Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Nasrul Zaman Pertanyakan Kekayaan Sekda Aceh yang Alami Kenaikan Signifikan

Admin1 by Admin1
08/02/2021
in Nanggroe
0
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Pemerintah Aceh Tangani Covid-19

BANDA ACEH – Pengamat kebijakan publik Aceh Dr. Nasrul Zaman mempertanyakan kenaikan kekayaan Sekda Aceh Taqwallah yang dalam dua tahun terakhir mengalami kenaikan yang signifikan

“Pada tahun 2018 harta yang dilaporkan Taqwallah Rp. 9.4 M, Tahun 2019 Rp. 12.9 M dan tahun 2020 mencapai Rp. 14.9 M. Data yang ada menunjukkan bahwa Taqwallah mengalami penambahan harta kekayaan yang signifikan dari tahun 2018 sampai 2020 mencapai Rp. 5.5 M dalam tempo hanya 2 tahun,” Kata Nasrul Zaman lewat rilis yang dikirim ke media, Senin (8/2/2021).

Nasrul menyebut, laporan kekayaan itu berdasarkan website e-lhkpn KPK RI soal pergerakan harta kekayaan pejabat pemerintah Aceh yaitu Sekdaprov eselon I dr. Taqwallah, M.Kes, dibandingkan dengan penambahan kekayaan Gubernur Aceh Nova Iriansyah hanya Rp. 500 juta saja.

Laporan harta kekayaan Sekda Aceh yang tumbuh signifikan tersebut sudah selayaknya Gubernur Aceh meminta pejabat dimaksud untuk bisa menjelaskan ke publik tentang asal muasal penambahan harta berlipat itu.

“Itu dibutuhkan agar rakyat Aceh memberi kepercayaan ketika para pejabatnya mengelola APBA yg merupakan harta rakyat Aceh,” Kata Nasrul.

Kata Nasrul, penyampaian ke publik dapat dikatakan wajib hukumnya karena Sekda adalah ASN yang mengelola harta rakyat Aceh dalam bentuk APBA setiap tahunnya.

“Sebagai publik kita berharap LSM seperti GERAK Aceh, MaTa dan aparat penegak hukum sudah bisa mulai bekerja untuk mendorong terjadinya akuntabilitas dan transparansi aparat negara,” pinta Nasrul Zaman.[]

Previous Post

DPRA Minta Gubernur Nova Tidak Buang Badan Soal Pilkada 2022

Next Post

100 Pemuda Pencinta Tauhid Tasawuf Abdya Ikut Pendidikan LP

Next Post

100 Pemuda Pencinta Tauhid Tasawuf Abdya Ikut Pendidikan LP

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pria Asal Ulim Ditangkap Terkait Dugaan Penggelapan Uang Rp68,6 Juta

Pria Asal Ulim Ditangkap Terkait Dugaan Penggelapan Uang Rp68,6 Juta

24/08/2026
Potong Pita, Asisten III Sekdakab Aceh Besar Buka Kembali Wisata Lamreh

Potong Pita, Asisten III Sekdakab Aceh Besar Buka Kembali Wisata Lamreh

24/08/2026
Delapan Hektare Hutan di Blang Bintang Terbakar

Delapan Hektare Hutan di Blang Bintang Terbakar

24/08/2026
Bupati Aceh Tamiang Tegaskan Pemulihan Pascabencana Butuh Kerja Sama Berbagai Elemen

Bupati Aceh Tamiang Tegaskan Pemulihan Pascabencana Butuh Kerja Sama Berbagai Elemen

24/08/2026
Dosen FKIP USK Wakili Aceh di MTQ KORPRI Nasional 2026

Dosen FKIP USK Wakili Aceh di MTQ KORPRI Nasional 2026

24/08/2026

Terpopuler

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

23/08/2026

Para Sekda Loyalis yang ‘Tumbang’ di Tahun Kedua Mualem-Dekfad

Presiden atau Gubernur Yang Berhentikan Sekda?

Dr. Safaruddin Bawa Tim Sepak Bola Kodim Abdya Sebagai Juara Piala Pangdam IM Cup Tahun 2026

Nasrul Zaman Pertanyakan Kekayaan Sekda Aceh yang Alami Kenaikan Signifikan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com