Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Syair Berbahasa Gayo Bergema dalam Sidang Paripurna DPR Aceh

Admin1 by Admin1
30/11/2020
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Syair berbahasa Gayo bergema dalam sidang paripurna DPR Aceh, Senin 30 November 2020.

Pantauan atjehwatch.com, syair ini terdengar saat penyampaian pandangan akhir Fraksi PKB-PDA dalam rapat paripurna tentang Rancangan Qanun APBA Tahun Anggaran 2021 yang dibacakan oleh Rijaluddin, SH., MH dari Dapil VIII ( Aceh Tenggara dan Gayo Lues).

Rijaluddin mengawali pidato dengan bahasa Gayo atau adat daerah setempat disebut dengan istilah Salam Persalaman Gayo.

“Tabi Mulo langit sikujunjung, seringkel payung sawah ku ruje jarak e. Maaf mulo bumi sikujejak, seringkel tapak sawah ku atu ampar e.”

Salam persalaman Gayo tersebut disambut tepuk tangan oleh seluruh hadirin yang hadir dalam rapat paripurna tersebut.

“Salam persalaman Gayo menunjukkan keragaman budaya yang ada di Aceh sebagai wujud keistimewaan dan kekayaan Aceh yang saling menghargai dan memuliakan,” kata politisi muda asli Gayo Lues tersebut.

Kata Rijal, fraksi PKB-PDA memberikan beberapa masukan kepada Pemerintahan Aceh yaitu untuk memfokuskan anggaran pada 4 sektor yang menjadi prioritas RKPA tahun anggaran 2021 yang tercantum dalam Nota Keuangan tentang Rancangan Qanun APBA Tahun Anggaran 2021.

“Mendorong pemulihan Agroindustri dan pemberdayaan UMKM, peningkatan sumber daya manusia yang berdaya saing, penguatan ketahanan dan kemandirian pangan serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan,” kata Rijal lagi.

Selanjutnya, kata dia, Fraksi PKB-PDA juga menegaskan penggunaan anggaran 2021 hendaknya mengacu pada prinsip efesiensi, efektifitas, dan disiplin anggaran yang tepat waktu dan tepat sasaran sesuai apa yang telah direncanakan dalam RPJMA dan disepakati dalam APBA Tahun Anggaran 2021.

“Fraksi PKB-PDA menegaskan kembali untuk tahun 2021 nanti tidak ada lagi kegagalan pelaksanaan kegiatan/program pembangunan dikarenakan alasan waktu yang terbatas. Menggali sumber-sumber daya Aceh untuk meningkatkan Pendapatan Asli Aceh agar tidak selalu tergantung dengan pemerintahan pusat, serta mengejar ketertinggalan program yang ada dalam RPJMA 2017-2022,” katanya.

Terakhir, Rijaluddin juga mengapresiasi Pemerintah Aceh dan Lembaga DPRA atas upaya negosiasi untuk melanjutkan proyek multiyears sesuai dengan aturan yang berlaku.

Previous Post

SMA Negeri 2 Banda Aceh Gelar Training Penguatan Pendidikan Karakter Siswa

Next Post

HUT Korpri dan PGRI, Bupati Abdya Ingatkan PNS untuk Tingkatkan Kedisiplinan

Next Post

HUT Korpri dan PGRI, Bupati Abdya Ingatkan PNS untuk Tingkatkan Kedisiplinan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Imigrasi Deportasi Empat WN China Langgar Izin di Aceh

Imigrasi Deportasi Empat WN China Langgar Izin di Aceh

01/07/2026
USK Apresiasi Bantuan Pemerintah Jepang untuk Penguatan Mitigasi Bencana di Aceh

USK Apresiasi Bantuan Pemerintah Jepang untuk Penguatan Mitigasi Bencana di Aceh

01/07/2026
Mahasiswa Tagih Janji Politik: Masyarakat Berhak Bertanya di Mana Letak ‘Arah Baru Abdya Maju’ Jika APBK Hanya untuk Foya-Foya

Mahasiswa Tagih Janji Politik: Masyarakat Berhak Bertanya di Mana Letak ‘Arah Baru Abdya Maju’ Jika APBK Hanya untuk Foya-Foya

01/07/2026
Mualem Pastikan Hilirisasi Migas Blok Andaman

Mualem Pastikan Hilirisasi Migas Blok Andaman

01/07/2026
Siswa SMAN 2 Sinabang Lolos ke Provinsi Seleksi Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ

Siswa SMAN 2 Sinabang Lolos ke Provinsi Seleksi Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ

01/07/2026

Terpopuler

Di Balik Tambang Rp 200 Triliun Beutong Ateuh: Jejaring Buronan Cina, ‘Gubernur Bayangan’, dan Arogansi Penguasa

Di Balik Tambang Rp 200 Triliun Beutong Ateuh: Jejaring Buronan Cina, ‘Gubernur Bayangan’, dan Arogansi Penguasa

30/06/2026

Syair Berbahasa Gayo Bergema dalam Sidang Paripurna DPR Aceh

Malangnya Nasib Asri, Bus Terbakar Habis Masih Bebani Ganti Rugi

PN Meureudu Berhasil Laksanakan Eksekusi Sukarela Ruko di Pidie Jaya

Sekda Aceh Ikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat I LAN RI

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com