Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

Warganya Positif Covid-19, Pemkab Aceh Tengah Gelar Rapat Kewaspadaan

Atjeh Watch by Atjeh Watch
29/07/2020
in Lintas Tengah
0

TAKENGON – Menindaklanjuti adanya kasus positif Covid-19 di Kabupaten Aceh Tengah, Bupati Aceh Tengah Drs. Shabela Abubakar memimpin langsung rapat bersama Kapolres, Dandim 0106 dan Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Aceh Tengah, bertempat di Pendopo Bupati Aceh Tengah, Rabu (29/7/2020).

Menyikapi melonjaknya penambahan kasus positif Covid-19 berdasarkan hasil laporan uji Swab laboratorium Balitbangkes Aceh menunjukkan 5 warga Aceh Tengah yang dinyatakan positif Corona dan berarti mengalami peningkatan kasus secara signifikan. Bahkan 2 orang diantaranya yang dinyatakan Reaktif merupakan tenaga medis yang berdomisili di Kecamatan Bebesen dan Lut Tawar Kabupaten Aceh Tengah.

Lanjut Shabela, adanya pendampingan psikologis terhadap warga yang terpapar corona sangat penting dilakukan. Hal ini mencegah, terjadi bullying di masyarakat, sehingga rasa ketakutan yang berlebih (phobia) tidak melanda di masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Aceh Tengah menyampaikan agar semua pihak meningkatkan upaya pencegahan penyebaran covid 19, antara lain dengan melaksanakan tracking aktif sebagai upaya melacak dan menelusuri penularan virus corona, dipicu adanya klaster baru yang muncul di wilayah Aceh Tengah yang selama ini diupayakan sebagai zona hijau.

Tracking aktif sangat perlu terus dilakukan agar orang-orang beresiko dan memiliki kontak yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19 bisa terlacak.

“Tracking aktif ini dilakukan untuk mencegah dan mempersempit agar penyebaran penyakit yang disebabkan virus corona, pembatasan kontak erat dengan keluarga pasien positif Covid-19 terus dilakukan dan usahakan isolasi dari keluarga kontak erat sambil menunggu hasil uji selanjutnya,” kata Shabela.

Selain tracking aktif, Bupati Aceh Tengah selaku ketua gugus tugas juga menyampaikan agar melaksanakan upaya-upaya pencegahan lainnya untuk meminimalisir serta memutus rantai penularan Covid-19.

Upaya-upaya yang dilaksanakan itu kiranya juga melakukan penyemprotan disinfektan pada fasilitas umum dan rumah ibadah terutama dalam rangka menyambut ibadah Idul Adha, serta segera siapkan lokasi isolasi khusus bagi yang telah terkonfirmasi positif Covid-19.

“Artinya untuk mencegah penularan dari pasien positif kepada orang lain, karena isolasi mandiri di rumah kurang menjamin pasien terkonfirmasi positif bisa menjalankan protokol kesehatan dengan baik, untuk dapat disegerakan dan besok juga harus dilakukan penyemprotan disinfektan di fasilitas-fasilitas umum, terutama tempat ibadah,” jelasnya Bupati.

Kemudian untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus positif Covid-19 dihimbau untuk menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Sehingga, aktivitas masyarakat akan mengurangi resiko penyebaran corona tersebut.

“Untuk itu, saya menghimbau kepada semua pihak, TNI, Polri, seluruh Dinas, Camat, hingga para Reje Kampung, untuk saling bertukar pikiran untuk mencari solusi tepat, terus mengedukasi masyarakat supaya wabah Corona tidak meluas. Disamping itu, perlunya kesadaran bersama untuk hidup disiplin protokol kesehatan, ” imbaunya tegas.

Karena dengan mengikuti protokol kesehatan dapat menurunkan angka penyebaran covid hingga 60 persen, jika semua pihak disiplin menerapkan protokol kesehatan, semoga Aceh Tengah dapat kembali terhindar dari penyebaran Covid-19.

Tags: Update Covid-19 Aceh Tengah
Previous Post

Kasus Pertama di Aceh Tengah, Dua Tenaga Medis Terkonfirmasi Positif Covid-19

Next Post

Kasus Covid-19 Terbanyak dari Tenaga Kesehatan, Bener Meriah Tutup Pelayanan Rumah Sakit

Next Post
Kasus Covid-19 di Iran Kembali Naik Pasca Penerapan New Normal

Kasus Covid-19 Terbanyak dari Tenaga Kesehatan, Bener Meriah Tutup Pelayanan Rumah Sakit

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

KAMMI Desak Pemerintah Aceh Cabut Pergub JKA

KAMMI Desak Pemerintah Aceh Cabut Pergub JKA

30/04/2026
Pesantren Literasi Al Zahrah: Sejarah dan Prestasi Gemilang yang Kembali Berpijar

Pesantren Literasi Al Zahrah: Sejarah dan Prestasi Gemilang yang Kembali Berpijar

30/04/2026
Mualem Tekankan Sinergi untuk Kemandirian Sektor Pertanian

Mualem Tekankan Sinergi untuk Kemandirian Sektor Pertanian

30/04/2026
Satpol PP dan WH Aceh Besar Kembali Ciduk Ternak Berkeliaran di Jalan Sukarno Hatta

Satpol PP dan WH Aceh Besar Kembali Ciduk Ternak Berkeliaran di Jalan Sukarno Hatta

30/04/2026
Polisi Tetapkan Dua Tersangka Baru Penganiayaan Balita di Daycare Banda Aceh

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Baru Penganiayaan Balita di Daycare Banda Aceh

30/04/2026

Terpopuler

Krak, ASDP Siapkan Wacana Rute Langsung Jakarta–Aceh

Krak, ASDP Siapkan Wacana Rute Langsung Jakarta–Aceh

25/04/2026

Ribuan Warga di Banda Aceh Ubah Data Pekerjaan dari Wiraswasta ke Buruh Harian Lepas, Ada Apa?

Waspada, Ada Penipuan dan Pemerasan Mengatasnamakan Pimpinan & Pegawai Kejari Abdya

Tulis Dua Belas Buku Sastra Aceh, Kepala MIN 32 Bireuen Raih Penghargaan

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com