Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Kemenag Singgung Soal Game Online yang Merebak di Aceh

Admin1 by Admin1
27/09/2020
in Lintas Timur
0
Lockdown Covid-19: Penjualan Video Game Catat Rekor di AS

Para gamer memainkan Nintendo Switch Lite untuk permainan multiplayer. Nintendo Co Ltd bakal mengubah markas pertama mereka di Kyoto menjadi sebuah hotel butik. Foto: Nintendo

IDI – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Timur H.Salman S.Pd,M.Ag  menjadi khatib shalat  Jumat di Masjid Baitur Rahmi, Gampong Keude Dua, Kecamatan Darul Ihsan, Jumat (25/09/2020).

Mengawali khutbah, ia berpesan kepada seluruh jamaah, terutama kepada diri  khatib pribadi untuk senantiasa berusaha meningkatkan ketakwaan dan keimanan  kepada Allah SWT.

Dalam kesempatan khutbah kali ini,  H Salman menyampaikan tema tentang “Hakikat Hidup di Dunia”.

Dalam khutbahnya ia menyampaikan, khidupan manusia itu selalu berubah-ubah. Roda kehidupan selalu berputar, terkadang manusia menjumpai kemudahan dalam segala bidang, dan pada lain waktu menemukan kesulitan hidup.

“Di satu saat kita bisa bersedih, di saat lain kita bisa tiba-tiba menjadi gembira. Semua dinamika ini dinamakan sebagai ujian dari Allah SWT agar iman kita bisa menjadi tebal, kedekatan kita kepada Allah akan selalu bertambah,” ujarnya.

Lebih lanjut H Salman meyampaikan, hakikat kesenangan hidup di dunia ini hanya sebentar saja. Hidup yang sebenarnya adalah di akhirat bersifat abadi selama-lamanya.

“Namun kenyataannya banyak manusia di muka bumi ini lebih mementingkan kehidupan di dunia daripada kehidupan di akhirat nanti,” katanya.

“Lihatlah manusia untuk urusan dunia rela melakukan apa saja, bahkan demi medapatkan apa yang diinginkan, tidak peduli cara apapun ditempuh baik halal atau haram,” ujarnya lagi.

Ia menyampaikan, ada juga orang bekerja sampai larut malam tidak memperhatikan istirahat, bahkan meninggalkan kewajiban shalat lima waktu

“Bahkan seruan panggilan shalat pun tidak didengar, sungguh ini adalah perbuatan zalim dan melampaui batas sampai-sampai meninggalkan tugas pokoknya yaitu beribadah kepada Allah SWT,” kata Salman.

Dalam khutbah ini Salman juga menyampaikan agar  senantiasa menjaga si buah hati agar jangan lalai dalam mendidik anak dan mencegah kebiasaan bermain game online bagi anak.

“Jangan remehkan yang tampaknya sepele. Bermula dari yang kecil, dapat berkembang menjadi besar dan menakutkan. Bermula dari permainan game elektronik yang ada di HP, jika dibiarkan, dapat menjadi kecanduan game online beserta segala dampak buruknya, batasi penggunaan HP kepada sang anak,” seru Salman.

Salman menambahkan, ada sejumlah dampak yang ditimbulkan di antaranya, ada dampak terkait dengan jenis game yang dimainkan, ada yang terkait dengan kegiatan bermain game itu sendiri. Berawal dari game online, seseorang dapat menjadi obsesif, agresif, tertantang berjudi, atau penyakit mental lainnya.

“Kecanduan sendiri bertingkat-tingkat, tetapi semuanya membawa madharat dan menyingkirkan maslahat. Pada tingkat paling ringan, anak (bahkan orang dewasa) akan banyak membuang waktu yang bermanfaat untuk memburu keasyikan dan menuruti fantasi. Pada tingkat yang lebih berat, maka anak akan berubah 180 derajat,” ujarnya.

Dalam keadaan seperti itu, orang tua tidak akan dihargai lagi apalagi beribadah kepada Allah.

“Saya perlu sampaikan ini karena belakangan kasus kecanduan game online semakin merebak dimana-mana. Tak sedikit yang justru menimpa keluarga orang-orang yang memiliki perhatian besar terhadap agama,” ujar Salman.

Previous Post

Pemkab Bireun dan Aceh Jaya Adopsi Aplikasi e-BPHTB

Next Post

FDP Gelar Pengajian Bulanan di Daerah Perbatasan Aceh

Next Post

FDP Gelar Pengajian Bulanan di Daerah Perbatasan Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Prodi KPI UIN Madura dan STAIN Meulaboh Sorot Komunikasi Publik Pemerintah Melalui Webinar Kolaborasi

Prodi KPI UIN Madura dan STAIN Meulaboh Sorot Komunikasi Publik Pemerintah Melalui Webinar Kolaborasi

26/06/2026
Kejari Banda Aceh Tahan Dua Tersangka Pelanggaran Syariat Islam

Kejari Banda Aceh Tahan Dua Tersangka Pelanggaran Syariat Islam

26/06/2026
Tertibkan Aktivitas Tambang, Pemkab Aceh Jaya Ajukan Penetapan WPR ke Pemerintah Aceh

Tertibkan Aktivitas Tambang, Pemkab Aceh Jaya Ajukan Penetapan WPR ke Pemerintah Aceh

26/06/2026
Aceh Tengah Kembali Terima Alkes Bantuan Kemenkes Untuk Daerah Terdampak Bencana

Aceh Tengah Kembali Terima Alkes Bantuan Kemenkes Untuk Daerah Terdampak Bencana

26/06/2026
PP KAMMI Tegaskan Muhammad Amri Akbar Telah Resmi Dipecat

PP KAMMI Tegaskan Muhammad Amri Akbar Telah Resmi Dipecat

26/06/2026

Terpopuler

Lockdown Covid-19: Penjualan Video Game Catat Rekor di AS

Kemenag Singgung Soal Game Online yang Merebak di Aceh

27/09/2020

Dugaan Mark Up Arena MTQ Aceh Mengemuka, Aktivis Mahasiswa Minta APH Telusuri Aliran Anggaran

Bupati Abdya Isi Materi di Pengajian Rutin Pemuda Pancasila

34 Tim akan Meriahkan Lomba Masak Bubur Asyura dan Teut Apam di Aceh Besar

Tabligh Akbar Peringati 1 Muharram di Abdya, Ucay Roasting Pejabat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com