BLANGPIDIE – Program Ekspedisi Desa Tangguh Bencana Tsunami (Destana) 2020 Aceh Barat Daya, menjadi harapan bagi masyarakat khususnya warga Kecamatan Tangan-tangan. Untuk itu, perlunya pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) di Gampong.
Hal ini disampaikan M. Rahman Muslim, ST Manager Areal Ekspedisi Tangguh Bencana Kabupaten Abdya, dalam pertemuan Pembentukan Forum PRB dengan Muhammad Saman, Keuchik beserta aparatur dan masyarakat Gampong Padang Bak Jok Kecamatan Tangan-tangan, Rabu (11/11/2020).
“Untuk tindakan pengurangan resiko bencana perlu untuk kita bentuk Tim Forum Pengurangan Resiko Bencana di 10 Gampong yang telah di tunjuk oleh BNPB Pusat, salah satunya adalah Gampong Padang Bak Jok ini,” ucap Rahman.
Ia juga menjelaskan, BNPB sudah merekrut Fasilitator Daerah dan Fasilitator Desa untuk melakukan Penilaian Ketangguhan Desa (PKD) di Gampong atau Desa.
“Dengan adanya Fasda dan Fasdes dapat mengajak semua elemen masyarakat melakukan kerjasama guna menjadikan gampong atau desa tangguh bencana,” harapnya.
Sementara itu Keuchik Gampong Pedang Bak Jok, Muhammad Saman mengapresiasi dan akan mengupayakan segala sesuatu hal yang bisa mendukung forum PRB tersebut berjalan semestinya demi kemaslahatan, keselamatan masyarakatnya saat sebelum, sedang dan sesudah terjadinya bencana yang menimpa.
“Kami akan mendukung upaya Fasda dan fasdes dalam pembentukan Forum PRB ini, kami atas nama Pemerintah Gampong akan membantu apa saja yang kami bisa lakukan,” ungkap Saman.
Pada forum tersebut, Keuchik Gampong Padang Bak Jok beserta masyarakat meminta agar para pihak TNI dan Polri ikut di libatkan dalam struktur Forum PRB.
“Kami berpikir Babinsa dan Bambinkhamtibmas perlu dimasukkan kedalam struktural Forum PRB. Karena selama ini mereka selalu memonitor segala hal yang berkaitan dengan persoalan masyarakat, terutama saat sedang terjadi bencana, mereka selalu ikut membantu,” imbuh Muhammad Saman.
Reporter: Rusman











