Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Pemerkosa Anak di Aceh Ambruk Dicambuk Ratusan Kali Disorot Media Asing

Admin1 by Admin1
27/11/2020
in Nanggroe
0
Pengguna Narkoba Pemula Diwacanakan Bakal Dicambuk

Ilustrasi cambuk. Foto detik

IDI – Seorang pria Indonesia jatuh pingsan saat dia dicambuk hampir 150 kali pada hari Kamis karena memerkosa seorang anak di wilayah provinsi Aceh. Pria itu dicambuk di depan umum karena melanggar syariat Islam yang diberlakukan di Aceh.

Pria berusia 19 tahun itu meringis dan berteriak saat petugas syariat dengan penutup wajah mencambuk punggungnya dengan tongkat rotan di kota Idi.

Dia memohon hukuman dihentikan dan dirawat sebentar oleh dokter sebelum cambuk dimulai lagi. Pada akhirnya, pria itu ambruk pingsan. (Baca: Kapal Coast Guard China dan Kapal Militer Malaysia Berseteru di Laut China Selatan)

Pelaksanaan hukuman cambuk yang membuat si pemerkosa itu jatuh pingsan menjadi sorotan banyak media asing. AFP, Channel News Asia, Daily Mail, South China Morning Post, The Malaysian Insight hingga The Sun ikut memberitakannya. “Indonesian man collapses during flogging for child rape,” bunyi judul yang diangkat AFP, Jumat (27/11/2020), sebagai contohnya.

Pria itu ditangkap awal tahun ini atas tuduhan menganiaya dan memerkosa korban, yang umurnya tidak disebutkan.

Dia dijatuhi hukuman 146 cambukan, jumlah yang sangat tinggi untuk kejahatan paling serius.

“Hukuman maksimal dimaksudkan untuk menjadi pencegah,” kata Ivan Nanjjar Alavi, pejabat kejaksaan Aceh Timur, kepada wartawan.

Aceh, di ujung barat Sumatra, adalah satu-satunya wilayah di Indonesia yang mayoritas Muslim yang memberlakukan syariat Islam di bawah kesepakatan otonomi dengan pemerintah pusat yang mengakhiri pemberontakan separatis yang telah berlangsung lama.

Pada hari yang sama, dua pria berusia 40 tahun dan 21 tahun dicambuk masing-masing 100 kali karena berhubungan seks dengan pasangan di bawah umur.

Cambukan di depan publik di Aceh—yang secara luas dikritik oleh kelompok hak asasi manusia—biasanya memikat ratusan penonton. Namun, kerumunan telah menyusut di tengah pandemi virus corona baru (Covid-19).

Provinsi ini mengizinkan pencambukan untuk berbagai tuduhan—termasuk perjudian, perzinaan, minum alkohol, dan melakukan hubungan seks sesama jenis atau pun melakukan hubungan seks pranikah.

Praktik hukuman seperti ini mendapat dukungan luas di antara penduduk Aceh yang sebagian besar Muslim.

Sumber: Sindonews

Previous Post

Ilmuan Dunia Bahas Pemikiran Islam Klasik di STAIN Meulaboh

Next Post

RS Ummi Bogor Dibanjiri Karangan Bunga Habib Rizieq Lekas Sembuh

Next Post

RS Ummi Bogor Dibanjiri Karangan Bunga Habib Rizieq Lekas Sembuh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pria Asal Bireuen Jadi Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik Sekda

Krak, Mantan Sekda M Nasir Kini Dilantik jadi Kadis Arsip Aceh

24/08/2026
Pria Asal Ulim Ditangkap Terkait Dugaan Penggelapan Uang Rp68,6 Juta

Pria Asal Ulim Ditangkap Terkait Dugaan Penggelapan Uang Rp68,6 Juta

24/08/2026
Potong Pita, Asisten III Sekdakab Aceh Besar Buka Kembali Wisata Lamreh

Potong Pita, Asisten III Sekdakab Aceh Besar Buka Kembali Wisata Lamreh

24/08/2026
Delapan Hektare Hutan di Blang Bintang Terbakar

Delapan Hektare Hutan di Blang Bintang Terbakar

24/08/2026
Bupati Aceh Tamiang Tegaskan Pemulihan Pascabencana Butuh Kerja Sama Berbagai Elemen

Bupati Aceh Tamiang Tegaskan Pemulihan Pascabencana Butuh Kerja Sama Berbagai Elemen

24/08/2026

Terpopuler

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

23/08/2026

Para Sekda Loyalis yang ‘Tumbang’ di Tahun Kedua Mualem-Dekfad

Presiden atau Gubernur Yang Berhentikan Sekda?

Dr. Safaruddin Bawa Tim Sepak Bola Kodim Abdya Sebagai Juara Piala Pangdam IM Cup Tahun 2026

Pemerkosa Anak di Aceh Ambruk Dicambuk Ratusan Kali Disorot Media Asing

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com