Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Pedagang di ‘Bukit Suharto’ Diduga Kerap Peras Pengunjung

Admin1 by Admin1
13/07/2020
in Nanggroe
0
Pedagang di ‘Bukit Suharto’ Diduga Kerap Peras Pengunjung

LAMREH – Pedagang yang mangkar di kawasan ‘Bukit Suharto’ Desa Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, diduga kerap memeras para pengunjung yang ingin menikmati pemandangan alam di lokasi itu.

Hal ini diungkapkan oleh salah seorang pengunjung, Nurul Hikmah, 21 tahun, kepada atjehwatch.com, Senin 13 Juli 2020.

“Kami datang ke Bukit Suharto pada Minggu sore kemarin. Dua kereta. Tujuannya untuk melihat pemandangan dari atas bukit Suharto. Kebetulan ada teman yang baru datang ke Banda Aceh. Jadi saya ajak untuk menikmati pemandangan di sana,” kata Nurul Hikmah.

“Sayangnya, saya merasa seperti diperas. Saya berharap Pemkab Aceh Besar menindaklanjuti informasi ini,” ujarnya lagi.

Nurul merincikan, untuk satu kereta dipungut 10 ribu sebagai biaya masuk.

“Jadi karena dua sepeda motor kami dipungut Rp20 ribu,” kata dia.

Tak hanya itu, kata dia, untuk satu kelapa muda dihitung Rp15.000. Frestea dihargai Rp10.000.

“Jadi total biaya masuk dua sepeda motor Rp20.000. Dua kelapa muda Rp30.000. Dua frestea Rp20.000. Plus ditambah biaya duduk di pondok Rp10.000. Pedagang di sana menghitung dan awalnya mengatakan total Rp90.000,” kata dia.

“Kemudian saya suruh hitung ulang dan jadi Rp80.000,” kata Nurul lagi.

Nurul mengaku membongkar persoalan ini agar masyarakat dan Pemkab Aceh Besar tahu persoalan di Bukit Suharto.

“Selama ini kita selalu gembar gembor soal pariwisata, tapi selama prilaku pedagang seperti ini tak ditertibkan, sama seperti omong kosong,” ujarnya lagi.

Terkait dengan informasi ini, atjehwatch.com kemudian mencoba berkunjung ke lokasi pada Senin siang 13 Juli 2020. Informasi yang disampaikan Oleh Nurul ternyata benar adanya.

Seorang nenek berdiri di jalan Bukit Suharto dan mengenakan biaya masuk per sepeda motor Rp10.000 tanpa karcis. Harga minuman di lokasi ini juga kelipatan 2 dibandingkan tempat wisata lainnya. Ini belum termasuk biaya duduk yang juga dikenakan tarif Rp10 hingga 15 ribu. []

Previous Post

Terapkan Protokol Kesehatan, SMP dan SMA di Abdya Kembali Lakukan PBM Tatap Muka

Next Post

Ormawa Serahkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran Ujong Baroh

Next Post

Ormawa Serahkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran Ujong Baroh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Senator Azhari Cage Bawa Persoalan Bendera Bulan Bintang dalam Paripurna DPD RI

Senator Azhari Cage Bawa Persoalan Bendera Bulan Bintang dalam Paripurna DPD RI

03/11/2026
Kapolres Aceh Selatan Salurkan Bantuan untuk Anak-Anak Pengungsi Banjir

Kapolres Aceh Selatan Salurkan Bantuan untuk Anak-Anak Pengungsi Banjir

03/11/2026
Kecamatan Peukan Bada Tanda Tangan MOA dan IA dengan FKIP, FKM, dan F Teknik USM

Kecamatan Peukan Bada Tanda Tangan MOA dan IA dengan FKIP, FKM, dan F Teknik USM

03/11/2026
Krak, Lulusan Al Zahrah Akan Diberikan Beasiswa Full ke Universitas Ternama di Indonesia

Krak, Lulusan Al Zahrah Akan Diberikan Beasiswa Full ke Universitas Ternama di Indonesia

03/11/2026
Ohku, Banjir Kembali Menghantam Pidie Jaya, Mendagri Persilakan Tetapkan Tanggap Darurat

Ohku, Banjir Kembali Menghantam Pidie Jaya, Mendagri Persilakan Tetapkan Tanggap Darurat

03/11/2026

Terpopuler

Saat Kenduri Maulid Jadi Panggung Perlawanan

Saat Kenduri Maulid Jadi Panggung Perlawanan

02/11/2026

Sukandi Salah Minum Obat : Abas Jadi Corong Ala, Farid Wajidi Bongkar Kejanggalan Pengurus Nya

Pedagang di ‘Bukit Suharto’ Diduga Kerap Peras Pengunjung

Ohku, 81 Situs Cagar Budaya Pidie Jaya Terancam, Masjid Berusia 400 Tahun Diterjang Lumpur

Setahun Pascabanjir Besar, 18 Gampong Pidie Jaya Kembali Dikepung Air

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com