Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Hiu Tutul Terjerat Pukat Nelayan Abdya Aceh

Admin1 by Admin1
27/07/2020
in Lintas Barat Selatan
0

ABDYA – Seekor Hiu tutul dengan panjang kira-kira mencapai tiga meter masuk ke pukat nelayan di perairan Pasie Geuntheng, Desa Blangpadang, Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Aceh, pada Minggu, 26 Juli 2020.

“Hiu itu memang sudah beberapa hari terakhir sering terlihat, kebetulan saat ini sedang musim udang sabu,” kata Akmaluddin, Kepala Desa (Kades) Blangpadang, Minggu, 26 Juli 2020 di Aceh Barat Daya.

Akmaluddin mengatakan saat ini diperairan laut desa setempat memang sedang musim udang sabu. Nelayan setiap hari melabuhkan jaring pukat dengan tujuan utama tangkapan adalah udang sabu.

“Hiu itu masuk sendiri dalam jaring pukat bersama udang sabu yang menjadi target utama nelayan,” ujarnya.

Tambahnya, ikan raksasa bernama latin Rhincodon Typus itu sempat ditarik kepinggir laut oleh para nelayan untuk kembali dilepas liarkan ke lautan agar kembali berkembang biak.

“Nelayan memastikan kondisinya baik-baik saja dan kemudian kembali dilepas liarkan,” tutur dia.

Lanjutnya, mencari ikan dengan cara melabuh pukat memang kerab dilakukan oleh warga nelayan seputar perairan desa setempat. Beragam jenis ikan kerap didapat. Ikan tangkapan selain untuk di makan, nelayan juga menjualnya.

“Bermacam-macam jenis ikan, kalau sekarang lebih sering dapat udang sabu,” katanya.

Akmaluddin mengatakan, melabuh pukat merupakan pekerjaan yang membutuhkan banyak orang atau dikerjakan secara bergotong royong. Awalnya jaring pukat dibentangkan ke lautan dengan jarak tertentu menggunakan kapal mengelilingi gerombolan ikan target.

Lanjutnya, setelah jaring pukat dirasa sudah mengelilingi gerombolan ikan, baru tali pukat ditarik oleh sebagian nelayan yang menunggu di pinggir pantai hingga pukat menguncup dan membuat ikan dalam gerombolan masuk dalam jaring.

“Termasuk ikan hiu itu, ternyata dia ada dalam kerumunan udang sabu saat itu. Alhamdulillah hiunya baik-baik saja dan sudah kita lepas kembali ke laut,” ucapnya. []

Sumber: Tagar.id

Tags: abdyahiu tutul
Previous Post

Inayatillah: Pemimpin yang Baik Harus Bisa Ciptakan Pemimpin Baru

Next Post

Semangat Berkurban di Aceh Tak Surut karena Covid-19

Next Post
[Foto] Cara Darwati Berbagi di Hari Meugang

Semangat Berkurban di Aceh Tak Surut karena Covid-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Warga Gampong Ara Bantu Korban Banjir di Pidie Jaya

Warga Gampong Ara Bantu Korban Banjir di Pidie Jaya

06/12/2025
Khofifah Antar Bantuan Warga Jawa Timur untuk Korban Banjir di Pidie Jaya

Khofifah Antar Bantuan Warga Jawa Timur untuk Korban Banjir di Pidie Jaya

06/12/2025
Laskar Prabowo 08 Aceh Minta Pemerintah Atasi Krisis Listrik dan Gas

Laskar Prabowo 08 Aceh Minta Pemerintah Atasi Krisis Listrik dan Gas

06/12/2025
Keluarga Negeri Antara Kirim Bantuan ke Aceh Tengah dan Bener Meriah

Keluarga Negeri Antara Kirim Bantuan ke Aceh Tengah dan Bener Meriah

06/12/2025
Tidak Punya Rasa Empati,Bupati Umrah di Tengah Bencana, Pemuda Aceh Selatan Angkat Suara

Tidak Punya Rasa Empati,Bupati Umrah di Tengah Bencana, Pemuda Aceh Selatan Angkat Suara

06/12/2025

Terpopuler

Korban Bencana di Bener Meriah ‘Jarah’ Toko Ritel

Curhat Bupati: Kami di-Prank ‘Provinsi’, Status Bencana Nasional Gagal, Malah Dibilang Cengeng..

06/12/2025

Warganet Cari Tiga Sosok Pimpinan dan Politisi Aceh yang Diduga ‘Menghilang’ Selama Bencana, Siapa Saja?

Tiga Bupati Walikota di Aceh ‘Panen Kritikan’ Selama Bencana

Ohku, Prilaku Bupati Aceh Selatan Pergi Umrah Usai Nyatakan Tak Sanggup Tangani Bencana Disorot

Pemerintah Diminta Sidak Pangkalan Gas Nakal di Pidie

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com