Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Pemerintah Aceh Akan Bangun Asrama Mahasiswa di Surabaya dan Malang

Admin1 by Admin1
09/09/2020
in Nanggroe
0
Pemerintah Aceh Akan Bangun Asrama Mahasiswa di Surabaya dan Malang
Surabaya – Pemerintah Aceh merencanakan untuk membangun asrama mahasiswa Aceh di Surabaya dan Malang, Jawa Timur.
Rencana itu disampaikan Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, saat berkunjung ke Asrama Mahasiswa Aceh Tgk Chik Di Tiro di Jalan Bendungan Jati Gede, Kelurahan Sumber Sari, Kecamatan Lowok Waru, Kota Malang, Jawa Timur, Senin 07 September 2020.
Sebelumnya, Plt Gubernur Aceh juga telah bertemu dengan perwakilan mahasiswa Aceh di Surabaya, yang tinggal di asrama Pelajar Mahasiswa Kekeluargaan Tanah Rencong (PMKTR) atau biasa disebut Asrama Meunasah Aceh.
Untuk pembangunan kedua asrama tersebut, kata Nova, Pemerintah Aceh akan menganggarkan anggaran sebanyak Rp.4 miliar untuk asrama mahasiswa di Malang dan Rp.5 miliar untuk asrama di Surabaya, sesuai dengan proposal yang diajukan oleh tokoh masyarakat Aceh dari dua kota tersebut.
Ketua Masyarakat Aceh di Malang, Husni, menyambut baik dengan kedatangan Plt Gubernur asrama Aceh di Malang. Karena dinilai baru kali ini gubernur Aceh yang datang ke asrama tersebut.
“Kita menyambut baik, apalagi Plt Gubernur datang kemari memberikan apresiasi. Karena sebelumnya belum ada gubernur yang datang ke Malang, selain pak Nova, selama saya di sini, sudah 23 tahun di Malang, dan ia juga mau membangun asrama mahasiswa Aceh,” kata Husni
Husni menambahkan, untuk rencana pembangunan asrama 4 lantai itu, pihaknya akan menyiapkan proposal untuk dikirim ulang bersama dengan Rancangan Anggaran Biaya.
Sementara asrama yang ditempati mahasiswa Aceh saat ini, katanya, dulu dibeli oleh Pemerintah Aceh pada tahun 2004. “Dulu atas nama saya, sekarang sudah dialihkan lewat notaris menjadi milik pemerintah Aceh,” kata Husni.
Hal yang sama juga disampaikan Ketua Keluarga Tanah Rencong (KTR) Surabaya, Busra A. Rani. Ia sangat mendukung pembangunan asrama bagi mahasiswa Aceh di Ibukota Jawa Timur itu.
“Karena pada saat awal, mahasiswa sangat sulit mencari tempat yang layak untuk mereka tinggal. Jadi kami pun termasuk Plt Gubernur dulu adalah perantau. Saat awal kita datang sangat susah bila kita tidak ada tempat,” katanya.
Sehingga tambahnya, masyarakat Aceh di Surabaya sangat berharap adanya asrama yang layak bagi mahasiswa Aceh di perantauan.
Dia mengatakan, asrama saat ini dulunya bukan dari Pemerintah Aceh, tapi dibeli secara swadaya oleh masyarakat Aceh di Surabaya. Dia bersama masyarakat Aceh di Surabaya bersedia untuk menyerahkan aset mereka kepada Pemerintah Aceh.
“Hal itu demi kemajuan rakyat Aceh dan untuk mahasiswa Aceh yang melanjutkan kuliah di Surabaya,” kata dia. []
Previous Post

Kodim 0106 Aceh Tengah Akan Programkan TMMD ke-109 di Kecamatan Pegasing

Next Post

4.461 Kantong Darah Terkumpul dari ASN Pemerintah Aceh

Next Post

4.461 Kantong Darah Terkumpul dari ASN Pemerintah Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

72 Ribu Warga Gayo Masih Terisolir Akibat Jalan Putus Imbas Banjir

TNI Bangun Jembatan Apung di Aceh Tengah

19/01/2026
28 Relawan Temanggung Diberangkat ke Aceh Tamiang

28 Relawan Temanggung Diberangkat ke Aceh Tamiang

19/01/2026
PLN Pastikan Tidak Ada Kenaikan Tarif Listrik April-Juni 2024

68 Desa Terdampak Bencana di Aceh Belum Teraliri Listrik

19/01/2026
Pemerintah Aceh Berlakukan Pembatasan Kendaraan di Jembatan Bailey Krueng Tingkeum

Pemerintah Aceh Berlakukan Pembatasan Kendaraan di Jembatan Bailey Krueng Tingkeum

19/01/2026
Alasan MK Ubah Syarat Pilkada: Aturan Sebelumnya Tidak Adil

Mulak Sihotang Dinilai Tidak Miliki Kedudukan Hukum Uji UU Aceh dan Sumatra Utara

19/01/2026

Terpopuler

Indikasi Korupsi SDA di Aceh Selatan Menguat, Alamp Aksi Desak KPK dan Kejagung Turun Tangan

Indikasi Korupsi SDA di Aceh Selatan Menguat, Alamp Aksi Desak KPK dan Kejagung Turun Tangan

18/01/2026

PSMS Siap ‘Curi’ Poin dari Persiraja di Banda Aceh

Persiraja ‘Keok’ di Murthala 2-1 Versus PSMS Medan

Pemerintah Aceh Akan Bangun Asrama Mahasiswa di Surabaya dan Malang

Ohku, Ada Oknum Brimob Polda Aceh Desersi dan Gabung Tentara Rusia

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com