Kualasimpang – Sejumlah pemuda dan masyarakat yang tergabung dalam APMT (Aliansi Pemuda Melayu Tamiang) mengadakan aksi damai menolak dengan tegas keberadaan organisasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) hadir di Aceh Tamiang. Acara dipusatkan di Lapagan Muda Sepakat Aceh Tamiang, Minggu 13 September 2020.
“Alasan kuat penolakan masyarakat terhadap organisasi KAMI karena kita masih mencintai Indonesia secara utuh. Kita tidak berkeinginan adanya kelompok episentrum politik baru yang bersebrangan dengan pemerintah,” ujar koordinator aksi Tarmizi.
“Pada bulan Agustus lalu Aceh baru saja memperingati Hari Damai Aceh, dalam masa perdamaian yang ke 15 kita harus merawat nilai-nilai tersebut.”
“Dalam masa pandemi wabah Covid-19 ini kami menyerukan kepada seluruh masyarakat Aceh Tamiang untuk berkerja sama dengan semua pihak dan pemerintah untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus,” kata Tarmizi.
Kata dia, kritik dan masukan bisa disampaikan oleh siapa pun kepada pemerintah sebagai bagian dari demokrasi.
“Kami mengharapkan, kritik dan masukan itu dapat memberikan dampak yang konstruktif terhadap pembangunan bangsa,” ujar Tarmizi.







