Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Warga Lambaro Neujib Peringati 16 Tahun Tsunami Aceh

Admin1 by Admin1
05/07/2020
in Nanggroe
0

JANTHO – Warga Desa Lambaro Neujid, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, menggelar acara peringatan 16 tahun terjadinya musibah Tsunami Aceh.

Peringatan dilakukan pada Jumat (5/7/2020), karena warga Desa Lambaro Neujid memilih untuk mengenang musibah itu dengan penanggalan hijriah atau setiap 14 Zulkaidah. Sebagi informasi, 26 Desember 2004, hari terjadinya Tsunami Aceh, bertepatan dengan 14 Zulkaidah 1441 hijriah.

“Kami memperingati tsunami setiap 14 Zulkaidah, menggunakan kalender Arab untuk mengenang dan mendoakan keluarga yang menjadi korban saat terjadi tsunami 16 tahun lalu,” kata Abi Bukhari, tokoh masyarakat Peukan Bada, kepada Kompas.com, Minggu (5/7/20200) usai acara doa bersama.

Menurut Bukhari, warga Peukan Bada memilih peringatan tsunami berlangsung setiap 14 Zulkaidah karena penanggalan hijriah dianggap lebih akurat ketimbang kalender masehi. Selain itu, jika menggunakan kalender masehi, peringatan tsunami bisa saja berbarengan dengan momen hari besar umat Islam.

“Kalau menggunakan tahun masehi setiap tahunnya akan begeser, bahkan mungkin nanti saat bulan puasa peringatan tsunami,” katanya.

Dalam peringatan ini, tidak hanya berlangsung doa bersama. Ada edukasi mitigasi bencana yang disampaikan ke generasi muda.

“Kegiatan doa bersama ini juga untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda, karena kalau tidak generasi mendatang akan melupakan peristiwa tsunami yang pernah terjadi di Aceh,” kata Bukhari.

Siti Sarah (20), warga yang kehilangan orangtua dalam musibah tsunami mengaku meski telah berlalu 16 tahun peristiwa tsunami masih sangat terekam jelas diingatannya. Terlebih saat mengikuti doa bersama peringatan tsunami setiap tahunnya.

“Waktu tsunami saya berusia 4 tahun, orangtua saya dan saudara ayah saya banyak yang menjadi korban dalam peristiwa tsunami, sehingga setiap tahun peringatan tsunami saya selalu merasakan bagaimana kehilangan orang yang sangat kita cintai, sehingga dengan adanya kegiatan ini dapat mengingatkan saya untuk selalu mendekatkan diri dengan Allah,” ujarnya.

Sumber: kompas

Previous Post

Nenek 70 Tahun Asal Aceh Sembuh dari Corona

Next Post

YARA Abdya Resmi Laporkan Oknum Karyawati BRI Atas Dugaan Penggelapan Uang Nasabah

Next Post

YARA Abdya Resmi Laporkan Oknum Karyawati BRI Atas Dugaan Penggelapan Uang Nasabah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Hadi Karisman Resmi Pimpin BM PAN Abdya: Generasi Muda Tidak Boleh Hanya Jadi Penonton

Hadi Karisman Resmi Pimpin BM PAN Abdya: Generasi Muda Tidak Boleh Hanya Jadi Penonton

07/09/2026
Tim Siswa SMKN 1 Labuhanhaji Raih Juara Satu di Ajang Turnamen Futsal

Tim Siswa SMKN 1 Labuhanhaji Raih Juara Satu di Ajang Turnamen Futsal

07/09/2026
HIPMI dan Kapolres Abdya Sepakat Perkuat Iklim Usaha dan Investasi

HIPMI dan Kapolres Abdya Sepakat Perkuat Iklim Usaha dan Investasi

07/09/2026
Kakanwil Kemenag Aceh Serahkan Keputusan Izin Perwakilan LAZ BSI Maslahat

Erupsi Anak Krakatau, 12 Penerbangan dari Bandara Aceh Terdampak

07/09/2026
Kakanwil Kemenag Aceh Serahkan Keputusan Izin Perwakilan LAZ BSI Maslahat

Kakanwil Kemenag Aceh Serahkan Keputusan Izin Perwakilan LAZ BSI Maslahat

07/09/2026

Terpopuler

November, Garuda Spark Hadir di Banda Aceh

November, Garuda Spark Hadir di Banda Aceh

06/09/2026

Warga Lambaro Neujib Peringati 16 Tahun Tsunami Aceh

Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

USK–ANU Perkuat Kolaborasi Riset, Dalami Dinamika Perdamaian Aceh dan Bangsamoro

HIPMI dan Kapolres Abdya Sepakat Perkuat Iklim Usaha dan Investasi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com