Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Filipina Merapat ke AS untuk Tangani Ratusan Kapal China

Admin1 by Admin1
01/04/2021
in Internasional
0
Filipina Merapat ke AS untuk Tangani Ratusan Kapal China

Laut China Selatan. (TED ALJIBE / AFP)

Jakarta – Filipina merapat ke Amerika Serikat untuk mencari solusi atas kehadiran ratusan kapal China di Laut China Selatan.

Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Jake Sullivan dan Penasihat Keamanan Nasional Filipina Hermogenes Esperon membicarakan manuver China di wilayah bersengketa itu lewat telepon pada Rabu (31/3).

Filipina menganggap kehadiran ratusan kapal Tiongkok di perairan itu sebagai sebuah ancaman.

Filipina juga telah mengirim sejumlah jet tempur ke terumbu karang Whitsun yang dianggap masuk ke dalam Zona Eksklusif Ekonomi mereka untuk menggertak kapal-kapal itu.

Manila meyakini kapal-kapal itu diawaki oleh milisi maritim.

Gedung Putih mengatakan bahwa Amerika Serikat dan Filipina akan terus berkoordinasi erat dalam menanggapi tantangan di Laut China Selatan.

“Sullivan menggarisbawahi bahwa Amerika Serikat mendukung sekutu Filipina kami dalam menegakkan tatanan maritim internasional berbasis aturan, dan menegaskan kembali penerapan Perjanjian Pertahanan Bersama AS-Filipina di Laut China Selatan,” kata Gedung Putih dikutip dari Reuters.

Sebelumnya Kanada, Australia, Jepang juga telah menyuarakan keprihatinan atas manuver China itu.

China sendiri telah memberikan pernyataan soal keberadaan kapal-kapal nelayan mereka di perairan itu.

Menurut mereka, 200 kapal nelayan itu melego jangkar di kawasan gugus karang Whitsun diLaut China Selatan dekat Filipina akibat cuaca buruk. China juga menyebut tidak ada milisi di dalam kapal itu.

Beijing memang terlibat sengketa wilayah di Laut China Selatan dengan sejumlah negara ASEAN, termasuk Filipina.

Pada 2016 lalu, Filipina pun menggugat China atas klaim historisnya di perairan itu ke Pengadilan Arbitrase Permanen (PCA).

Meski Filipina memenangkan gugatannya, China tetap berkeras mengklaim hak historis atas perairan yang menjadi jalur perdagangan utama itu.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying juga telah mengatakan bahwa gugus karang Whitsun adalah bagian dari Kepulauan Spratly yang diklaim sebagai wilayah kedaulatan pemerintah China.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

MAN Blangpidie Adakan Acara Perpisahan Siswa dan Wisuda Tahfiz

Next Post

Penyakit Otak Misterius Serang Kanada, Pasien Hilang Ingatan

Next Post
Penyakit Otak Misterius Serang Kanada, Pasien Hilang Ingatan

Penyakit Otak Misterius Serang Kanada, Pasien Hilang Ingatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Magister Kesehatan Masyarakat FK-USK Kunjungi PT PIM, Perkuat Sinergi Kampus dan Industri

Magister Kesehatan Masyarakat FK-USK Kunjungi PT PIM, Perkuat Sinergi Kampus dan Industri

22/10/2026
Wakili Abdya, Penggerak HAM Suak Nibong Ikuti Rakor Nasional Desa Sadar HAM

Wakili Abdya, Penggerak HAM Suak Nibong Ikuti Rakor Nasional Desa Sadar HAM

22/10/2026
Hari Santri 2026, Pemkab dan Kemenag Pidie Jaya Satukan Langkah Perkuat Peran Santri

Hari Santri 2026, Pemkab dan Kemenag Pidie Jaya Satukan Langkah Perkuat Peran Santri

22/10/2026
Blangpidie Gelar Bimtek RPJMG 2023-2028, Ini Kata Camat Meyza

Blangpidie Gelar Bimtek RPJMG 2023-2028, Ini Kata Camat Meyza

22/10/2026
Dr. Nurkhalis: Kekerasan Seksual di Kampus Berakar pada Relasi Kuasa

Dr. Nurkhalis: Kekerasan Seksual di Kampus Berakar pada Relasi Kuasa

22/10/2026

Terpopuler

Dishub Aceh dan BMKG Perkuat Koordinasi Informasi Cuaca untuk Keselamatan Transportasi

Dishub Aceh dan BMKG Perkuat Koordinasi Informasi Cuaca untuk Keselamatan Transportasi

21/10/2026

Lagi, Azhari Cage Bawa Pulang Jenazah Warga Paya Bakong yang Meninggal di Malaysia

PB 2M Cup-II Masuki Delapan Besar, Semifinal Sabtu dan Final Minggu

PWPM Aceh Akan Laksanakan Rapimwil dan BAM 23 Oktober, Zul Hafiyan Ajak Semua PDPM Ikut Serta Menyukseskan

1,04 Kg Sabu dan 15 Perkara Inkracht: Potret Keras Peredaran Narkotika di Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com