Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Peringati Hari Adhyaksa ke-60, Kajari dan Forkopimda Tanam 2000 Mangrove

Admin1 by Admin1
20/07/2020
in Lintas Timur
0

Aceh Timur — Kejaksaan Negeri Aceh Timur melakukan penanam 2000 pohon mangrove di gampong Seuneubok Rawang kecamatan Peureulak Timur kabupaten Aceh Timur yang di langsung pada Senin 20 Juli 2020, kegiatan tersebut di laksanakan dalam rangka memperingati hari Adhyaksa ke 60.

Kegiatan yang di labgsungkan Kajari Aceh Timur, Forkopimda bersama dengan masyarakat setempat untuk Kelestarian alam, yang mana kegiatan ini dapat menjaga ekosistem di wilayah pesisir Aceh Timur mulai dari Birem Bayeun hingga ke kecamatan Madat.

“Kita mengucapkan terimakasih kepada pak kajari yang melakukan penanam pohon mangrove di kegiatan Adhyaksa ke60, saya selaku pimpinan daerah menghimbau kepada masyarakat untuk menyelamatkan mangrove,” ujar Bupati Aceh Timur H Hasbalah bin M Thaib SH.

Kemudian bupati yang kerap di sapa Rocky ini mengajak masyarakat untuk sama-sama menjaga mangrove di Aceh Timur, karena menurutnya mangrove bisa untuk abrasi pantai, dapat menjaga satwa.

“Mangrove ini selain untuk penghijauan bisa juga untuk satwa mangrove ini juga menghasilkan makanan yang luar biasa banyak untuk bibit udang dan ikan, jadi kalau kita jarah hutang mangrove, nah disini mulai dari satwa hingga ikan akan hilang dan ini akan mempengaruhi perekonomian masyarakat, dan kita menghimbau untuk masyarakat agar mangrove di jaga,” ujarnya lagi.

“Hari ini kita 18000 hektare tambak, pesisirnya semua pantai, kalau mangrove tidak ada sebagai penahanan abrasi maka akan rusak tambah masyarakat, oleh karenanya mangrove harus dilindungi. Kalau misal ada masyarakat ingin memanfaatkan mangrove untuk arang, maka ikuti aturan sesuai dengan ketentuan yang ada, maka insya Allah.”

Sementara itu kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widyantoro SIK MH mengatakan bahwa dari segi penegakkan hukum bila mana ada masyarakat yang menebang mangrove untuk kelangsungan hidup. Oleh karenanya hal ini tidak hanya pada Penegakan hukum semata-mata, akan tetapi juga harus di perhatikan untuk perekonomian masyarakat itu sendiri.

“Seperti Penegakkan yang kita lakukan di Bayeun, sebenarnya sesuai dengan ketentuan hukum, tapi di tuntut oleh masyarakat, terkait ekonomi, penghasilan juga hal hidup mereka, ini yang harus kita singkron kan, Bagaimana pemerintah bisa menaungi masyarakat, aktivitas mangrove juga tidak dilakukan penebangan liar. ”

Kemudian kapolres berharap masyarakat menjaga mangrove bila mana mangrove harus di lakukan penebangan mangrove nya sudah tua, maka sebagai mana ketentuan nya mangrove harus di tanam kembali.

“Ketika mangrove yang sudah tua di tebang, maka harus di tanam lagi, jangan sampai setelah di tebang kemudian di tinggal pergi, ini yang harus menjadi tugas kita bersama menjaga mangrove untuk kelangsungan hidup satwa, udang dan ikan untuk menunjang perekonomian masyarakat, ” Demikian pungkasnya.

Previous Post

Pemerintah Aceh Buat Surat Edaran Manajemen Krisis Covid-19

Next Post

Pancasila dan KeIslaman

Next Post

Pancasila dan KeIslaman

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mudik Lebaran, Jalur Banda Aceh–Medan Disesaki Pemudik Sejak Sahur

Dishub Aceh: Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 Berjalan Aman dan Lancar

28/03/2026
PW APRI Aceh Jalin Silaturahim Lebaran dengan Kakanwil Kemenag

PW APRI Aceh Jalin Silaturahim Lebaran dengan Kakanwil Kemenag

28/03/2026
Dua Hektare Lahan di Montasik Dilalap Sijago Merah

Dua Hektare Lahan di Montasik Dilalap Sijago Merah

28/03/2026
PDAM Tirta Mountala Bergerak Cepat Atasi Air Keruh di Darussalam

PDAM Tirta Mountala Bergerak Cepat Atasi Air Keruh di Darussalam

28/03/2026
Lima Terdakwa Korupsi Pajak Daerah Dituntut 14,5 Tahun Penjara

Lima Terdakwa Korupsi Pajak Daerah Dituntut 14,5 Tahun Penjara

28/03/2026

Terpopuler

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

27/03/2026

Prof Saifullah Resmi Mendaftar sebagai Calon Rektor UIN Ar-Raniry 2026-2030

Truk Hauling LKT Hantam Becak Motor, Satu Nyawa Melayang

Teungku Muhammad Nur: Aktivis Dayah Jadi Direktur di PT PEMA

Jadi Daerah Basis Mualem-Dekfadh, Anggaran Dayah untuk Aceh Utara Kalah Jauh dari Bireuen di APBA 2026

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com