Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Olahraga

Swedia Undang Tim Walking Football Aceh Wakili Indonesia

Admin1 by Admin1
14/04/2021
in Olahraga
0
Swedia Undang Tim Walking Football Aceh Wakili Indonesia

Banda Aceh – Tim Walking Football Aceh akan melakoni pertandingan Internasional di Swedia. Tim Aceh sendiri diundang mewakili Indonesia pada laga yang direncanakan digelar September nanti.

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman dipanggil memperkuat Aceh mewakili Indonesia di ajang tersebut.
“Iya, Alhamdulillah saya dipanggil memperkuat Aceh mewakili Indonesia pada pertandingan Walking Football di Swedia,” ujar Aminullah, Rabu (14/4/2021) di Banda Aceh.

Bersama Aminullah, bintang-bintang sepakbola yang berusia 50 tahun ke atas juga ikut dipanggil. Terdapat sejumlah nama bintang-bintang sepakbola Aceh yang pernah bersinar saat memperkuat Persiraja, seperti Tarmizi Rasyid, Dahlan Jalil dan M Nur juga ikut dipanggil.

Kemudian dipanggil juga Sugiar mantan kiper PSMS Medan, Ade Zulfadli mantan Medan Jaya/Aceh Putra Galatama dan Bachtiar Juli yang pernah menjadi idola publik PSP Padang.

Bintang-bintang Tanah Rencong yang pernah jaya di masanya ini akan bergabung bersama sejumlah bintang timnas bertanding di Swedia.

Event Walking Football di Swedia nanti, dilaporkan akan diikuti timnas Brazil. Bintang piala dunia tahun 1994, Romario dan bintang Madrid era Los Galacticos, Roberto Carlos dipastikan akan tampil memperkuat negaranya.

Sebagaimana diketahui Walking Football merupakan olahraga turunan dari sepakbola. Olahraga ini diciptakan untuk pemain yang berusia 50 tahun keatas. Tujuannya pesepakbola veteran tetap bisa merasakan kegembiraan bermain sepak bola, tanpa takut kelelahan karena permainan ini tidak boleh menggunakan kecepatan berlari.

Di Aceh sendiri, Walking Football telah diperkenalkan ke publik pada Juni 2020 lalu di Stadion H Dimurthala Lampineung.

Saat itu, launching dilakukan oleh Wali Kota Aminullah bersama Presiden Internasional Walking Football Federation (IWFF) Indonesia, Muzakir Manaf (Mualem) dan Vice President IWFF, Rusli Bintang.[]

Previous Post

[Opini] Saatnya yang Muda Ambil Peran

Next Post

Kemenag Aceh Dukung Kebijakan Pemda Terkait Syiar dan Ibadah Ramadan

Next Post
Kemenag Aceh Ingatkan Jajaran Tentang Penguatan Database

Kemenag Aceh Dukung Kebijakan Pemda Terkait Syiar dan Ibadah Ramadan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

GerPALA Dukung Bupati Aceh Selatan Hapus Kavling Pokir DPRK 2027, Selama Ini Dewan Dinilai Kurang Produktif

GerPALA Dukung Bupati Aceh Selatan Hapus Kavling Pokir DPRK 2027, Selama Ini Dewan Dinilai Kurang Produktif

04/08/2026
Polda Sumut Duga Eks Istri Polisi di Medan Ambil Senpi di Tas

Polda Sumut Duga Eks Istri Polisi di Medan Ambil Senpi di Tas

04/08/2026
Maroko Buka Suara soal Ribuan Warganya Terobos Masuk Ceuta Spanyol

Maroko Buka Suara soal Ribuan Warganya Terobos Masuk Ceuta Spanyol

04/08/2026
Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

03/08/2026
Peukan Bada Terima 11,1 Ton Bantuan Ikan Segar dari DKP Aceh

Peukan Bada Terima 11,1 Ton Bantuan Ikan Segar dari DKP Aceh

03/08/2026

Terpopuler

Dari Atu Singkih ke Lembah Tidar: Alumnus Al Zahrah Lulus Akmil Setelah 3 Kali Gagal

Dari Atu Singkih ke Lembah Tidar: Alumnus Al Zahrah Lulus Akmil Setelah 3 Kali Gagal

02/08/2026

Di Tengah Tuntutan Dua Bulan Penjara, IKA Unigha Desak Restorative Justice untuk Dua Mahasiswa

Swedia Undang Tim Walking Football Aceh Wakili Indonesia

Jaksa Masuk Inspektorat Pidie Jaya, Advokat: Legalitas Bukan Jaminan Pengawasan Bebas Intervensi

Jaksa Aktif Duduki Irban Khusus Pidie Jaya, Publik Menanti Ketegasan Pengawasan dan Akuntabilitas Kelola Daerah

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com