Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Hiburan

Ibu Meninggal Akibat Covid-19, Tompi Sentil Fasilitas Minim di Lhokseumawe

Admin1 by Admin1
16/05/2021
in Hiburan
0
Ibu Meninggal Akibat Covid-19, Tompi Sentil Fasilitas Minim di Lhokseumawe

Tompi [Suara.com/Evi Ariska]

LHOKSEUMAWE – Penyanyi Tompi akhirnya mengungkap wafatnya sang ibu, Safira pada 23 April 2021. Rupanya ibu dari personel Trio Lestari ini wafat karena Covid-19.

Vonis Covid-19 ini tak lama setelah ibu Tompi pulang dari Jakarta ke Lhokseumawe, Aceh. “Setelah dicek Covid, positif,” jelas Tompi.

Tak mau menunggu lama, Tompi menghubungi beberapa teman agar sang ibu dirawat di rumah sakit. Sebab saturasinya menurun dari 98 menjadi 94.

“Habis sahur itu, saya langsung koordinasi dengan beberapa teman di Medan, Banda Aceh untuk ibu saya dirawat,” kata penyanyi yang juga dokter bedah ini.

Rupanya, butuh waktu lebih dari 10 jam untuk tim rumah sakit di sana menyiapkan ambulans untuk ibunda Tompi.

“Saya ngomong dari jam 6 pagi. Tapi ambulans baru ready hampir jam empat sore. Bayangin gapnya begitu lama,” ucap Tompi.

Di waktu itu pula Tompi hendak berangkat dari Jakarta menuju Medan. Karena rencananya sang ibu akan dirawat di daerah tersebut.

“Allah kasih waktunya segitu. Baru naik ambulans, saturasi turun, dalam keadaan tenang, senyap, ibu saya berpulang,” kenang pelantun “Sedari Dulu” ini.

Berkaca pada kejadian ini, Tompi pun sedikit menyentil fasilitas kesehatan terutama yang berada di Lhokseumawe, Aceh.

“Lhokseumawe PCR cuma bisa dilaksanakan dua kali seminggu. Padahal dalam kondisi Covid-19 itu Satgas bekerja tujuh hari dalam seminggu,” ujar Tompi.

Bukan hanya itu, tenaga kesehatan di sana pun terbatas. Belum lagi alat-alat yang tak menunjang perawatan di beberapa rumah sakit.

“Kita harus marah-marah dulu, punya koneksi, baru bisa. Itupun pas ibu saya mau cek, labnya nggak bisa, nggak support,” terang lelaki 42 tahun ini.

Sentilan yang disampaikan Tompi bukan dimaksudnya untuk menjelek-jelekan fasilitas kesehatan maupun tenaga medis. Tapi untuk meningkatkan kualitas kedepannya.

“Di luar Jakarta, pulau Jawa, fasilitas kesehatan kita masih menjadi PR besar. Cukup ibu saya yang menjadi korban,” tuturnya.

Maka merujuk pada kejadian itu, Tompi berharap semua lapisan masyarakat sadar untuk menjaga protokol kesehatan. Hal itu demi mengurangi angka kasus Covid-19.

“Negara kita nggak sanggup. Jumlah dokter sedikit, intensif yang nggak turun, membuat mereka makin males bekerja. Jadi satu-satunya cara selamat, semua harus saling menjaga,” pinta Tompi.

Sumber: suara.com

Previous Post

Gubernur Jemput Kedatangan Menteri Investasi di Aceh

Next Post

Lebaran, Pertamina Aceh Naikkan Pasokan Elpiji 12 Persen

Next Post
Lebaran, Pertamina Aceh Naikkan Pasokan Elpiji 12 Persen

Lebaran, Pertamina Aceh Naikkan Pasokan Elpiji 12 Persen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Wakili Peukan Bada, Guru Al Zahrah Ini Juara Qiraah Sab’ah MTQ Aceh Besar 2026

Wakili Peukan Bada, Guru Al Zahrah Ini Juara Qiraah Sab’ah MTQ Aceh Besar 2026

31/10/2026
Ketua YARA Safaruddin Raih Penghargaan Pembela dan Pejuang HAM pada JAB Award 2026 ‎

Ketua YARA Safaruddin Raih Penghargaan Pembela dan Pejuang HAM pada JAB Award 2026 ‎

31/10/2026
Partai Aceh Dorong Kader Adaptif, 91 Peserta Ikuti Seminar Penguatan Ideologi dan Kepemimpinan

Partai Aceh Dorong Kader Adaptif, 91 Peserta Ikuti Seminar Penguatan Ideologi dan Kepemimpinan

31/10/2026
Dinkes Banda Aceh Periksa Kesehatan Lingkungan Asrama Haji Jelang Embarkasi

Dinkes Banda Aceh Periksa Kesehatan Lingkungan Asrama Haji Jelang Embarkasi

31/10/2026
Bupati Aceh Tamiang Hadiri Pelantikan Pengurus Front PETA Periode 2026 – 2031

Bupati Aceh Tamiang Hadiri Pelantikan Pengurus Front PETA Periode 2026 – 2031

31/10/2026

Terpopuler

Sat Reskrim Polres Abdya Amankan Penimbun 240 Liter Solar Subsidi di Babahrot

Sat Reskrim Polres Abdya Amankan Penimbun 240 Liter Solar Subsidi di Babahrot

30/10/2026

Ohku, Sengketa Tanah Wakaf Memanas, Warga Pasang Spanduk Larangan di MAN 1 Pidie Jaya

Sengketa Tanah Wakaf Masjid At-Taqwa Pidie Jaya: Sertifikat MAN 1 Digugat, Pembangunan Diminta Berhenti

Absen di Apel dan Sumpah Pemuda, Bos J Sentil Wabup Pidie Jaya: Jabatan Bukan Sekadar Simbol

26 Peserta Peukan Bada Masuk Final MTQ Ke-35 Kabupaten Aceh Besar

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com