Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

Ratusan Massa Demo Kantor Camat Jagong, Tuntut Reje Gegarang Dinonaktifkan

Atjeh Watch by Atjeh Watch
03/09/2020
in Lintas Tengah
0

TAKENGON – Ratusan massa dari Desa Gegarang melakukan demo di Kantor Camat Jagong Jeget menuntut agar Reje Gegarang dinonaktifkan, Kamis (3/9/2020)

Aksi massa tersebut merupakan lanjutan laporan atas dugaan peyalahgunaan anggaran desa tahun 2019 dan 2020 oleh Reje Gegarang.

Dalam aksi demo, massa meminta agar Reje Gegarang dinonaktifkan dari jabatannya selama proses hukum berjalan.

Idris selaku Ketua RGM menyampaikan,  aksi masyarakat hari ini merupakan bentuk kekecewaan terhadap pemerintah daerah maupun kecamatan tidak bersikap tegas dalam masalah penyalahgunaan dana desa oleh Reje Gegarang.

“Semua bukti sudah kita laporkan kepada pemerintah dan penegak hukum, namun tidak kunjung diperiksa. Hari masyarakat menuntut selama prose hukum berjalan agar Reje untuk sementara dinonaktifkan,” ujar Idris.

Selanjutnya aksi demo masyarakat di sambut oleh Drs. Abada selaku Camat Jagong Jeget. Pihaknya meminta agar masyarakat masuk ruangan untuk berdiskusi di ruang Aula Kantor Camat Jagong Jeget.

“Sebaiknya kita masuk ke dalam aula dulu agar kita bicarakan permasalahan ini baik-baik,” tutur Abada.

Di dalam aula tersebut masyarakat kembali mengemukakan tuntutannya agar Camat Jagong Jeget melaporkan dan membuat surat permohonan menonaktifkan Reje Gegarang kepada Bupati Aceh Tengah.

Akhirnya Camat Jagong Jeget bersedia menandatangani surat pernyataan yang dibuat oleh masyarakat Gegarang untuk melaporkan dan membuat surat permohonan menonaktifkan Reje Gegarang kepada Bupati Aceh Tengah.

“Baik, atas dasar aspirasi yang disampaikan masyarakat hari ini, saya akan laporkan dan buat surat menonaktifkan Reje Gegarang kepada Bupati Aceh Tengah,” tambah Abada.

Massa meninggalkan ruangan dan menyanyikan lagi Indonesia raya di depan kantor Camat setempat. Sambil berteriak apabila dalam seminggu tunturan massa tidak dipenuhi maka masyarakat akan kembali dengan massa yang lebih besar.

Reporter: Romadani

Tags: aceh tengahjagong jegetReje Gegarang
Previous Post

Kembali Melonjak, Pasien Positif Covid-19 di Aceh Hari Ini Bertambah 97, Meninggal 4

Next Post

Pemerintah Aceh Serahkan SK Kenaikan Pangkat dan Pensiun untuk ASN Aceh Besar

Next Post

Pemerintah Aceh Serahkan SK Kenaikan Pangkat dan Pensiun untuk ASN Aceh Besar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dua Syeh Seudati Tunang Akan Adu Kelincahan di Pentas Budaya Sudut Kota

Dua Syeh Seudati Tunang Akan Adu Kelincahan di Pentas Budaya Sudut Kota

06/09/2026
Mubes V IKAT Aceh, Khalid Muddatstsir Kembali Terpilih sebagai Ketua

Mubes V IKAT Aceh, Khalid Muddatstsir Kembali Terpilih sebagai Ketua

06/09/2026
Armada FC Tumbangkan Bara Bandung FC dalam Drama Penalti Carlos CUP Lhoknga

Armada FC Tumbangkan Bara Bandung FC dalam Drama Penalti Carlos CUP Lhoknga

06/09/2026
Tangap dan Cepat Merespon Persoalan Publik, Tgk Muharuddin Raih Penghargaan SMSI Aceh Award 2026

Tangap dan Cepat Merespon Persoalan Publik, Tgk Muharuddin Raih Penghargaan SMSI Aceh Award 2026

06/09/2026
HT Ibrahim: Dari Kompetisi Gampong, Kita Harapkan Lahir Bintang Sepak Bola Aceh

HT Ibrahim: Dari Kompetisi Gampong, Kita Harapkan Lahir Bintang Sepak Bola Aceh

06/09/2026

Terpopuler

November, Garuda Spark Hadir di Banda Aceh

November, Garuda Spark Hadir di Banda Aceh

06/09/2026

Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

USK–ANU Perkuat Kolaborasi Riset, Dalami Dinamika Perdamaian Aceh dan Bangsamoro

Lagi, Staf Ahli dan Pejabat Lainnya di Abdya Ikuti Program “Satu Pejabat Satu Anak Yatim”

IKAT Gelar Mubes V, Usung Agenda Penguatan Syiar Dakwah dan Kemandirian Kelembagaan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com