BLANGPIDIE – Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) dan Sekolah Tinggi Kegurauan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) dibawah Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) Kabupaten Aceh Barat Daya kembali mewisudakan atau membaiatkan 120 lulusan Angkatan ke VIII 2020.
Peristiwa sakral wisuda Strata Satu (S-1) itu berlangsung dalam rapat senat terbuka di Aula Kampus STKIP Muhammadiyah di Padang Meurantee, Sabtu (05/12/2020).
Rapat senat terbuka itu dipimpin oleh Ketua STIT Muhammadiyah Abdya, Mukhlis MS, MA, yang Dihadiri PW Muhammadiyah Aceh, Drs. H. Muharrir Asy’ari, Lc. M.Ag. LLDIKTI Wilayah XIII, M. Ali Umar, S.Ag M.Pd. Kopertais Wilayah V, Drs. Fuady, S.Ag, M.Pd. Bupati Abdya diwakili Drs. Thamren, dan Ketua BPH PTM Abdya, Ir H Mismaruddin Mahdi.
Adapun jumlah para Wisudawan dan Wisudawati dari STKIP terdiri atas Jurusan Program Pendidikan (Prodi) Matematika 6 orang, Prodi Bahasa Inggris 15 orang dan STIT Prodi PAI 9 orang dan prodi MPI sebanyak 90 lulusan.
Muhklis MS, MA dalam pidato senat terbuka tersebut menyampaikan bahwa, membangun SDM unggul merupakan prioritas utama pemerintah.
Pembangunan Sumber Daya Manusia adalah kunci kemajuan Indonesia di masa yang akan datang.
“SDM unggul memiliki korelasi erat dengan peningkatan produktivitas kerja dalam memenangkan persaingan dalam dunia bisnis, ekonomi, politik dan budaya,” ucap Muhklis.
Ia juga mengatakan, Pertanyaan mendasar yang muncul adalah jika ada tuntutan membangun SDM unggul negara Indonesia, maka itu mencerminkan bahwa kondisi SDM negara kita saat ini boleh dikatakan belum unggul.
“Oleh sebab itu, pemerintah menempatkan hal tersebut sebagai prioritas utama, bahkan hal itu menjadi tema peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 Republik Indonesia, SDM Unggul, Indonesia Maju,” ungkap Ketua STIT tersebut.
Ia menambahkan, dengan predikat sarjana yang melekat tentu ada tanggung jawab sosial yang dipikul. Secara sederhana, suatu tanggung jawab sosial merupakan sebuah komitmen untuk merespons permasalahan sosial, atas dasar kepedulian sosial.
“Tentu saja, setiap mahluk sosial memiliki tanggung jawab sosial. Tetapi seorang sarjana memiliki tanggung jawab sosial yang lebih besar dikarenakan pengetahuan yang dimilikinya,” terangnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Abdya Drs. Thamren pada sambutannya menyampaikan, Pemkab dan masyarakat Abdya pantas berbahagia dan berbangga hati, karena putra-putri terbaiknya kini akan segera bergabung dan bergandengan tangan dengan seluruh komponen masyarakat Abdya untuk bekerja keras, bahu membahu, dan mengejar keberhasilan serta masa depan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat.
“Perlu kami sampaikan bahwa hingga saat ini SDM unggul masih menjadi tuntutan utama dalam rangka menyongsong era emas Indonesia,” ucapnya.
Sekda menambahkan, Presiden Republik Indonesia, dalam berbagai forum mengutarakan bahwa membangun SDM unggul merupakan prioritas utama pemerintah Republik Indonesia.
“Dalam suasana yang dipenuhi oleh rasa bahagia dan syukur ini, sebagai pengingat dan pemicu semangat adik-adik dalam menggapai mimpi di masa depan. Apalagi ke depan akan ada rekrutmen CPNS untuk formasi guru. Bersemangatlah adik-adik dalam berkompetisi di dunia kerja,” pungkasnya.
Reporter; Rusman










