Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Sri Lanka Rencana Tutup Sekolah Islam

Admin1 by Admin1
13/03/2021
in Internasional
0
Sri Lanka Rencana Tutup Sekolah Islam

ilustrasi

Jakarta – Selain melarang penggunaan Burqa, Sri Lanka juga berencana menutup lebih dari seribu madrasah (sekolah khusus agama Islam). Itu menjadi tindakan teranyar yang dilakukan Pemerintah Sri Lanka terhadap Muslim, di mana Islam adalah kelompok minoritas di sana.

Menteri Keamanan Masyarakat, Sarath Weerasekera menyatakan pihaknya telah menanda-tangani proposal pada Jumat kemarin (mengenai hal ini) untuk selanjutnya menunggu persetujuan dari kabinet. Dia menjelaskan Pemerintah Sri Lanka ingin menutup lebih dari seribu madrasah karena melanggar kebijakan nasional.

“Tak ada seorang pun yang bisa membuka sekolah dan mengajar apapun yang Anda inginkan untuk anak-anak,” kata Weerasekera.

Perihal penutupan sekolah Islam atau madrasah, Weerasekera melanjutkan bahwa hal itu juga untuk memastikan ajaran-ajaran ekstrimisme tidak menyebar. Bahkan, ia mengatakan bakal ada pembaharuan dalam kebijakan pendidikan nasional.

Sebelumnya, penggunaan burqa dilarang untuk sementara di Sri Lanka pada 2019. Pelarangan itu diterbitkan setelah ledakan bom secara serentak di sejumlah gereja dan hotel oleh militan yang menewaskan lebih dari 250 orang.

Setahun kemudian, Gotabaya Rajapaksa terpilih menjadi Presiden Sri Lanka, yang menjanjikan akan memberantas ekstrimisme. Dalam politik Sri Lanka, Rajapaksa dituduh telah melakukan pelanggaran HAM secara luas ketika Sri Lanka dilanda perang. Tuduhan itu dibantahnya.

Sumber: Tempo

Previous Post

Sudah 3 Hari Kematian Akibat Covid-19 di Brazil Tembus 2 Ribu Orang

Next Post

Penjualan Emas di Aceh Melonjak Sejak Awal 2021

Next Post

Penjualan Emas di Aceh Melonjak Sejak Awal 2021

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

TP-PKK Nagan Raya Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal melalui Lomba Kreasi Menu B2SA

TP-PKK Nagan Raya Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal melalui Lomba Kreasi Menu B2SA

08/10/2026
Plt Sekda Abdya Buka Laser Cup I di Lhung Asan, 30 Klub Tarkam Ambil Bagian

Plt Sekda Abdya Buka Laser Cup I di Lhung Asan, 30 Klub Tarkam Ambil Bagian

08/10/2026
DPR Aceh dan Insan Pers Perkuat Sinergi melalui Dialog Ngopi Sore

DPR Aceh dan Insan Pers Perkuat Sinergi melalui Dialog Ngopi Sore

08/10/2026
Kejari Simeulue Tahan Dua Tersangka Korupsi Pengadaan Lahan Irigasi

Kejari Simeulue Tahan Dua Tersangka Korupsi Pengadaan Lahan Irigasi

08/10/2026
Sejumlah Ulama Tasawuf dari Berbagai Negara Akan Hadir di Banda Aceh

Sejumlah Ulama Tasawuf dari Berbagai Negara Akan Hadir di Banda Aceh

08/10/2026

Terpopuler

Sri Lanka Rencana Tutup Sekolah Islam

Sri Lanka Rencana Tutup Sekolah Islam

13/03/2021

Membanggakan! Bupati Abdya Raih Penghargaan Nasional di Mata Lokal Fest 2025

Lansia Terlantar di Jembatan Babahrot Abdya, Puskesmas Kewalahan Dinsos Diminta Bertindak Cepat

Turnamen Voli Semi Open FAVO di Abdya Terancam Batal, Rekomendasi PBVSI Aceh Tak Kunjung Terbit

PORA XV di Aceh Jaya Digeser ke 2027

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com