Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Pilu Penantian 9 Tahun Calon Jemaah Haji Berujung Kecewa

Admin1 by Admin1
05/06/2021
in Nasional
0

Jakarta – Sri Arwita tak bisa memendam kesedihanya ketika melihat siaran langsung di YouTube saat Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, mengumumkan pembatalan pengiriman jamaah haji pada tahun ini.

“Ya, Allah. Batal lagi,” celetuknya ketika melihat Yaqut mengumumkan pembatalan haji tahun ini.

Kesedihan dan kekecewaan Wita sangat beralasan. Calon jemaah haji asal Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, ini harus menelan pil pahit kedua kalinya karena tak bisa menunaikan ibadah haji ke tanah suci tahun ini.

Tahun lalu, ia dan suaminya, Ahmad, juga gagal berangkat karena pemerintah tak memberangkatkan jemaah haji akibat pandemi Covid-19.

Mereka berdua seharusnya masuk dalam kloter jemaah yang diberangkatkan pemerintah pada ibadah haji 1441 Hijriah/2020 lalu. Ia bercerita sudah menunggu selama delapan tahun untuk berangkat haji ke tanah suci.

“Ya jadi nunggu 10tahunini totalnya karena tahun ini enggak berangkat, karena dua tahun ini enggak jadi berangkat,” kata dia kepada CNNIndonesia.com.

Wita mengaku sedih dan kecewa berat terhadap keputusan pemerintah saat ini. Ia mengaku sempat optimistis akan berangkat haji pada tahun ini.

Pelbagai persiapan sudah ia lakukan. Persiapan perlengkapan, pelunasan biaya haji, akomodasi, hingga melakukan vaksin virus corona sebanyak dua dosis dijalaninya sebagai ikhtiar menuju tanah suci.

“Kan kita soal umur belum tahu lagi. Udah satu tahun ditunda, tahun ini harapan berangkat, eh ditunda lagi, ditunda lagi. Katanya Covid lah, apalah. Gimana lagi. Ya, akhirnya kecewa dan sedih,” tutur Wita.

Wita sendiri mengaku siap untuk berangkat ke tanah suci tahun ini meski dalam masa pandemi. Ia mengaku sudah pasrah dan menyerahkan diri kepada Allah SWT demi menjalani rukun Islam kelima tersebut.

Terlebih lagi, pemerintah sudah melakukan vaksin bagi para calon jemaah haji, menambah keyakinannya untuk pergi ke tanah suci.

“Ya, saya siap aja. Kalau berangkat, kita pasrah aja. Dan sudah di vaksin juga, dengan harapan udah divaksin, berangkat. Mau aja,” ucapnya.

Selain itu, Wita mengatakan bahwa pihak Kemenag setempat juga sampai saat ini belum memberi informasi soal pembatalan keberangkatan haji. Ia mengaku hanya tahu dari televisi.

Ia pun masih menaruh harapan kepada pemerintah agar tahun depan bisa mengupayakan jemaah haji Indonesia berangkat ke tanah suci. Ia mengaku tak akan menarik biaya haji yang sudah dibayarkan, dengan harapantahun2022 mendatang bisa berangkat ke Saudi.

“Semoga haji akan datang jangan gagal lagi. Kasihan juga di belakang kami sudah banyak mengharap-harap. Antrean di belakang kami mengharap sekali. Ini mau berangkat jadi tertunda,” katanya.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Myanmar Lockdown Kota yang Berbatasan dengan India

Next Post

48 Gempa Bumi Guncang Sumut dan Aceh Pekan Ini

Next Post
Gempa 5.0 Magnitudo Getarkan Meulaboh

48 Gempa Bumi Guncang Sumut dan Aceh Pekan Ini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

08/06/2026
Panas dan Angin Kencang Berpotensi Perluas Karhutla di Aceh

Januari hingga 6 Juni 2026, Aceh Alami Kerugian Rp34,7 Miliar Akibat Karhutla

08/06/2026
Terbukti Tilep Rp1,1 Miliar, Eks Bendahara DPMG-PKB Bireuen Divonis 6 Tahun Penjara

Terbukti Tilep Rp1,1 Miliar, Eks Bendahara DPMG-PKB Bireuen Divonis 6 Tahun Penjara

08/06/2026
Pesantren Modern Al Zahrah Tingkatkan Kompetensi Guru Asuh melalui Program Penguatan Tahsin

Pesantren Modern Al Zahrah Tingkatkan Kompetensi Guru Asuh melalui Program Penguatan Tahsin

08/06/2026
Jendela Masjid Al-Muttaqin Bener Meriah Rusak Usai Gempa 4,2 Magnitudo

Jendela Masjid Al-Muttaqin Bener Meriah Rusak Usai Gempa 4,2 Magnitudo

08/06/2026

Terpopuler

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

06/06/2026

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

Nyan, Bupati Pidie Jaya Perintahkan Pendataan Anak Putus Sekolah, Sekolah Rakyat Jadi Instrumen Putus Rantai Kemiskinan

Pilu Penantian 9 Tahun Calon Jemaah Haji Berujung Kecewa

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com