Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Logistik Pengungsi Rohingya Dititip ke Pedagang Grosir Aceh

Admin1 by Admin1
30/11/2020
in Lintas Timur
0
[Foto] Gelombang Kedua Rohingya di Aceh pada 2020

Ilustrasi. Rohingya mendarat di Lhokseumawe

BANDA ACEH – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Rohingya Kota Lhokseumawe akan menitipkan bantuan logistik pengungsi Rohingya ke sejumlah pedagang grosir dalam upaya mencegah kadaluwarsa dan pembusukan pada beberapa jenis logistik. Ketua Satgas Penanganan Rohingya Kota Lhokseumawe Ridwan Jalil mengatakan pihaknya banyak mendapatkan bantuan dari para relawan untuk pengungsi Rohingya di kamp sementara Balai Latihan Kerja (BLK) Lhokseumawe itu.

Namun ada beberapa jenis logistik yang hampir kadaluwarsa. “Sehingga dari hasil rapat bersama Muspida Kota Lhokseumawe memutuskan untuk dititipkan sementara ke grosir-grosir terdekat,” kata Ridwan di Lhokseumawe, Ahad (29/11).

Dia melanjutkan beberapa jenis logistik yang akan dititipkan sementara ke sejumlah toko grosir di wilayah kamp pengungsi seperti beras, mie instan, minyak makan, telur dan beberapa jenis lainnya.

Selama ini, kata dia, beberapa jenis bantuan tersebut disimpan di gudang kamp pengungsian. Mengingat ada yang bersifat kadaluwarsa maka logistik itu akan dititipkan sementara ke grosir, sedangkan bantuan lainnya tetap menjadi stok di gudang.

“Muspida telah merekomendasikan bahwa bantuan logistik yang sifatnya kadaluwarsa dan cepat membusuk akan dititip di toko-toko grosir dalam bentuk berita acara,” katanya.

Ridwan menjelaskan keputusan tersebut diambil sebagai upaya untuk menjaga agar stok logistik bagi para pengungsi etnis rohingya dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama.

Hingga saat ini, menurut dia, tercatat jumlah stok logistik di kamp pengungsi rohingya meliputi beras mencapai 15 ton dan mie instan sekitar 1.800 kotak, sehingga dalam jumlah tersebut dikawatirkan akan terjadi pembusukan dan kadaluwarsa.

“Kita sudah cek gudang logistik tersebut dan ada beberapa jenis bantuan yang hampir kadaluwarsa, sehingga kita putuskan untuk menitipkan sementara logistik itu. Ketika dibutuhkan, maka logistik itu akan kita ambil kembali,” katanya.

Seperti diketahui, rohingya terdampar di Aceh terjadi dalam dua gelombang yang totalnya sebanyak 399 orang. Namun kini yang tersisa hanya 364 orang. Di antaranya 31 orang dilaporkan melarikan diri kamps dan empat orang meninggal dunia.

Sumber: Republika

Tags: rohingya
Previous Post

Kemenag Bener Meriah Adakan Seleksi Guru Berprestasi dan Madrasah Bersih

Next Post

Buaya 4 Meter Masuk ke Perangkap BKSDA di Aceh

Next Post

Buaya 4 Meter Masuk ke Perangkap BKSDA di Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Omen, Puluhan Sekolah di Aceh Masih Belajar di Tenda Darurat

Omen, Puluhan Sekolah di Aceh Masih Belajar di Tenda Darurat

06/06/2026
Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

06/06/2026
Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

06/06/2026
CKG di Sarah Mane Temukan Dominasi PTM, Dinkes Pidie Jaya Soroti Krisis Air Bersih

CKG di Sarah Mane Temukan Dominasi PTM, Dinkes Pidie Jaya Soroti Krisis Air Bersih

06/06/2026
Pemko Bongkar Sejumlah Bangunan di Atas Saluran Air di Rukoh

Pemko Bongkar Sejumlah Bangunan di Atas Saluran Air di Rukoh

06/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

Logistik Pengungsi Rohingya Dititip ke Pedagang Grosir Aceh

Setelah “Poh Bandet”, Bang Gaes Rilis Lagu “Gas Beracun”, Suarakan Pencemaran Udara

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com