Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Skotlandia Menjadi Negara Pertama yang Gratiskan Pembalut Perempuan

Admin1 by Admin1
25/11/2020
in Internasional
0

Jakarta – Skotlandia menjadi negara pertama di dunia yang menggratiskan pembalut untuk perempuan. Di seluruh fasilitas publik, pembalut akan disediakan untuk mereka yang membutuhkan di mana menjadi kemenangan untuk gerakan global mendorong keterjangkauan produk pembalut.

Dikutip dari CNN, kebijakan tersebut diberlakukan setelah Parlemen Skotlandia sepakat untuk mendukungnya. Dukungan itu pun sebenarnya sudah lama diprediksi karena mayoritas anggota legislatif menunjukkan dukungan terhadap kebijakan terkait.

“Kampanye (untuk keterjangkauan produk pembalut) pun didukung oleh serikat dagang, organisasi perempuan, dan juga organisasi amal, ujar anggota legislatif Monica Lennon yang merancang kebijakan terkait, Rabu, 25 November 2020.

Lennon optimistis Skotlandia tidak akan menjadi negara terakhir yang memberlakukan kebijakan pembalut tersebut. Ia yakin begitu kebijakan pembalut di Skotlandia berjalan, negara-negara lain akan mengikutinya sebagai bentuk dukungan. Sebab, kata ia, banyak perempuan-perempuan di negara lain yang kesulitan mendapatkan produk pembalut yang terkadang mematok harga mahal.

“Ini adalah sinyal kepada dunia bahwa menggratiskan produk pembalut adalah hal yang bisa dicapai,” ujarnya menegaskan.

Menurut hitung-hitungan Parlemen Skotlandia, kurang lebih dibutuhkan anggaran 8,7 juta Poundsterling per tahun untuk menggratiskan pembalut. Namun, angka itu berpotensi berubah seiring dengan bertambahnya populasi perempuan yang membutuhkan pembalut.

Menurut survei Plan International UK di tahun 2017, 1 dari 10 perempuan di Inggris (termasuk Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara) kesulitan mendapatkan produk pembalut. Harga yang mahal menjadi masalah. Selain itu, survei yang sama mengatakan bahwa perempuan usia 14-21 cenderung malu mencari bantuan ketika mereka datang bulan.

Sebelum kebijakan pembalut gratis secara luas ini diberlakukan, Skotlandia sesungguhnya sudah menggratiskan pembalut kepada murid-murid di sekolah dan universitas. Hal itu disahkan di tahun 2018 dengan nilai anggaran kurang lebih 5,2 juta Poundsterling. Baru tahun ini kebijakan diperluas ke publik.

Negara yang diprediksi akan mengikuti langkah serupa adalah Selandia Baru. Kebijakan pembalut gratis sudah mereka berlakukan untuk lingkungan sekolah per tahun ini.

Sumber: Tempo

Previous Post

KPK Disebut Tangkap Menteri Edhy Prabowo terkait Ekspor Benih Lobster

Next Post

Pemko Laporkan Monev Smart City kepada Kemenkominfo

Next Post

Pemko Laporkan Monev Smart City kepada Kemenkominfo

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Roni Guswandi Bacakan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia HUT RI ke-81 di Abdya

Roni Guswandi Bacakan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia HUT RI ke-81 di Abdya

17/08/2026
Siswa SMAN 9 Takengon Tampilkan Teater pada HUT Kemerdekaan RI ke-81

Siswa SMAN 9 Takengon Tampilkan Teater pada HUT Kemerdekaan RI ke-81

17/08/2026
Ombudsman Diminta Turun ke MAA Pidie, Korwil LIN Soroti Proses PAW

Ombudsman Diminta Turun ke MAA Pidie, Korwil LIN Soroti Proses PAW

17/08/2026
SMAN 9 Takengon Raih Penghargaan Sekolah Terbersih dan Penataan Lingkungan

SMAN 9 Takengon Raih Penghargaan Sekolah Terbersih dan Penataan Lingkungan

17/08/2026
Camat Salamuddin Inspektur Upacara HUT Ke-81 RI di Peukan Bada

Camat Salamuddin Inspektur Upacara HUT Ke-81 RI di Peukan Bada

17/08/2026

Terpopuler

Penolakan Pergub JKA Kian Gencar, Mualem Berangkat Haji ke Tanah Suci

Mualem, Belajarlah kepada Luhut!

16/08/2026

Sudah 21 Tahun Damai: Tentara GAM Jadi Veteran Tidak Bergaji, Korban Konflik Dijadikan Alat Politik

Dekan Serahkan SK kepada 44 Ketua Departemen, Sekretaris, dan Ketua Program Studi di Lingkup FKIP USK

Skotlandia Menjadi Negara Pertama yang Gratiskan Pembalut Perempuan

Nyan, Tim Gabungan Temukan Mobil Tangki 1.000 Liter Antre BBM di SPBU Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com