Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Remaja Australia Berhasil Cegah Ekspansi Tambang Batubara

Admin1 by Admin1
30/05/2021
in Internasional
0
Remaja Australia Berhasil Cegah Ekspansi Tambang Batubara

Ilustrasi tambang batu bara. (REUTERS/UMIT BEKTAS)

Jakarta – Sekelompok remaja yang mengajukan gugatan untuk mencegah ekspansi sebuah perusahaan tambang batu bara di Australia telah mendapatkan kemenangannya tengah pekan ini.

Pengadilan menyepakati gugatan para remaja sekolah kelas menengah tersebut bahwa ekspansi proyek tersebut dapat berakibat pada kerusakan iklim.

Para remaja–yang terdiri atas delapan siswa kelas menengah dan disokong aktivis–itu melakukan gugatan perwakilan kelompok (class action) terhadap perusahaan tambang batu bara pemerintah Australia yang berencana memperluas proyeknya di dekat Sydney.

Hakim federal memutuskan pemerintah harus memperhitungkan kerusakan yang akan dilakukan proyek terhadap kesehatan, kekayaan, dan kesejahteraan kelompok.

“Menteri memiliki kewajiban untuk berhati-hati agar tidak menyebabkan cedera pribadi pada anak-anak ketika memutuskan … untuk menyetujui atau tidak menyetujui proyek perpanjangan,” ujar Hakim Mordy Bromberg seperti dikutip dari AFP, Sabtu (29/5).

Dalam keputusannya, Bromberg menerima bukti dari ahli soal dampak mengerikan tentang masa depan yang suram di planet yang memanas.

Ia mengatakan, “Apa yang secara adil dapat digambarkan sebagai ketidakadilan antargenerasi terbesar yang pernah ditimbulkan oleh satu generasi manusia ke generasi berikutnya.”

“Bukan hanya kerentanan anak-anak yang menurut saya kuat berpotensi. Itu juga kepolosan mereka. Mereka tidak bertanggung jawab atas kesulitan tak tertandingi yang mereka hadapi sekarang,” imbuhnya.

Salah satu remaja penggugat, Ava Princi (17) mengatakan keputusan pengadilan itu adalah kemenangan pertama bagi para anak-anak muda yang seharusnya menjadi inspirasi aksi-aksi ke depannya.

“Ini adalah sebuah keputusan penting yang menjadi pijakan. Ini adalah pertama kalinya hukum pengadilan, di mana pun di dunia, mengakui bahwa seorang menteri pemerintahan memiliki tugas untuk menjaga dan melindungi anak-anak muda dari bencana akibat perubahan iklim,” katanya.

“Saya berharap kasus ini menginspirasi lebih banyak dari kita, di mana pun di dunia, untuk mendorong pengurangan emisi karbon yang lebih kuat, lebih cepat, dan lebih luas,” imbuh Princi.

Ia menyatakan tindakannya bersama rekan-rekannya di sana itu harus menjadi pijakan menuntut para orang dewasa bertindak lebih bijak untuk masa depan bumi.

Princi yang bersama kelompok aktivis lain membuat gerakan School Strike 4 Climate. Ia mengaku aksi itu terinpirasi dari siswa SD yang menjadi pengampanye lingkungan asal Swedia, Greta Thunberg.

Pekan lalu, ribuan warga Australia–terutama pelajar–berdemonstrasi menuntut kebijakan promencegah perubahan iklim di negara kanguru tersebut.

Pendapat Pertama Pengadilan
Menanggapi putusan tersebut, para pakar hukum menilainya sangat penting karena untuk pertama kalinya pengadilan menerima kesaksian ahli tentang potensi besar dampak perubahan iklim pada generasi muda, dan kewajiban pemerintah untuk mempertimbangkan dampak tersebut dalam mempertimbangkan proyek bahan bakar fosil baru.

Meskipun demikian, di tingkat global, itu bukanlah kemenangan pertama. Sebelumnya, pada Rabu l(26/5) lalu, engadilan Belanda memerintahkan kepada perusahaan energi Shell untuk memangkas emisi karbon sebanyak 45 persen hingga 2030 mendatang. Putusan pengadilan itu dinilai menjadi tonggak dan terobosan bagi gugatan yang diajukan kelompok pecinta lingkungan.

Sementara itu atas putusan hakim di pengadilan Australia tersebut, maka nasib proyek ekstensi tambang batu bara yang diprakarsai Whitehaven itu belum diputuskan lagi.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Tanggul Jembatan Lhok Pawoh Kecamatan Manggeng Ambruk

Next Post

Jerman Investigasi Pusat Tes Covid terkait Kecurangan

Next Post
Jerman Investigasi Pusat Tes Covid terkait Kecurangan

Jerman Investigasi Pusat Tes Covid terkait Kecurangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Panas dan Angin Kencang Berpotensi Perluas Karhutla di Aceh

Petugas Masih Berupaya Padamkan Karhutla di Nagan Raya

14/06/2026
PPIH Maksimalkan Layanan Debarkasi Sambut Kepulangan Jamaah Haji Aceh

PPIH Maksimalkan Layanan Debarkasi Sambut Kepulangan Jamaah Haji Aceh

14/06/2026
ASDP Prioritaskan Pemulihan Korban dan Evaluasi Menyeluruh Pasca Insiden KMP Aceh Hebat 2

ASDP Prioritaskan Pemulihan Korban dan Evaluasi Menyeluruh Pasca Insiden KMP Aceh Hebat 2

14/06/2026
Illiza Besuk Korban Letupan KMP Aceh Hebat 2 di RSUZA

Illiza Besuk Korban Letupan KMP Aceh Hebat 2 di RSUZA

14/06/2026
Kakanwil Kemenag Aceh Dorong Percepatan Pembangunan Gedung MIN 5 Pidie Jaya

Kakanwil Kemenag Aceh Dorong Percepatan Pembangunan Gedung MIN 5 Pidie Jaya

14/06/2026

Terpopuler

Di Balik WTP, BPK Bongkar Dana BOSP Rp312 Juta Bermasalah di Pidie Jaya

Di Balik WTP, BPK Bongkar Dana BOSP Rp312 Juta Bermasalah di Pidie Jaya

12/06/2026

Remaja Australia Berhasil Cegah Ekspansi Tambang Batubara

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

Polhukab IPELMASRA Tolak Tambang Beutong Ateuh

Ohku, Wabup Pidie Jaya Absen di Paripurna HUT ke-19, Ada Apa Dibalik Ketidakhadirannya?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com