Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Komite III DPD RI Minta Kemendikbud Kaji Ulang Frasa ‘Agama’ Hilang dalam PJPN

Admin1 by Admin1
09/03/2021
in Nanggroe
0
Persoalan Aceh Jadi Pembahasan Hangat di Paripurna DPD RI

JAKARTA – Komite III Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menyoroti mengenai kabar hilangnya frasa ‘agama’ dalam rancangan Peta Jalan Pendidikan Nasional (PJPN) 2020-2035.

Menurut Anggota Komite III DPD RI, HM Fadhil Rahmi Lc, penghilangan frasa ‘agama’ pada rancangan PJPN itu menuai kontroversi dan telah mendapatkan sorotan dari berbagai ormas Islam, antara lain Muhammadiyah, NU dan MUI.

Karenanya, dikatakan Senator asal Aceh itu, pihaknya mengkritisi rancangan PJPN 2020-2035 itu. Ia-pun meminta agar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengkaji ulang rancangan PJPN 202-2035 tersebut.

“Jika frasa agama tersebut nantinya benar-benar dihilangkan dari PJPN, maka ini bisa diartikan bahwa Pemerintah dalam hal ini Kemendikbud RI telah melanggar konstitusi kita, yakni UUD Negara Republik Indonesia (NRI) Tahun 1945 Bab XIII pasal 31 tentang Pendidikan dan Kebudayaan,” ujar Fadil Rahmi dalam keterangannya, Selasa (9/3/2021).

“Oleh sebab itu, Mendikbud perlu mengkaji ulang. Karena setiap aturan turunan tidak boleh melanggar peraturan diatasnya. Apalagi, penghilangan frasa ‘agama’ menunjukkan sekularasi pendidikan nasional yang memiliki nilai dasar moral yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama,” tambahnya.

Lebih lanjut, Fadhil mengingatkan agar para pejabat pemerintahan, apalagi yang bertanggung jawab dalam bidang pendidikan anak-anak bangsa, agar selalu melihat kembali kesepakatan-kesepakatan dalam bernegara kita ketika NKRI dibentuk.

Dengan begitu, dalam menetapkan kebijakan pemerintahan tidak menggunakan paradigma negara sekuler yang tidak menempatkan agama sebagai faktor dalam pengambilan kebijakan dan keputusan.

“Ini akan menjauhkan generasi muda kita para pembelajar dari kultur yang dibangun selama ini. Pendidikan model sekuler tidak cocok diterapkan di Indonesia,” tuturnya.

“Oleh sebab itu, kami Komite III DPD RI meminta kepada Kemendikbud agar tidak lupa seperti apa landasan dan bangunan serta ideologi pendidikan nasional kita,” sambungnya menandaskan. []

Previous Post

Mohamed Thani Al-Rumaithi; Sosok Dibalik Rencana Mengubah Singkil Sekelas Maladewa

Next Post

Ratusan Anggota Kodim 0110/Abdya Jalani Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama

Next Post
Ratusan Anggota Kodim 0110/Abdya Jalani Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama

Ratusan Anggota Kodim 0110/Abdya Jalani Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Khalid Resmikan Huntap dan Sumur Bor Bantuan Malaysia untuk Korban Bencana Pidie Jaya

Khalid Resmikan Huntap dan Sumur Bor Bantuan Malaysia untuk Korban Bencana Pidie Jaya

25/10/2026
Ayah Teubeng: Jangan Biarkan Narkoba Mencoreng Kehormatan dan Sejarah Besar Pidie

Ayah Teubeng: Jangan Biarkan Narkoba Mencoreng Kehormatan dan Sejarah Besar Pidie

25/10/2026
Warga Kemukiman Sangkalan dan Sekitarnya Terjangkit DBD, Warga Minta Dinas Kesehatan Ambil Langkah

Warga Kemukiman Sangkalan dan Sekitarnya Terjangkit DBD, Warga Minta Dinas Kesehatan Ambil Langkah

25/10/2026
Mubes VI IKAKUM USK Teguhkan Peran Alumni dalam Mengawal Hukum dan Kekhususan Aceh

Mubes VI IKAKUM USK Teguhkan Peran Alumni dalam Mengawal Hukum dan Kekhususan Aceh

25/10/2026
Dekranasda Nagan Raya Raih Juara I Fashion Show Meuseuraya Festival 2026

Dekranasda Nagan Raya Raih Juara I Fashion Show Meuseuraya Festival 2026

25/10/2026

Terpopuler

Kompol Usman Masuk Batalyon A Pelopor Brimob Polda Aceh Kompol Siswandi ke Batalyon C

Kompol Usman Masuk Batalyon A Pelopor Brimob Polda Aceh Kompol Siswandi ke Batalyon C

24/10/2026

Ini kata Kepsek Lakukan Penebangan Pohon di SMAN 1 Simpang Ulim

Komite III DPD RI Minta Kemendikbud Kaji Ulang Frasa ‘Agama’ Hilang dalam PJPN

Bongkar Lab Sabu di Pidie, Polisi Sita 1,2 Ton Narkotika Senilai Rp2,16 Triliun

Musda KPPI Aceh Tetapkan Lima Presidium, Perempuan Bidik 30 Persen Lebih Kursi Parlemen

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com