Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Pemkab Pidie Jaya Dinilai Abaikan Nasib Guru Honorer

Admin1 by Admin1
25/11/2020
in Lintas Timur
0

MEUREUDU – Masih banyak masalah pendidikan di Pidie Jaya, seperti soal pemerataan guru antar sekolah dan persoalan mutu pendidikan yang masih jauh dari harapan.

“Tenaga pendidik yang masih berstatus tenaga honorer dan bakti. Di mana sejak hampir 20 tahun mengabdi, status dan kesejahteraan mereka tak terperhatikan sama sekali,” Kata Ulfa, seorang guru bakti yang mengabdi di SDN 2 Ulim pada Rapat dengar pendapat dengan organisasi profesi terkait perkembangan pendidikan daerah yang dilaksanakan Majelis Pendidikan Daerah (MPD) di Kabupaten Pidie Jaya, Rabu (25/11/2020).

Kata Ulfa, dirinya sudah lebih 15 tahun mengabdi disekolah tersebut, tapi selama memperkenalkan huruf dan angka kepada anak-anak Pidie Jaya, nasib dan kesejahteraannya belum jelas.

Bahkan, lanjut dia, pengalamannya hanya mendapat angin segar diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) melalui jalur khusus. Namun, angin segar itu tak pernah dirasakan. Menurut Ulfa berbading terbalik dengan tenaga kesehatan PTT yang diangkat langsung sebagai PNS tanpa ada seleksi umum.

“Kami harapkan nasib kami diperhatikan Pemkab Pidie Jaya. Kami guru honorer dan bakti untuk dapat diangkat sebagai PNS layaknya tenaga kesehatan PTT tanpa melalui tes. Jika PTT bisa, kenapa tenaga pendidikan tidak,” katanya.

Sementara persoalan pemerataan guru antar satuan pendidikan menjadi persoalan yang cukup komplek dan mendapatkan disorotan tajam dalam kegiatan yang dipandu langsung oleh Ketua MPD Pidie Jaya, Drs Bachtiar Efendi. Akibat tidak terjadi pemerataan guru, mutu pendidikan tidak seperti yang diharapkan.

Menurut Ketua MPD Bachtiar Efendi, persoalan pendidikan di Pidie Jaya sangat komplek karena pengambil kebijakan di daerah itu tidak lagi berpegang pada motto daerah, yaitu ” Peugah Lagee Buet, Pubuet Lagee Na”.

“Seluruh rekomendasi atas persoalan pendidikan yang ada di Pidie Jaya yang lahir dalam rapat dengar pendapat ini akan kita sampaikan ke Bupati untuk ditindak lanjuti,” ujar Bachtiar. [mulyadi]

Previous Post

Herry Center Sosialisasi Ambulans Gratis untuk Warga Abdya

Next Post

Nazaruddin Pimpin Pustakawan Aceh

Next Post

Nazaruddin Pimpin Pustakawan Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Andri Nofidar Ditetapkan Sebagai Kacabdisdik Abdya Gantikan Irma Suryani

Andri Nofidar Ditetapkan Sebagai Kacabdisdik Abdya Gantikan Irma Suryani

12/05/2026
Irwansyah ST Terima Audiensi Asosiasi Nasyid Nusantara

Irwansyah ST Terima Audiensi Asosiasi Nasyid Nusantara

12/05/2026
Ketua Komisi IV DPR Aceh Dorong Pemerintah Pusat Bentuk Balai Kereta Api di Aceh

Ketua Komisi IV DPR Aceh Dorong Pemerintah Pusat Bentuk Balai Kereta Api di Aceh

12/05/2026
Temui Kepala BPS Aceh, Darwati Soroti Banyak Warga Tidak Mampu Masuk dalam Desil 8 hingga 10

Temui Kepala BPS Aceh, Darwati Soroti Banyak Warga Tidak Mampu Masuk dalam Desil 8 hingga 10

12/05/2026
Kemenag Aceh Besar Sabet Dua Penghargaan Tarbaik I Anugerah KHA 2026

Kemenag Aceh Besar Sabet Dua Penghargaan Tarbaik I Anugerah KHA 2026

12/05/2026

Terpopuler

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

06/05/2026

“Awak Tolak Pergub JKA Ureung Taloe, Tim Om Bus-Syech Fadhil…”

Mualem Diminta Copot Sekda dan Ketua DPR Aceh

Istri Ketua Fraksi Partai Aceh Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Sibanceh

Sudah 20 Hari, Pelajar Asal Trienggadeng Menghilang Tanpa Kabar

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com