Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

PBB: 50 Tewas dalam Sebulan Kudeta Myanmar

Admin1 by Admin1
04/03/2021
in Internasional
0
PBB: 50 Tewas dalam Sebulan Kudeta Myanmar

PBB melaporkan korban tewas dalam demo anti-kudeta militer Myanmar lebih dari 50 orang. (Foto: REUTERS/STRINGER)

Jakarta – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melaporkan lebih dari 50 orang tewas akibat bentrokan antara pedemo anti-junta militer dan aparat sejak kudeta Myanmar berlangsung pada 1 Februari lalu.

Utusan Khusus PBB untuk Myanmar, Christine Schraner Burgener, mengatakan sedikitnya 38 orang tewas dalam demonstrasi berdarah yang terjadi di beberapa kota di negara Asia Tenggara tersebut pada Rabu (3/3).

“Hari ini adalah hari paling berdarah sejak kudeta terjadi pada 1 Februari lalu. Kami mencatat hari ini, hanya hari ini saja, 38 orang sudah tewas. Sekarang kami mencatat ada lebih dari 50 orang tewas sejak kudeta berlangsung dan banyak sekali yang terluka,” kata Burgener di New York.

Burgener menuturkan Dewan Keamanan PBB dijadwalkan akan menggelar rapat tertutup membahas situasi di Myanmar pada Jumat pekan ini.

Protes anti-junta militer memang terus meluas di Myanmar. Gempuran aparat keamanan juga semakin represif demi membendung pemberontakan sipil tersebut.

Saksi mata menuturkan kepada Reuters bahwa aparat keamanan tak jarang melontarkan tembakan peluru tajam ke arah pedemo.

Padahal, junta militer Myanmar terus mendapat tekanan hingga sanksi dari berbagai negara, termasuk seruan dari negara ASEAN untuk menghentikan kekerasan terhadap para demonstran.

Di Kota Yangon, saksi mata mengatakan sedikitnya delapan orang tewas saat bentrok antara pedemo-aparat terjadi. Tujuh pedemo dikabarkan tewas ketika aparat melepaskan tembakan di utara Yangon pada Rabu sore.

“Saya mendengar begitu banyak tembakan terus menerus. Saya berbaring di tanah, mereka banyak menembak,” kata pengunjuk rasa Kaung Pyae Sone Tun, 23, kepada Reuters.

“Ini mengerikan, ini pembantaian. Tidak ada kata-kata yang dapat menggambarkan situasi dan perasaan kami,” kata aktivis Myanmar, Thinzar Shunlei Yi.

Sementara itu, enam orang dilaporkan tewas dalam bentrokan massa pedemo dan aparat di pusat Kota Monywa. Beberapa pedemo juga tewas di Mandalay, utara Hpakant, dan Kota Myingyan.

Sebuah lembaga kemanusiaan di Myanmar menyebutkan bahwa korban tewas termasuk empat anak-anak.

Save the Children mengatakan dalam sebuah pernyataan, empat anak termasuk di antara puluhan orang yang tewas dalam bentrokan. Salah satunya merupakan seorang bocah lelaki berusia 14 tahun yang dilaporkan Radio Free Asia ditembak mati oleh seorang tentara dalam konvoi truk militer yang lewat.

Aparat lalu membawa jasad anak itu ke truk dan meninggalkan tempat kejadian, menurut laporan itu.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Ketua DPRK Sosialisasikan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba di Kuta Alam

Next Post

Alasan Erick Tunjuk Ketua PBNU Said Aqil Jadi Komut KAI

Next Post
Alasan Erick Tunjuk Ketua PBNU Said Aqil Jadi Komut KAI

Alasan Erick Tunjuk Ketua PBNU Said Aqil Jadi Komut KAI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Sriwijaya Taklukkan Kebinet dengan Selisih Dua Angka, Ceh Win Kul Bertahan dari Gempuran Syair

Sriwijaya Taklukkan Kebinet dengan Selisih Dua Angka, Ceh Win Kul Bertahan dari Gempuran Syair

11/10/2026
Pemkab Aceh Besar Dukung Sinkronisasi Usulan Program Listrik Pedesaan

Pemkab Aceh Besar Dukung Sinkronisasi Usulan Program Listrik Pedesaan

11/10/2026
Enam Ton Ikan Segar dari Pulau Simeulue Diekspor ke Jepang

Enam Ton Ikan Segar dari Pulau Simeulue Diekspor ke Jepang

11/10/2026
Haili Yoga : Musda Adalah Momentum Untuk Refleksi dan Evaluasi Organisasi

Haili Yoga : Musda Adalah Momentum Untuk Refleksi dan Evaluasi Organisasi

11/10/2026
OJK: Indeks Inklusi Keuangan Syariah di Aceh Capai 72,76 Persen

OJK: Indeks Inklusi Keuangan Syariah di Aceh Capai 72,76 Persen

11/10/2026

Terpopuler

Dua Ceh Senior Siap Adu Syair di Didong Jalu, Win Kul Comeback Setelah Lama Vakum

Dua Ceh Senior Siap Adu Syair di Didong Jalu, Win Kul Comeback Setelah Lama Vakum

10/10/2026

Persada Abdya U-17 Lolos ke Putaran Nasional Soeratin Akan Segera Berlaga di IKN, Berikut Jadwalnya

Polda Aceh Kerahkan 1.820 Personel Amankan Muzakarah Ulama

Sriwijaya Taklukkan Kebinet dengan Selisih Dua Angka, Ceh Win Kul Bertahan dari Gempuran Syair

Sang Kombatan [Jilid 2] Bagian 10

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com