BLANGPIDIE – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Aceh Barat Daya, Drs Salihin Mizal meminta pihak sekolah Madrasah diseluruh Kecamatan dalam Wilayah Kabupaten Abdya untuk meningkatkan kemampuan siswa menghafal Alquran.
Hal tersebut disampaikan oleh Kankemenag pada acara perpisahan siswa MAN Abdya dan Wisuda Tahfiz Kelas III di jalan Mohd. Syarif No. 38, Meudang Ara Kecamatan Blangpidie, Rabu (31/03/2021).
“Alhamdulillah, program Kemenag dalam satu hari, satu ayat dihafal sudah berjalan dengan baik. Dan ini harus selalu dipertahankan,” kata Salihin Mizal.
Disampaikan juga bahwa, para siswa Madrasah di Abdya wajib menghafal Juz 30 sampai akhir.
“Inilah madrasah sekolah yang berbasis agama. Kami ingin mensinkronisasikan program masyarakat yang Islami yakni mampu baca Alquran,” ucap Salihin.
Ia juga menjelaskan alasan kenapa program ini diciptakan. Karena setelah tamat dari Madrasah, kalau ingin menjadi Imam di tingkat Gampong (Desa) sudah sangat mantap dengan mampu menghafal Alquran minimal 3 Juz.
Terkait program Tahfidh, menurutnya, sudah berjalan dengan sangat baik dan akan terus bergulir bersama Dewan Guru yang ada.
Pada kesempatan itu, Kepala Kemenag Abdya juga menguji satu persatu siswa yang mampu menghafal Alquran. Bahkan beliau juga membagikan hadiah kepada siswa yang mampu menyambung setiap ayat yang dibacakan oleh Kepala Kemenag.
Sementara itu, Kepala MAN Abdya
Syamsullizarmi mengharapkan kepada siswa yang sudah lulus dan akan melanjutkan ke berbagai Perguruan Tinggi agar menjaga nama baik Madrasah. Jangan sampai di Perguruan Tinggi nanti bisa membuat malu Madrasah.
“Jaga nama baik kami para guru kalian dan Madrasah kita, jangan lupakan orang tua,” ucapa Syamsul.
Ia juga meminta maaf dan berterimakasih kepada Wali Murid yang telah menitipkan anak-anaknya pada Madrasah yang terakreditasi A dengan nomor npsn 10114239 itu.
Hari ini kami melepas kalian karena tiga tahun yang lalu anak-anak kami siswa siswi semua diantar kemari oleh orang tuanya masing-masing. Selama tiga tahun itu juga kami mengajar, kadang ada kekurangan dan tidak dapat memuaskan hajat dan keinginan para wali murid, kami minta maaf,” imbuh Syamsul.
Reporter: Rusman










