Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

WHO Ungkap Lonjakan Kasus Corona, Dunia Diminta Jangan Lengah

Admin1 by Admin1
14/04/2021
in Internasional
0

Jakarta – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan situasi pandemi belum berakhir dan jumlah kasus infeksi dan kematian akibat virus corona di dunia justru meningkat.

WHO mencatat jumlah kematian akibat Covid-19 selama empat pekan meningkat. Begitu juga dengan lonjakan kasus yang naik dalam tujuh pekan terakhir.

Kepala Teknis WHO, Maria van Kerkhove, mengatakan pekan lalu tercatat 4,4 juta infeksi Covid-19 secara global. Ia juga menyampaikan keprihatinannya tentang tren kasus global itu.

“Ini bukanlah situasi yang kami inginkan dalam 16 bulan selama pandemi, yang mana kami telah membuktikan langkah-langkah pengendalian. Ini waktunya setiap orang harus memeriksa kenyataan tentang apa yang perlu kami lakukan,” katanya dalam konferensi pers, seperti dikutip CNN.

Menurut penuturan Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, beberapa negara di Asia dan Timur Tengah telah mengalami peningkatan kasus infeksi corona yang signifikan.

Ia menyebut kebingungan, kepuasan diri dan inkonsistensi tindakan di tengah masyarakat menjadi faktor utama lonjakan kasus.

Lonjakan kasus itu terjadi, meski lebih dari 78 juta dosis vaksin corona diberikan di seluruh dunia. Tedros mengungkapkan walaupun vaksin merupakan salah satu cara meredam pandemi, tetapi bukan satu-satunya langkah untuk menekan lonjakan kasus.

Tedros menekankan bahwa langkah-langkah kesehatan masyarakat yakni pemakaian masker, menjaga jarak, ventilasi, kebersihan tangan, pengawasan, pengujian, penelusuran dan isolasi dapat menghentikan infeksi virus corona dan menyelamatkan nyawa.

“Diperlukan pendekatan yang konsisten, terkoordinasi dan komprehensif,” ujarnya.

Jumlah kasus infeksi Covid-19 di India selama sepekan terakhir menjadi yang tertinggi sepanjang pandemi. Padahal di di saat bersamaan negara berpenduduk hampir 1,4 miliar orang ini menggelar program vaksinasi.

Negara itu melaporkan 161.736 kasus infeksi baru virus corona pada Selasa lalu. Angka itu menurun setelah enam hari berturut-turut mengalami kenaikan, menurut penghitungan CNN berdasarkan data Kementerian Kesehatan India.

Total kasus Covid-19 di India mencapai lebih dari 13,5 juta, tertinggi kedua setelah Amerika Serikat dengan hampir 170 ribu kematian.

Iran yang memiliki jumlah kasus dan kematian tertinggi di Timur Tengah memasuki gelombang keempat pandemi pada pekan lalu.

Menurut laporan Kementerian Kesehatan Iran, jumlah kasus Covid-19 di negara itu mencapai 2 juta orang sejak awal pandemi, dengan lebih dari 4.200 pasien saat ini dirawat di ruang perawatan intensif.

Di Brasil, penyebaran kasus virus corona semakin tidak terkendali. Pada Selasa kemarin, 4.195 orang meninggal dalam kurun 24 jam. Mereka menyebut itu merupakan hari paling mematikan akibat pandemi di negara itu.

Sementara negara bagian Sao Paulo dan kota Rio de Janeiro merupakan kota dengan tingkat kematian paling tinggi akibat Covid-19. Pemerintah kedua wilayah justru melonggarkan pembatasan pergerakan pada Senin (12/4) lalu.

Pemerintah negara bagian Sao Paulo kembali mengizinkan kegiatan belajar mengajar di sekolah, olahraga dengan menunjukkan tingkat keterisian rumah sakit di kedua negara bagian tersebut turun dari 90,5 persen menjadi 88,6 persen.

Sementara itu, di kota Rio de Janeiro, tingkat keterisian ruang perawatan intensif lebih tinggi, yakni 92 persen. Namun, Walikota Rio de Janeiro, Eduardo Paes, tetap memutuskan untuk melonggarkan pembatasan.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Polantas Lhokseumawe Bagikan Sembako Kepada Masyarakat Kurang Mampu

Next Post

BPOM Tak Masalah Uji Vaksin Nusantara untuk Penelitian

Next Post
BPOM Tak Masalah Uji Vaksin Nusantara untuk Penelitian

BPOM Tak Masalah Uji Vaksin Nusantara untuk Penelitian

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mengeja Arti Persaudaraan dari Dapur Kenduri Maulid

Mengeja Arti Persaudaraan dari Dapur Kenduri Maulid

24/08/2026
Vokalis Seuramoë Reggae Teuku Andie Meninggal Dunia

Vokalis Seuramoë Reggae Teuku Andie Meninggal Dunia

24/08/2026
Wali Kota Serahkan Dokumen RKUA PPAS Perubahan ke DPRK Banda Aceh

Wali Kota Serahkan Dokumen RKUA PPAS Perubahan ke DPRK Banda Aceh

24/08/2026
Pemkab Aceh Besar Distribusikan Air ke Sawah Terdampak Kekeringan

Pemkab Aceh Besar Distribusikan Air ke Sawah Terdampak Kekeringan

24/08/2026
Al-Farlaky Pimpin Rapat Percepatan Huntap, Tekankan Data Akurat dan Kualitas Pembangunan

Al-Farlaky Pimpin Rapat Percepatan Huntap, Tekankan Data Akurat dan Kualitas Pembangunan

24/08/2026

Terpopuler

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

23/08/2026

Para Sekda Loyalis yang ‘Tumbang’ di Tahun Kedua Mualem-Dekfad

WHO Ungkap Lonjakan Kasus Corona, Dunia Diminta Jangan Lengah

Presiden atau Gubernur Yang Berhentikan Sekda?

Vokalis Seuramoë Reggae Teuku Andie Meninggal Dunia

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com