Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Cerita ‘Uang Kaget’ dari Pemerintah untuk Pekerja Formal

Admin1 by Admin1
10/09/2020
in Nasional
0
Uang untuk Diberikan ke Masyarakat di APBA 2020 Rp103 Miliar

Ilustrasi

Jakarta – Pemerintah lewat Kementerian Ketenagakerjaan menyatakan ada 3,69 juta pekerja yang mengantongi bantuan langsung tunai (BLT) per 7 September 2020. Penyaluran itu meliputi tahap pertama dan kedua.

Rincinya, penyaluran tahap pertama sebanyak 2,31 juta penerima, atau 92,42 persen dari total data tahap I yang diserahkan BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 2,5 juta.

Kemudian, tahap kedua sebanyak 1,38 juta, atau 46,20 persen dari total data 3 juta. Sepanjang tahun ini, pemerintah menargetkan 15,72 juta pekerja formal yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan akan menerima BLT sebesar Rp600 ribu selama 4 bulan.

Vina (25) merupakan salah satu dari 3,6 juta pekerja tersebut. Ia mengaku telah menerima transfer langsung ke rekening bank miliknya sebesar Rp1,2 juta pada Senin (7/9) lalu.

Terdaftar sebagai pekerja di BPJS Ketenagakerjaan selama 3 tahun terakhir dan tak pernah absen membayar iuran menjadi tiketnya menerima ‘durian runtuh’ di tengah pandemi virus corona ini.

Karyawan di salah satu perusahaan manajemen gedung ini menerima kabar bahwa HRD tempatnya bekerja telah mendaftarkan seluruh pekerja yang memenuhi syarat menerima BLT. Salah satunya, bergaji di bawah Rp5 juta.

Walau memenuhi semua persyaratan, Vina sempat ragu dan tak banyak berharap pada bantuan pemerintah. Maklum, realisasi beberapa program pemerintah dinilai lambat dan amburadul.

Makanya, ia kaget kala mengecek rekening banknya ada dana ekstra Rp1,2 juta di sana. Pas betul transferan dikirimkan kala ia tengah mengambil cuti melahirkan, sehingga uang dapat dibelanjakan untuk kebutuhan buah hatinya.

“Saya pas dapat kabar mau ada BLT lagi hamil 9 bulan, pas kebetulan mau cuti hamil. Awalnya biasa aja, karena belum pasti dapat,” katanya kepada CNNIndonesia.com, Rabu (9/9).

Namun, program ini dinilai belum sempurna. Bercermin dari masih banyaknya sejawat Vina yang belum menerima bantuan meski bekerja dan didaftarkan pada hari yang sama.

Vina menilai transferan tak merata dan tak punya kepastian. Tapi, ia tak mau banyak mengeluh. Vina memilih bersyukur telah mendapat perhatian pemerintah sebagai pekerja yang selama ini rajin menyetor kewajiban kepada negara.

“Pemerintah memperhatikan karyawan, habisnya kan banyak karyawan yang lagi kondisi ini digaji separuh atau lagi dirumahkan untuk sementara ga digaji,” katanya.

Pekerja lainnya, Rheza Alfian (26) juga menyatakan telah mendapat BLT pekerja dari Kemenaker. Pekerja yang berdomisili di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan ini pertama mendengar kabar soal BLT pekerja pada 14 Agustus lalu.

Tak lama berselang setelah didaftarkan oleh perusahaannya bekerja, pada 27 Agustus BLT telah cair.

“Bangun tidur saya cek aja, eh tahunya dapet,” ungkapnya.

Dari total Rp1,2 juta tersebut, Rheza mengalokasikan sebanyak Rp400 ribunya untuk membiayai adiknya di pondok pesantren dan Rp200 ribu lainnya untuk kebutuhan orang tuanya.

Sisanya, akan ditabung untuk keperluan mendesak di masa depan. Rheza memilih tak membelanjakan seluruh BLT sekaligus demi mengantisipasi kebutuhan dadakan di tengah pandemi covid-19.

Lebih lanjut, ia menyarankan pemerintah untuk kembali menyisir kebutuhan pekerja lainnya yang belum menerima bantuan dari pemerintah.

Terutama pekerja informal yang tak hanya bergaji minim namun juga haknya kerap ditinggalkan. Apalagi, uang tunai memang yang paling dibutuhkan oleh masyarakat saat ini.

“Menurut saya pekerja informal juga perlu diperhatikan, yang penghasilannya dari harian, macam ojek online dan pedagang kaki lima,” usulnya.

Menurut Rheza, jika uang tunai diberikan kepada pekerja formal yang tengah kesusahan, uang akan segera dibelanjakan. Sehingga daya beli pun bakal terungkit.

“Kalau tujuan pemerintah untuk menaikkan daya beli, saya kira pekerja informal sasaran yang tepat untuk dapat bantuan ini,” pungkasnya.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Di Hadapan Mensos, KPK Laporkan 1.074 Keluhan Bansos

Next Post

Amerika Serikat Pakai Robot Anjing Jaga Pangkalan Udara

Next Post
Amerika Serikat Pakai Robot Anjing Jaga Pangkalan Udara

Amerika Serikat Pakai Robot Anjing Jaga Pangkalan Udara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Inflasi Aceh Turun Signifikan, Mualem: Stabilitas Harga Terus Dijaga Jelang Idul Adha

Inflasi Aceh Turun Signifikan, Mualem: Stabilitas Harga Terus Dijaga Jelang Idul Adha

06/05/2026
Sosialisasi MKM FK USK  Digelar di Subulussalam, Sekda Asrul Asan  Soroti Lemahnya Manajemen RSUD

Sosialisasi MKM FK USK Digelar di Subulussalam, Sekda Asrul Asan Soroti Lemahnya Manajemen RSUD

06/05/2026
Banyak Hoaks Menyerang, Menag: Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual

Banyak Hoaks Menyerang, Menag: Tak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual

06/05/2026
Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

06/05/2026
Resmi Dibuka, Turnamen Mini Soccer HIMMAPARI CUP 2026 Jadi Ajang Silaturahmi Pemuda Pante Bidari

Resmi Dibuka, Turnamen Mini Soccer HIMMAPARI CUP 2026 Jadi Ajang Silaturahmi Pemuda Pante Bidari

06/05/2026

Terpopuler

JKA; Diluncurkan Masa Irwandi, Ditiru Nasional, Serta ‘Dipangkas’ Era Mualem

544.626 Warga di Aceh Resmi Dicoret dari Penerima Manfaat JKA

02/05/2026

Pesantren Al Zahrah Gelar Kompetisi Bidang Olahraga dan Seni Tingkat SMP Sederajat, Catat Waktunya!

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

SMAN 2 Timang Gajah Gelar Tradisi Berpeumunge atau Malunakni Ku Ureng Tue

Cerita ‘Uang Kaget’ dari Pemerintah untuk Pekerja Formal

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com