Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

Pelaksanaan Belajar Tatap Muka di Aceh Tengah Ditunda

Atjeh Watch by Atjeh Watch
03/08/2020
in Lintas Tengah
0
Hasil Swab Negatif Covid-19, Lima Warga Aceh Tengah Dipulangkan Hari Ini

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Aceh Tengah, dr. Yunasri. (Foto: Ist)

TAKENGON – Mulai merebaknya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di kabupaten Aceh Tengah dalam sepekan terakhir, membuat Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menunda kembali proses pembelajaran dengan sistem tatap muka untuk semua jenjang sekolah. Kebijakan ini diambil untuk mencegah penyebaran covid-19 mengingat saat ini sudah ada 8 orang terkonfirmasi positif dan puluhan orang kontak erat.

Penundaan proses belajar mengajar dengan sistem tatap muka ini tertuang dalam Keputusan Bupati Aceh Tengah Nomor : 094/3307/2020 tanggal 3 Agustus 2020 tentang Penundaan Pelaksanaan Belajar Tatap Muka di Kabupaten Aceh Tengah. Dengan keluarnya keputusan bupati ini, kebijakan sebelumnya tentang dimulainya pelaksanaan belajar tatap muka di kabupaten Aceh Tengah sebagaimana tercantum dalam Keputusan Bupati Aceh Tengah Nomor : 094/3027/2020 tanggal 10 Juli 2020 dinyatakan tidak berlaku lagi.

Seperti dijelaskan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Aceh Tengah, dr. Yunasri, M Kes, dengan keluarnya keputusan bupati ini, pelaksanaan belajar dengan sistem tatap muka untuk jenjang SLTA (SMA, SMK dan MA) yang sudah dimulai sejak tanggal 13 Juli 2020 yang lalu itu, kembali dengan pelaksanaan belajar dari rumah (BDR) dengan sistem daring, begitu juga dengan jenjang pendidikan di bawahnya yang memang belum memulai pelaksanaan belajar tatap muka.

“Dengan keluarnya Keputusan Bupati selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 ini, maka seluruh siswa di Aceh Tengah pada semua jenjang mulai dari SD sampai SMA akan kembali melakukan proses belajar dari rumah dengan sistem daring, ini juga berlaku untuk sekolah tingkat SMA sederajat yang sebelumnya sudah melaksanakan pembelajaran tatap muka mulai tanggal 13 Juli 2020 yang lalu,” ungkap Yunasri, Senin (3/8/2020) di sekretariat gugus tugas.

Yunasri juga menjelaskan bahwa penundaan pelaksanaan belajar tatap muka ini berlaku sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan.

“Kita akan melihat dinamika penyebaran covid di daerah ini, untuk sementara sistem belajar tatap muka ditunda sampai batas waktu yang belum ditetapkan, pembelajaran tatap muka ini akan dibuka kembali setelah kondisi benar-benar kondusif. Fokus kita saat ini adalah bagaimana mencegah penyebaran covid di daerah ini tidak meluas,” tambah Yunasri.

Sejak masa penanganan covid-19 di Kabupaten Aceh Tengah pertengahan bulan Maret 2020 yang lalu, daerah ini sebenarnya mampu mempertahankan status zona hijau tanpa kasus positif covid (zero case). Namun menjelang akhir bulan Juli 2020, mendadak pertahanan ini ‘jebol’ dengan adanya kasus terkonfirmasi positif covid yang menimpa dua orang tenaga medis di daerah ini.

Jumlah terkonfirmasi positif covid-19 pun terus bertambah menjadi 6 kasus dan berdasarkan hasil tracking, ada puluhan orang terdeteksi kontak erat dengan pasien positif covid-19 sebelumnya.

Previous Post

Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkab Aceh Tengah Tutup Obyek Wisata

Next Post

Bertambah Dua Lagi, Pasien Covid-19 Meninggal di Aceh Jadi 17 Orang

Next Post

Bertambah Dua Lagi, Pasien Covid-19 Meninggal di Aceh Jadi 17 Orang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Banda Aceh Perkuat Ekosistem Startup melalui Integrasi Garuda Spark

Banda Aceh Perkuat Ekosistem Startup melalui Integrasi Garuda Spark

04/11/2026
Menko Yusril Tekankan Solusi Bersama dalam Penyelesaian Persoalan Blang Padang, Dana Otsus, dan Bendera Aceh

Menko Yusril Tekankan Solusi Bersama dalam Penyelesaian Persoalan Blang Padang, Dana Otsus, dan Bendera Aceh

04/11/2026
Sebanyak 205 Jiwa Korban Banjir di Aceh Selatan Mengungsi

Sebanyak 205 Jiwa Korban Banjir di Aceh Selatan Mengungsi

04/11/2026
TA Khalid Dukung Mubes Forum KDMPS se-Aceh

TA Khalid Dukung Mubes Forum KDMPS se-Aceh

04/11/2026
Pakar Al-Qur’an Bersanad Ustadz Hartanto Saryono Hadir di Aceh, Ratusan Peserta Padati Seminar Nasional

Pakar Al-Qur’an Bersanad Ustadz Hartanto Saryono Hadir di Aceh, Ratusan Peserta Padati Seminar Nasional

04/11/2026

Terpopuler

Saat Kenduri Maulid Jadi Panggung Perlawanan

Saat Kenduri Maulid Jadi Panggung Perlawanan

02/11/2026

Sukandi Salah Minum Obat : Abas Jadi Corong Ala, Farid Wajidi Bongkar Kejanggalan Pengurus Nya

Pelaksanaan Belajar Tatap Muka di Aceh Tengah Ditunda

Rahmat MPI Raih Juara Lomba Catur Tarbiyah Fair 2026 IAIN Takengon

Ohku, Banjir Kembali Menghantam Pidie Jaya, Mendagri Persilakan Tetapkan Tanggap Darurat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com