Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

RI Terbitkan Surat Utang Syariah Hijau Rp50,4 T

Admin1 by Admin1
05/10/2020
in Ekonomi
0
Dana Otsus Aceh 2020 Capai Rp8,37 Triliun

Ilustrasi

Jakarta – Kementerian Keuangan mengklaim Indonesia mampu menerbitkan surat utang atau obligasi syariah hijau senilai US$3,4 miliar atau Rp50,4 triliun (kurs Rp14.829 per dolar AS). Penerbitan dilakukan sejak 2018 lalu.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan surat utang tersebut dilakukan oleh pemerintah dan korporasi. Ia menambahkan pemerintah masih terus berupaya untuk menginisiasi model pembiayaan tersebut.

Salah satu upaya yang dilakukan, turut serta mengesahkan dokumen laporan pengembangan pembiayaan berkelanjutan di ASEAN.

“Dokumen ini akan menjadi dokumen rujukan arah kerja sama penguatan kebijakan, pemastian sinergi dan koordinasi, peningkatan kesadaran dan kapasitas, serta pembangunan penawaran dan permintaan pembiayaan berkelanjutan di kawasan,” kata Suahasil seperti dikutip dari pernyataan yang dikeluarkannya Senin (5/10).

Selain itu, pemerintah juga terus mendorong penguatan sinergi kerja sama pembiayaan pembangunan di kawasan.

Sinergi kerja sama itu, katanya, sudah dijadikan salah satu elemen kesepakatan dalam Pernyataan Bersama (Joint Statement) pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral ASEAN (ASEAN Finance Ministers and Central Bank Governors’ Meeting – AFMGM).

Di samping aspek kerja sama di atas, Indonesia dan negara ASEAN lainnya juga menyepakati upaya penyelarasan koordinasi kebijakan ekonomi yang dapat mendorong pemulihan ekonomi yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan, dengan tetap mempertahankan kualitas dan stabilitas fiskal dan moneter,” katanya.

Previous Post

Mahasiswa Nyatakan Mosi Tak Percaya ke Pemerintah dan DPR

Next Post

Selandia Baru Kembali Sukses Kalahkan Corona Gelombang II

Next Post

Selandia Baru Kembali Sukses Kalahkan Corona Gelombang II

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

PC PGRI Labuhanhaji Timur dan Labuhanhaji Gelar Konferensi, Berikut Pengurus Terpilih

PC PGRI Labuhanhaji Timur dan Labuhanhaji Gelar Konferensi, Berikut Pengurus Terpilih

09/09/2026
Peta Baru Benua Afrika yang Lebih Akurat Disahkan PBB, AS Menolak

Peta Baru Benua Afrika yang Lebih Akurat Disahkan PBB, AS Menolak

09/09/2026
Moskow Gempur Kyiv, Zelensky Beber Negosiasi Rusia-Ukraina Bisa Lanjut

Moskow Gempur Kyiv, Zelensky Beber Negosiasi Rusia-Ukraina Bisa Lanjut

09/09/2026
Batas Kecamatan di Abdya Memanas, Enam Kali Mediasi Berujung Blank Spot Hukum

Batas Kecamatan di Abdya Memanas, Enam Kali Mediasi Berujung Blank Spot Hukum

08/09/2026
Ohku, Pengangguran Terus Bertambah Sejak Mualem-Dekfadh Pimpin Aceh

Ohku, Pengangguran Terus Bertambah Sejak Mualem-Dekfadh Pimpin Aceh

08/09/2026

Terpopuler

November, Garuda Spark Hadir di Banda Aceh

November, Garuda Spark Hadir di Banda Aceh

06/09/2026

RI Terbitkan Surat Utang Syariah Hijau Rp50,4 T

Batas Kecamatan di Abdya Memanas, Enam Kali Mediasi Berujung Blank Spot Hukum

HIPMI dan Kapolres Abdya Sepakat Perkuat Iklim Usaha dan Investasi

Munawar Ibrahim Pimpin ICMI Pidie Jaya, Taqwaddin: Bukan Underbow Pemerintah

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com