Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Yakata Bekali Ilmu Jurnalitik Lingkungan untuk Puluhan Wartawan

Admin1 by Admin1
19/12/2020
in Lintas Timur
0

IDI- Puluhan wartawan mengikuti Pelatihan Jurnalistik Lingkungan dan Kemah Konservasi di Conservation Response Unit (CRU) Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, 16-18 Desember 2020.

Kegiatan bertema ‘Peuseulamat Uteun, Ta Jaga Bangsa’ ini digelar oleh Yayasan Konservasi Alam Timur Aceh (Yakata) yang bekerjasama dengan Forum Konservasi Leuser (FKL), Yayasan Inisiatif Dagang Hijau (IDH), TFCA Sumatera dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh.

Pelatihan kali ini mengundang sejumlah pemateri nasional, seperti Wicaksono dari kalangan praktisi media yang juga mantan wartawan Tempo, Fitrian Ardiansyah dari IDH, Rudi Putra dari Forum Konservasi Leuser (FKL), Muhammad Ishak dari Harian Waspada, dan sejumlah pemateri lainnya dari kalangan aktivis lingkungan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap agar seluruh peserta baik itu jurnalis dan fotografer khususnya di Kabupaten Aceh Timur, menjadi pelopor untuk mengedukasi publik dalam menjaga serta melestarikan lingkungan, karena hutan merupakan elemen penting bagi kehidupan manusia, baik sebagai penyedia air dan udara,” kata Ketua Yakata, Zamzami Ali Umri Balqiah dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (18/12/2020).

Zamzami menyebutkan bahwa luas tutupan hutan di Aceh, khususnya di Aceh Timur saat ini berada dalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan. Hal ini terjadi akibat perubahan dan alih fungsi hutan atau Deforestasi yang terjadi secara terus menerus.

Akibat kegiatan ilegal kehutanan yang terjadi seperti perambahan dan illegal logging, tambahnya, justru masyarakat lah yang menjadi korban karena harus menerima dampak serta menanggung resikonya.

Seperti banjir yang melanda Aceh Timur pada awal Desember kemarin, setidaknya 21.397 jiwa atau 6.969 KK mengungsi dan 86.724 jiwa atau 25.641 KK lainnya ikut terdampak.

Banjir setinggi 30 cm hingga 2 meter itu setidaknya menggenangi belasan ribu unit rumah warga yang tersebar di sebagian besar wilayah Kabupaten Aceh Timur.

“Banjir yang terjadi baru-baru ini adalah salah satu bukti sahih, betapa mengerikannya dampak yang harus ditanggung oleh kita semua. Belum lagi konflik satwa liar dan manusia, longsor, kekeringan dan sebagainya. Ini tidak terjadi begitu saja, tetapi karena lingkungan atau hutan yang telah rusak,” tegasnya.

Di sisi lain, Zamzami juga berharap melalui Pelatihan Jurnalistik Lingkungan ini, para peserta yang terdiri dari wartawan online, cetak dan elektronik dapat mengaplikasikan ilmu dan wawasan yang didapatkan agar bisa mengedukasi publik terkait pentingnya menjaga lingkungan khususnya hutan yang ada di Kabupaten Aceh Timur.

“Hutan Aceh Timur saat ini masih sangat luas dan indah sekali. Oleh karenanya perlu dirawat dan dijaga, sehingga dapat diwariskan ke anak cucu kita kelak sebagai pemegang estafet di masa yang akan datang,” tutup Ami, sapaan akrabnya. []

Previous Post

Petani Kopi Gayo Kian Terpuruk,Pemerintah Aceh Dinilai Tidak Berpihak Kepada Petani

Next Post

PT Mifa Bersaudara Serahkan Beasiswa Bakti untuk Aceh

Next Post

PT Mifa Bersaudara Serahkan Beasiswa Bakti untuk Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

8.000 Peserta Bakal Ramaikan HUT RI Pidie Jaya, Kesiapan Pemkab Diuji

8.000 Peserta Bakal Ramaikan HUT RI Pidie Jaya, Kesiapan Pemkab Diuji

11/08/2026
Dua Kali Diperiksa Polda, Wabup Pidie Jaya Pilih Jalan Damai: Delapan Saksi Sudah Dipanggil

Dua Kali Diperiksa Polda, Wabup Pidie Jaya Pilih Jalan Damai: Delapan Saksi Sudah Dipanggil

11/08/2026
Didukung 21 DPC, Sayuti Abubakar Resmi Maju Rebut Kursi Ketua Demokrat Aceh

Didukung 21 DPC, Sayuti Abubakar Resmi Maju Rebut Kursi Ketua Demokrat Aceh

11/08/2026
Air Mata Haru Jatuh Tak Terbendung: Barlian dan Salami Siap Tempati Rumah Layak Huni

Air Mata Haru Jatuh Tak Terbendung: Barlian dan Salami Siap Tempati Rumah Layak Huni

11/08/2026
Krak, Polda Aceh Tangkap Keuchik Tersangka Peredaran Narkoba 50.000 Butir Pil Ekstasi

Polda Aceh Buru Pemasok Pil Etomidate ‘Zombie’ di Bireueen

11/08/2026

Terpopuler

Ohku, Pertambangan Emas Di Tangse Digerebek, Operator Jadi Tersangka: Siapa Dibalik Alat Berat?

Ohku, Pertambangan Emas Di Tangse Digerebek, Operator Jadi Tersangka: Siapa Dibalik Alat Berat?

10/08/2026

Yakata Bekali Ilmu Jurnalitik Lingkungan untuk Puluhan Wartawan

Di Balik Semarak HUT RI ke-81 Pidie Jaya, Ada Anggaran Rp905 Juta

Dua Kali Diperiksa Polda, Wabup Pidie Jaya Pilih Jalan Damai: Delapan Saksi Sudah Dipanggil

YEL Semarakkan Kegiatan Hari Konservasi Alam Nasional dan Orangutan Sedunia di Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com