Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Perjuangan ALA Bukan Wacana Warung Kopi

Atjeh Watch by Atjeh Watch
08/12/2020
in Lintas Barat Selatan
0
Perjuangan ALA Bukan Wacana Warung Kopi

Takengon – Salah satu pemuda Aceh Tengah Robi Sugara menilai jika perjuangan Provinsi Aceh Lauser Antara (ALA) selama ini dianggap tidak serius dan sungguh-sungguh dan hanya sebatas perbincangan di warung kopi.

Hal tersebut disampaikan Robi Sugara  melihat kondisi saat ini perjuangan ALA belum efektif dan efesien lantaran ketua DPD RI LaNyala sudah melaporkan sejumlah wilayah layak untuk menjadi Provinsi baru namun tidak termasuk Provinsi ALA.

Berkaitan Laporan Ketua DPD RI tersebut, Robi Sugara menilai pejuang ALA selama ini kurang menyentuh prioritas sesungguhnya dari perjuangan ALA. Menurutnya, para tokoh pejuang ALA selama ini hanya perbincangan di warung kopi.

“Kita lihat tokoh pejuang ALA selama ini jika mengadakan pembahasan hanya di warung kopi, hal ini seolah tidak serius,” ujar Robi, Senin (7/12/2020)

Ia menambahkan, seharusnya perjuangan Provinsi ALA dibahas di forum yang lebih formal agar masyarakat juga lebih yakin terhadap perjuangan tersebut.

Menurutnya, jika memang pembahasan ALA serius, sudah pasti LaNyala merekomendasikan Provinsi ALA layak menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB).

“Cobalah kita yakinkan seluruh elemen masyarakat terlebih dari gerakan yang dibangun tidak hanyak sebatas obrolan di warung kopi hal ini untuk menepis isu politik di pilkada 2022,” tutur Robi.

Sementara Itu Ketua KP3ALA, Zam Zam Mubarak menjelaskan, DPD RI bukanlah satu-satunya pintu menentukan pemekaran provinsi, pengusulan pemekaran provinsi ALA sudah lama masuk melalui pintu DPR RI dan sudah disampaikan kepada Presiden RI Joko Widodo.

“Perjuang pemekaran provinsi bukan hanya lewat jalur DPD RI. ALA sudah lama kita perjuangkan lewat DPR RI sejak tahun 2007, Bahkan lebih kuat lagi usulan lewat DPR RI,” ungkap Zam Zam.

Ia menambahkan perjuangan ALA bukan hanya sebuah wacana warung kopi, bahkan saat ini Mentri Dalam Negeri (Mendagri) sudah mendesain Provinsi untuk ALA. Artinya, keputusan pemekaran provinsi ada di tangan Presiden.

“Yang mengatakan ALA hanya sebatas wacana warung kopi beliau keterbatasan informasi, saat peluang untuk provinsi ALA sangat besar,” tutup Zam Zam

Reporter: Romadani

Tags: ALA
Previous Post

Hari Kedua, Al-Farlaky Gerilya Masuk Pedalaman Antar Bantuan untuk Korban Banjir

Next Post

Kuasa Hukum Akan Ajukan Praperadilan, Bila Polda Aceh SP3kan Kasus Tgk. Janggot

Next Post
Kuasa Hukum Akan Ajukan Praperadilan, Bila Polda Aceh SP3kan Kasus Tgk. Janggot

Kuasa Hukum Akan Ajukan Praperadilan, Bila Polda Aceh SP3kan Kasus Tgk. Janggot

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

YARA Minta MPR Aktifkan Referendum

YARA Minta MPR Aktifkan Referendum

05/11/2026
Kuasa Hukum Novi Sri Wahyuni Bantah Tuduhan Penggelapan Sertifikat: Tidak Berdasar!

Kuasa Hukum Novi Sri Wahyuni Bantah Tuduhan Penggelapan Sertifikat: Tidak Berdasar!

05/11/2026
Wali Nanggroe Terima Menko Yusril, Bahas Kekhususan Aceh dan Penyelesaian Isu Bendera

Wali Nanggroe Terima Menko Yusril, Bahas Kekhususan Aceh dan Penyelesaian Isu Bendera

05/11/2026
Calon Ketua PWI Aceh Tanggapi Fitnah Terhadap Dirinya

Calon Ketua PWI Aceh Tanggapi Fitnah Terhadap Dirinya

05/11/2026
Pelajaran Filosofis dari Kematian Seorang Pemuda di Meunasah Tiro

Pelajaran Filosofis dari Kematian Seorang Pemuda di Meunasah Tiro

05/11/2026

Terpopuler

Bupati Anak Tukang Jahit Ini Berani Minta Dua Hal ke Menteri Didepan Ratusan Nelayan

Bupati Anak Tukang Jahit Ini Berani Minta Dua Hal ke Menteri Didepan Ratusan Nelayan

04/11/2026

Perjuangan ALA Bukan Wacana Warung Kopi

Warga di Tiro Ditembak, Azhari Cage: Panglima TNI Wajib Menindak Pelaku yang Terlibat

Bupati Safaruddin Suling di Masjid Tertua Abdya, Pesannya Nyelekit Soal Shalat

Abdya Jadi Contoh: Kampung Nelayan Merah Putih Lhok Pawoh Disorot Mentri

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com