Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

Wabup Gayo Lues: Semua Berkewajiban dalam Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Atjeh Watch by Atjeh Watch
16/09/2020
in Lintas Tengah
0
Wabup Gayo Lues: Semua Berkewajiban dalam Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

BLANGKEJEREN – Wakil Bupati Gayo Lues H Said Sani, membuka rapat perencanaan Focus Group Discussion (FGD) Pembentukan Komisi Penilai Amdal (KPA) Kabupaten Gayo Lues, Selasa, (15/09/2020).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Gayo Lues mengatakan, pembentukan Komisi Penilai Amdal di Kabupaten Gayo Lues patut didukung dengan sepenuhnya oleh Pemerintah Kabupaten Gayo Lues.

Lingkungan hidup sudah diamanahkan dalam undang-undang dengan menyebutkan bahwa lingkungan hidup adalah yang baik dan sehat menjadi hak azasi dan menjadi hak konstitusi bagi setiap warga negara Indonesia.

Untuk itu kata Said, negara yang dikelola oleh pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan berkewajiban untuk melakukan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup serta pelaksanaan pembangunan berkelanjutan.

“Hal itu dilakukan supaya lingkungan hidup dapat tetap menjadi sumber penunjang hidup bagi rakyat dan makhluk hidup lainnya. Karena itu Pengendalian Dampak Lingkungan maupun UKL, UPL dan SPPL sebagai bagian dari dokumen lingkungan diperlukan dalam proses pengambilan keputusan terkait pelaksanaan rencana usaha dan kegiatan yang memiliki dampak besar serta penting dari lingkungan hidup,” kata Said Sani.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gayo Lues ,Irwansyah, menyebutkan Tim Penilai AMDAL sangat dibutuhkan di Kabupaten Gayo Lues. Hal ini merupakan amanat dari Undang-undang, selain itu Gayo Lues merupakan wilayah yang dikelilingi dengan hutan, tentu saja setiap investor yang akan berinvestasi di Kabupaten Gayo Lues sering terbentur dengan ijin AMDAL.

“Maka seharusnya Tim Penilai AMDAL di Kabupaten Gayo Lues sudah sepatutnya dibentuk, bahkan dalam waktu dekat Tim Penilai AMDAL harus sudah terbentuk di Kabupaten Gayo Lues,” terang Irwansyah.

Mengenai, kegiatan apa saja yang harus menggunakan ijin AMDAL, Irwansyah menyebutkan wilayah Gayo Lues hampir 70 persen adalah hutan, baik itu hutan lindung ataupun hutan kelola. Oleh sebab itu hampir semua kegiatan harus ada ijin AMDAL, baik itu pembukaan jalan, dan kegiatan lainnya.

Saat ini proses ijin Amdal sebut Irwansyah, telah berjalan sebelumnya di Gayo Lues, namun terbentur dengan kendala proses administrasi penerbitan ijin yang harus dikeluarkan oleh pihak Provinsi Aceh.

Sementara, H Alim Bangun, Legal Officer, dari Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh (HAKA), mengatakan pihaknya bertujuan untuk membantu Pemkab Gayo Lues dalam membentuk Tim Komisi Penilai AMDAL (Analisis Dampak Lingkungan Hidup ) di Kabupaten Gayo Lues.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh, yang bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gayo Lues.

Reporter: Hamsani

Tags: AMDALGayo Lues
Previous Post

Hasil Swab Positif Covid-19, Nakes RSUD Datu Beru Takengon Meninggal Dunia

Next Post

Pengusaha Aceh Utara Akhirnya Dilepas Penculik Bersenjata

Next Post
Pengusaha Aceh Utara Akhirnya Dilepas Penculik Bersenjata

Pengusaha Aceh Utara Akhirnya Dilepas Penculik Bersenjata

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dewan Kota Tuntut Keseriusan Kerja PLN, Pertamina dan PDAM

Dewan Kota Tuntut Keseriusan Kerja PLN, Pertamina dan PDAM

15/12/2025
Krak, Toke Hasan Gabung PDI-P di Pidie

Krak, Toke Hasan Gabung PDI-P di Pidie

15/12/2025
Lounching Pelayanan Jantung di RSUDTP, Dr. Safaruddin juga Peusijuk 3 Ambulans Baru

Lounching Pelayanan Jantung di RSUDTP, Dr. Safaruddin juga Peusijuk 3 Ambulans Baru

15/12/2025
Ketua PP Muhammadiyah: Insya Allah Aceh Akan Segera Bangkit

Ketua PP Muhammadiyah: Insya Allah Aceh Akan Segera Bangkit

15/12/2025
Dua Mal Pelayanan Publik di Aceh Terkena Dampak Banjir

Dua Mal Pelayanan Publik di Aceh Terkena Dampak Banjir

15/12/2025

Terpopuler

Relawan China Belum Maksimal di Aceh Akibat Terkendala Puing Kayu

Drama Air Mata dan Inkonsisten Kebijakan di Aceh

13/12/2025

Krak, Aceh Surati 2 Lembaga PBB Minta Bantuan Usai Banjir

Krak, Toke Hasan Gabung PDI-P di Pidie

Pemerintah Diminta Sidak Pangkalan Gas Nakal di Pidie

PP Muhammadiyah Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Bencana di Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com