Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kesehatan

PBB Prediksi Covid-19 Bisa Jadi Penyakit Musiman

Admin1 by Admin1
19/03/2021
in Kesehatan
0
PBB Prediksi Covid-19 Bisa Jadi Penyakit Musiman

Penampakan virus corona yang asli. (Arsip Nanographics)

Jakarta – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan Covid-19 akan berkembang menjadi penyakit musiman.

Namun PBB memperingatkan bahwa pelonggaran tindakan terhadap pandemi tidak bisa hanya berdasarkan faktor meteorologi semata.

Lebih dari setahun setelah virus corona pertama kali muncul di China, sejumlah misteri masih menyelimuti penyebaran penyakit yang telah menewaskan hampir 2,7 juta orang di seluruh dunia itu.

Dalam laporan pertamanya, tim ahli mencoba menjelaskan salah satu misteri tersebut dengan memeriksa potensi pengaruh meteorologi dan kualitas udara pada penyebaran virus corona.

Mereka menemukan beberapa indikasi penyakit tersebut akan berkembang menjadi ancaman musiman.

Tim beranggotakan 16 orang yang dibentuk oleh Organisasi Meteorologi Dunia PBB menunjukkan bahwa infeksi virus pernapasan seringkali bersifat musiman, khususnya puncak musim gugur-musim dingin untuk influenza dan musim dingin untuk virus corona di daerah iklim sedang.

“Ini telah memicu harapan bahwa, jika terus berlanjut selama bertahun-tahun, Covid-19 akan terbukti menjadi penyakit musiman yang kuat,” katanya dalam sebuah pernyataan, Kamis (18/3) seperti dikutip dari AFP.

Studi pemodelan mengantisipasi bahwa penularan SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan penyakit Covid-19, dapat menjadi musiman seiring waktu.

Akan tetapi, dinamika penularan Covid-19 sejauh ini lebih banyak dipengaruhi oleh intervensi pemerintah seperti kewajiban memakai masker dan pembatasan perjalanan, daripada cuaca.

Oleh karena itu, tim tugas bersikeras bahwa cuaca dan kondisi iklim saja tidak boleh menjadi rujukan untuk melonggarkan pembatasan anti-Covid-19.

“Pada tahap ini, bukti tidak mendukung penggunaan faktor meteorologi dan kualitas udara sebagai dasar bagi pemerintah untuk melonggarkan tindakan untuk mengurangi transmisi,” kata ketua tim tugas Ben Zaitchik dari departemen ilmu bumi dan planet di The John Hopkins University, Amerika Serikat.

Dia menunjukkan bahwa selama tahun pertama pandemi, infeksi di beberapa tempat meningkat pada musim panas, dan tidak ada bukti bahwa hal ini tidak dapat terjadi lagi di tahun mendatang.

Para ahli, yang hanya berfokus pada meteorologi luar ruangan dan kondisi kualitas udara dalam laporan tersebut, mengatakan penelitian laboratorium telah memberikan beberapa bukti bahwa virus bertahan lebih lama dalam cuaca dingin dan kering serta ketika ada radiasi ultraviolet yang rendah.

Tetapi masih belum jelas apakah pengaruh meteorologi “memiliki dampak berarti pada tingkat penularan dalam kondisi dunia nyata”.

Mereka juga menyoroti bahwa bukti seputar dampak kualitas udara pada virus tetap “tidak meyakinkan”.

Ada beberapa bukti awal bahwa kualitas udara yang buruk meningkatkan tingkat kematian Covid-19, tetapi polusi tidak secara langsung berdampak pada penularan SARS-CoV-2 melalui udara.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Polda Lampung Fasilitasi Keluarga Abrip Asep Berangkat ke Aceh

Next Post

Jejak Panas Hubungan Korut dan Malaysia

Next Post
Jejak Panas Hubungan Korut dan Malaysia

Jejak Panas Hubungan Korut dan Malaysia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mengeja Arti Persaudaraan dari Dapur Kenduri Maulid

Mengeja Arti Persaudaraan dari Dapur Kenduri Maulid

24/08/2026
Vokalis Seuramoë Reggae Teuku Andie Meninggal Dunia

Vokalis Seuramoë Reggae Teuku Andie Meninggal Dunia

24/08/2026
Wali Kota Serahkan Dokumen RKUA PPAS Perubahan ke DPRK Banda Aceh

Wali Kota Serahkan Dokumen RKUA PPAS Perubahan ke DPRK Banda Aceh

24/08/2026
Pemkab Aceh Besar Distribusikan Air ke Sawah Terdampak Kekeringan

Pemkab Aceh Besar Distribusikan Air ke Sawah Terdampak Kekeringan

24/08/2026
Al-Farlaky Pimpin Rapat Percepatan Huntap, Tekankan Data Akurat dan Kualitas Pembangunan

Al-Farlaky Pimpin Rapat Percepatan Huntap, Tekankan Data Akurat dan Kualitas Pembangunan

24/08/2026

Terpopuler

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

23/08/2026

Vokalis Seuramoë Reggae Teuku Andie Meninggal Dunia

PBB Prediksi Covid-19 Bisa Jadi Penyakit Musiman

Presiden atau Gubernur Yang Berhentikan Sekda?

Para Sekda Loyalis yang ‘Tumbang’ di Tahun Kedua Mualem-Dekfad

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com