosok Ferran Torres, Pencetak Gol Tunggal Penentu Spanyol Juara Dunia 2026

22/07/2026
STAI Tgk. Chik Pante Kulu dan Mahkamah Syar’iyah Kota Banda Aceh Bangun Kolaborasi Penguatan Tridarma Perguruan Tinggi

STAI Tgk. Chik Pante Kulu dan Mahkamah Syar’iyah Kota Banda Aceh Bangun Kolaborasi Penguatan Tridarma Perguruan Tinggi

22/07/2026

Terpopuler

BPBD Buka Bursa Ketua FPRB Pidie Jaya, Figur Tangguh Hadapi Ancaman Bencana Dicari

BPBD Buka Bursa Ketua FPRB Pidie Jaya, Figur Tangguh Hadapi Ancaman Bencana Dicari

21/07/2026

Dampak Fenomena Aphelion, Kala Bumi Sangat Jauh dari Matahari

Kapaloe, Kepala BGN Nanik S Deyang Mundur

STAI Tgk. Chik Pante Kulu dan Mahkamah Syar’iyah Kota Banda Aceh Bangun Kolaborasi Penguatan Tridarma Perguruan Tinggi

Rp4,65 Miliar Dana Umat Siap Disalurkan, Baitul Mal Pidie Perketat Verifikasi demi Cegah Salah Sasaran

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com