Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Ribuan Balita Aceh Tamiang Menderita Stunting

Admin1 by Admin1
14/07/2020
in Nanggroe
0

Tamiang – Balita penderita stunting (gagal tumbuh) di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh hingga kini masih tinggi. Jumlahnya mencapai ribuan. Angka tersebut berdasarkan data laporan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh.

“Data stunting untuk Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh sampai dengan Juni 2020 adalah 1.546 balita atau sekira 7,1 persen. Dengan jumlah tersebut, sya meminta semuanya dapat bekerja bersama dalam memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya kesehatan dan gizi bagi keluarga,” kata Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tamiang, Ibnu Aziz, Selasa, 14 Juli 2020.

Berdasarkan jumlah itu, pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh melalui Dinas Kesehatan melakukan rapat koordinasi lintas program dan lintas sektor guna menekan angka stunting di kabupaten tersebut.

“Rapat lintas sektor dan program terkait stunting ini harus benar-benar dilakukan secara terintegrasi dengan memperkuat sinergitas, sehingga semua masalah yang akan dibahas dalam forum ini akan berdampak nantinya pada penurunan angka stunting, khususnya untuk Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh,” kata Wakil Bupati Aceh Tamiang, T Insyafuddin dalam rapat itu, Selasa, 14 Juli 2020.

Insyafuddin mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi program yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Karena menurutnya peningkatan kualitas kesehatan harus terus diperjuangkan.

Dalam kesempatan itu, Insyafuddin juga menyinggung perihal data yang ada pada dinas kesehatan saat ini masih memakai data lama. Hal itu berdasarkan apa yang disaksikannya di lapangan.

“Pada kunjungan lapangan yang telah saya lakukan, dalam program pemberian susu kambing bagi penderita gizi buruk, saya mendapati ada beberapa penderita yang sudah sembuh, namun dalam data yang diberi oleh petugas kesehatan, ternyata masih menggunakan data lama,” katanya.

Untuk itu, Ia meminta kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh agar segera memperbaharui data yang ada. “Saya minta data tersebut harus di rubah setelah program pemberian susu kambing bagi penderita gizi buruk, selanjutnya saya akan mengunjungi penderita stunting bersama bupati nantinya. Kita sebagai orang tua harus memaksimalkan anak kita dari segala sisi,” katanya.

Selain itu, fakta lain yang temukan Insyafuddin adalah kurangnya kesadaran masyarakat terkait pemberian asupan gizi yang baik untuk anak mereka. “Hanya saja kebanyakan masyarakat belum memahami pentingnya pemberian nutrisi untuk pertumbuhan dan perkembangan anak mereka,” ujarnya. []

Sumber: Tagar.id

Tags: Stuntingtamiang
Previous Post

Kadisdik Aceh Tinjau Sekolah Pedalaman Aceh Jaya

Next Post

Aksi Donor Darah ASN Pemerintah Aceh Sudah Kumpulkan 2.267 Kantong

Next Post
Sistem Pelelangan Elektronik Aceh Alami Gangguan

Aksi Donor Darah ASN Pemerintah Aceh Sudah Kumpulkan 2.267 Kantong

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Nakes RSUD-TP Galang Donasi Biaya Pendamping Berobat Ramli

Nakes RSUD-TP Galang Donasi Biaya Pendamping Berobat Ramli

13/07/2026
Seruway Pertahankan Gelar Juara Umum MTQ IX Aceh Tamiang

Seruway Pertahankan Gelar Juara Umum MTQ IX Aceh Tamiang

13/07/2026
Cut Intan Arifah Ditunjuk Pimpin Koperasi Aceh Meusaho Sejahtera

Cut Intan Arifah Ditunjuk Pimpin Koperasi Aceh Meusaho Sejahtera

13/07/2026
Perdana, Korea Selatan Rilis Peringatan Darurat saat Suhu 39 Derajat

Perdana, Korea Selatan Rilis Peringatan Darurat saat Suhu 39 Derajat

13/07/2026
Teheran Sebut Masa Depan Selat Hormuz Ditentukan Iran dan Oman

Teheran Sebut Masa Depan Selat Hormuz Ditentukan Iran dan Oman

13/07/2026

Terpopuler

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

12/07/2026

DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

Ohku, ASN Pidie Jaya Wajib Gunakan Akun Pribadi untuk Publikasi Pemerintah

‘Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah’ Harinya Anak Yatim Mengenang Sosok Ayah

Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah: Langkah Sederhana yang Menentukan Masa Depan Generasi Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com