Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

Masyarakat Aceh Tengah Minta Shabela Cabut Laporan Tuntutan kepada Firdaus

Atjeh Watch by Atjeh Watch
27/07/2020
in Lintas Tengah
0

TAKENGON – Sejumlah masyarakat mengatasnamakan Komunitas Peduli Rakyat Gayo mendatangi gedung DPRK Aceh Tengah meminta Bupati Aceh Tengah mencabut laporan Wakil Bupati dan adiknya di Polda Aceh, Senin (27/7/2020)

Meski sudah resmi berdamai (11/7/2020) lalu melalui sidang paripurna DPRK Aceh Tengah, namun persoalan ini mencuat kembali dikarenakan Bupati Aceh Tengah Shabela Abu Bakar belum mencabut laporannya terhadap Wakil Bupati Firdaus dan adiknya berinisisal KH di POLDA Aceh.

Komunitas Peduli Rakyat Gayo menjumpai Ketua DPRK dan Tim Pansus Perdamaiaan tersebut mendesak agar Bupati Aceh Tengah mencabut berkas laporan tuntutan agar tercipta perdamaian yang hakiki.

Hal tersebut disampaikan salah satu Perwakilan Komunitas, Arjuna Lukman yang mengatakan permintaan itu murni keinginan masyarakat sesuai nota kesepahaman perdamaian.

“Permintaan ini sesuai poin kedua nota kesepakatan. Kita menginginkan perdamaian secara hakiki,” katanya.

Yusda Melala, yang juga anggota komunitas tersebut mengatakan sesuai nota kesepahaman menurutnya, Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar sudah sepatutnya untuk mencabut laporan pengaduan di Polda Aceh.

“Ini patut dipertanyakan ada apa? Masyarakat bertanya kok belum dicabut,” ujar Yusda.

Sementara itu, Ketua DPRK Aceh Tengah memberikan pernyataan bahwa dirinya belum mendapat laporan selesainya tim pansus bekerja karena rentan waktu tim pansus bekerja paling lama enam bulan.

“Tim Pansus kan belum selesai melaporkan ke saya nanti kita minta mendesak bupati melalui Tim Pansus mencabut laporan tersebut,” ujarnya

Arwin Mega menambahkan hari ini masyarakat datang ke gedung DPRK, berarti Tim Pansus belum menyelesaikan pekerjaanya, karena keinginan masyarakat, pemerintah daerah setempat berdamai secara hakiki.

“Seharusnya Bupati mencabut laporan tersebut, baik itu Wakil Bupati maupun adiknya,” tutup Arwin Mega.

Reporter: Romadani

Previous Post

Pelaksanaan Meugang dan Kurban di Abdya Harus Sesuai SOP Penanganan Covid-19

Next Post

Brimob Polda Aceh Semprotkan Disinfektan di Jalur Utama Kota Blangpidie

Next Post

Brimob Polda Aceh Semprotkan Disinfektan di Jalur Utama Kota Blangpidie

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Prodi KPI UIN Madura dan STAIN Meulaboh Sorot Komunikasi Publik Pemerintah Melalui Webinar Kolaborasi

Prodi KPI UIN Madura dan STAIN Meulaboh Sorot Komunikasi Publik Pemerintah Melalui Webinar Kolaborasi

26/06/2026
Kejari Banda Aceh Tahan Dua Tersangka Pelanggaran Syariat Islam

Kejari Banda Aceh Tahan Dua Tersangka Pelanggaran Syariat Islam

26/06/2026
Tertibkan Aktivitas Tambang, Pemkab Aceh Jaya Ajukan Penetapan WPR ke Pemerintah Aceh

Tertibkan Aktivitas Tambang, Pemkab Aceh Jaya Ajukan Penetapan WPR ke Pemerintah Aceh

26/06/2026
Aceh Tengah Kembali Terima Alkes Bantuan Kemenkes Untuk Daerah Terdampak Bencana

Aceh Tengah Kembali Terima Alkes Bantuan Kemenkes Untuk Daerah Terdampak Bencana

26/06/2026
PP KAMMI Tegaskan Muhammad Amri Akbar Telah Resmi Dipecat

PP KAMMI Tegaskan Muhammad Amri Akbar Telah Resmi Dipecat

26/06/2026

Terpopuler

Masyarakat Aceh Tengah Minta Shabela Cabut Laporan Tuntutan kepada Firdaus

27/07/2020

Kuah Pliek U dan Tawa: Saat Keluarga Besar Al Zahrah Pupuk Silaturrahmi

Dugaan Mark Up Arena MTQ Aceh Mengemuka, Aktivis Mahasiswa Minta APH Telusuri Aliran Anggaran

34 Tim akan Meriahkan Lomba Masak Bubur Asyura dan Teut Apam di Aceh Besar

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com