Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Azhari Cage: KPA Jangan Ikut-Ikutan Demo Ajakan Syeky

Admin1 by Admin1
13/03/2021
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Juru Bicara Komite Peralihan Aceh (KPA), Azhari Cage SIP, meminta kepada seluruh jajaran eks kombatan GAM untuk tak terpengaruh dengan ajakan demo Wali Nanggroe pada 26 Maret mendatang.

Ajakan demo tersebut disuarakan oleh Syeky, salah seorang warga Aceh yang pernah tinggal di Australia.

“Saya meminta agar KPA dan masyarakat tidak terpengaruh dan terlibat dengan ajakan untuk demo Wali Nanggroe yang disuarakan oleh Syeky pada 26 Maret,” kata Azhari Cage.

Azhari Cage juga meminta kepada setiap panglima wilayah, panglima muda dan panglima sagoe ban sigom Aceh untuk mengambil tindakan tegas dan terukur bagi setiap anggota KPA yang ternyata ikut ikutan dalam demo tadi.

“Apalagi dimasa pendemi corona seperti sekarang, tentu nya berkumpul akan menimbulkan pelanggaran hukum yaitu melanggar protokol kesehatan.”

“Garis komando kita jelas yaitu masih satu garis dibawah kepemimpinan wali dan panglima komando Teungku H Muzakir Manaf,” ujar alumni militer GAM 1999 Camp Bateu Leusoeng Seumirah Nisam ini.

Menurutnya, berbicara tentang perdamaian dan realisasi MoU Helsinki tentu bukan hanya tanggung jawab Wali dan para juru runding, tapi disana juga ada 3 pihak yaitu perwakilan GAM, Pemerintah Republik Indonesia dan CMI serta Uni Eropa.

“Jadi jangan terpancing dengan provokasi bahwa belum berjalannya semua butir MoU seakan-akan kesalahan ditimpakan kepada Wali Teungku Malik Mahmud. Padahal beliau sudah sangat berusaha berbuat untuk kemaslahatan dan kebaikan Aceh.”

“Intinya semua kewenangan Aceh yang ada dalam MoU wajib kita tuntut kepada pemerintah Republik Indonesia dan CMI serta Uni Eropa yang menjadi penengah perundingan di Helsinki. Kita selama ini diam karna menghormati hukum dan menghormati setiap orang tapi apabila menyangkut dengan marwah pimpinan kita,” kata mantan ketua Komisi I DPR Aceh ini lagi.

Previous Post

Penjualan Emas di Aceh Melonjak Sejak Awal 2021

Next Post

Enam Orang Kembali Tewas Dalam Aksi Protes di Myanmar

Next Post
Dua Demonstran Myanmar Kembali Terbunuh

Enam Orang Kembali Tewas Dalam Aksi Protes di Myanmar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lagi, Azhari Cage Bawa Pulang Jenazah Warga Paya Bakong yang Meninggal di Malaysia

Lagi, Azhari Cage Bawa Pulang Jenazah Warga Paya Bakong yang Meninggal di Malaysia

21/10/2026
Pemulihan Irigasi Alue Seupeung Disambut Apresiasi Masyarakat

Pemulihan Irigasi Alue Seupeung Disambut Apresiasi Masyarakat

21/10/2026
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Guru SLB Alzahra Ikuti Pelatihan PM

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Guru SLB Alzahra Ikuti Pelatihan PM

21/10/2026
Ohku, Uang Baru Terserap 18 Persen, Fisik Sudah 61 Persen: Ada Apa dengan TKD Pidie Jaya?

Ohku, Uang Baru Terserap 18 Persen, Fisik Sudah 61 Persen: Ada Apa dengan TKD Pidie Jaya?

21/10/2026
Waka Polres Pidie Ajak Warga Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Waka Polres Pidie Ajak Warga Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

21/10/2026

Terpopuler

No Content Available
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com