Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Lulusan SLB-B YPAC Banda Aceh Bisa Bekerja Mandiri

Admin1 by Admin1
18/02/2021
in Nanggroe
0

Banda Aceh – Lulusan Sekolah Luar Biasa (SLB)-B (Tuna Rungu dan Tuna Wicara) YPAC Kota Banda Aceh telah mampu meluluskan siswa yang sudah siap bekerja secara mandiri. Namun, sebagian lainnya juga berhasil melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi yang diminati.

Kepala Sekolah SLB-B YPAC, Heni Ekawati, M.Pd saat meninjau usaha perbengkelan yang dilakukan oleh alumni SLB, Kamis (18/2/2021) di Pango, Kota Banda Aceh, menjelaskan saat ini jumlah siswa yang ada di sekolahnya mencapai 82 siswa dari jenjang SD, SMP dan SMA. Tiap tahun pihaknya menerima 20 hingga 30 siswa baru.

“Yang kuliah juga ada, namun tidak banyak. Tapi kami sangat bangga ketika mendengar ada salah seorang lulusan SLB-B YPAC Banda Aceh yang lulus dengan predikat Cumlaude di salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Kota Malang, Provinsi Jawa Timur,” terangnya.

Pihak sekolah, lanjutnya, terus membentuk kepribadian yang tangguh dan melatih kemampuan mereka agar mampu bersaing di dunia kerja atau membuka usaha sendiri. Menurutnya, banyaknya tuna rungu yang bekerja karena secara fisik tidak terlihat berbeda dengan yang orang lain. Mereka masih dapat diajak untuk berfikir untuk menangani pekerjaan.

“Disini kami beserta dewan guru terus menempa anak-anak agar mampu mandiri setelah tamat dari sekolah. Kebanyakan mereka membuka usaha secara berkelompok. Bahkan mereka menikah sesamanya (tuna rungu) dan memiliki anak yang mampu berbicara dan mendengar seperti kita,” terangnya.

Secara soft skill maupun hard skills kata dia, lulusan SLB cukup menguasai. Tentunya, setiap anak memiliki kemampuan serta keahlian yang berbeda-beda. Selama di sekolah, mereka dibekali dengan keahlian sesuai dengan minat dan bakat.

”Sekolah mengajarkan secara merata kepada siswa, bagaimana cara berwirausaha dengan baik agar setidaknya mereka memiliki bekal serta ilmu untuk membuka usaha sendiri,” katanya.

Heni Ekawati, menuturkan beberapa tempat usaha yang telah diisi oleh lulusan SLB-B YPAC Banda Aceh yaitu doorsmeer motor dan mobil, bengkel mobil dan motor, menjadi jasa pengamanan (satpam), petugas pemadam kebakaran, pelayan coffee dan warung, bekerja salon, tempat pangkas, dan di tempat lainnya.

Previous Post

Akmal Ibrahim: Dinas Harus Evaluasi Keujrun Blang, yang Tidak Patuh Harus Diganti

Next Post

Sekda Pantau Pelaksanaan Seleksi Eselon II di Lingkup Pemerintah Aceh

Next Post

Sekda Pantau Pelaksanaan Seleksi Eselon II di Lingkup Pemerintah Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

08/06/2026
Panas dan Angin Kencang Berpotensi Perluas Karhutla di Aceh

Januari hingga 6 Juni 2026, Aceh Alami Kerugian Rp34,7 Miliar Akibat Karhutla

08/06/2026
Terbukti Tilep Rp1,1 Miliar, Eks Bendahara DPMG-PKB Bireuen Divonis 6 Tahun Penjara

Terbukti Tilep Rp1,1 Miliar, Eks Bendahara DPMG-PKB Bireuen Divonis 6 Tahun Penjara

08/06/2026
Pesantren Modern Al Zahrah Tingkatkan Kompetensi Guru Asuh melalui Program Penguatan Tahsin

Pesantren Modern Al Zahrah Tingkatkan Kompetensi Guru Asuh melalui Program Penguatan Tahsin

08/06/2026
Jendela Masjid Al-Muttaqin Bener Meriah Rusak Usai Gempa 4,2 Magnitudo

Jendela Masjid Al-Muttaqin Bener Meriah Rusak Usai Gempa 4,2 Magnitudo

08/06/2026

Terpopuler

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

06/06/2026

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

Nyan, Bupati Pidie Jaya Perintahkan Pendataan Anak Putus Sekolah, Sekolah Rakyat Jadi Instrumen Putus Rantai Kemiskinan

Din Saja: Seniman Sudah 35 Tahun Mengeluh, Dinas Kebudayaan Perlu Dievaluasi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com