BLANGPIDIE – Bupati Aceh Barat Daya Akmal Ibrahim, SH yang didampingi Wakilnya Muslizar. MT beserta Anggota Forum Komunikasi Pimpinan Kabupaten (Forkopimkab) setempat resmikan pabrik padi modern atau Rice Milling Unit (RMU) milik Pemkab Abdya di Kompleks Balai Benih Unggul Padi (BBUP) Dinas Pertanian dan Pangan Abdya yang berada di Gampong Suak Labu, Kecamatan Tangan-Tangan, Kamis (18/02/2020).
Pembangunan pabrik padi serta pengadaan mesin RMU modern tersebut dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Abdya tahun 2019 sebesar 7 miliar lebih.
“Bangunan serta mesin RMU pabrik modern ini mengunakan DAK Abdya tahun 2019 senilai 7,7 miliar rupiah, dilengkapi dengan Dryer atau alat pengering gabah yang berkapasitas 20 ton sekali isi yang menghabiskan sampai dengan 8 jam,” ungkap Nasruddin, Kadis Pertanian Abdya pada laporannya dohadapan para undangan.
Pada kesempatan yang sama Bupati Abdya Akmal Ibrahim mengatakan, kilang padi modern itu pengerjaannya terselesaikan dengan sangat baik berkat dukungan dari masyarakat.
“Pabrik ini bukan milik pribadi, jadi banyak sekali prosedur yang tidak bisa dilangkahi. Semestinya tahun 2020 sudah beroperasi, namun baru sekarang bisa diresmikan penggunaannya. Sebab, harus melalui proses lelang setelah dinilai oleh KJPP (Kantor Jasa Penilai Publik),” kata Akmal.
Setelah mendapat penilaian, lanjut Akmal, minimal angkanya sudah jelas untuk dilakukan pelelangan serta yang mengikuti lelang juga harus memiliki kapasitas dan dilihat nilai penawarannya.
“Yang memenangkan lelang itu merupakan perusahaan dari luar daerah yakni PT SBE dari Jakarta,” cetusnya.
Pada kesempatan itu Bupati Abdya juga berpesan kepada Dinas Pertanian dan Pangan untuk menyiapkan benih padi unggul kelas premium dan yang berumur genjah agar bisa panen tiga kali dalam setahun.
“Namun sebelum itu, dinas harus mengevaluasi Keujrun Blang atau kepala adat sawah, yang selama ini tidak patuh harus diganti. Terkadang keujrun blang sering memperlambat-lambat proses tanam sehingga tidak serentak,” tegas Bupati Akmal.
Kepada seluruh petani Abdya Akmal menghimbau untuk menghilangkan jiwa malas, dengan tujuan petani Abdya bisa lebih sejahtera.
“Dengan diresmikan kilang padi ini, saya berharap kepada pengelola agar segera membeli padi petani dengan harga yang bisa bermanfaat untuk petani. Mulai besok langsung beli gabah dari petani,” pungkasnya.
Reporter: Rusman









