Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Seorang Pawang Terluka Usai Diseluduk Gajah Liar

Admin1 by Admin1
16/06/2021
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Seekor gajah liar dilaporkan menyerang seorang pemuda yang bekerja sebagai asisten mahout alias serati (pengendali gajah) di Conservation Respon Unit (CRU) Cot Girek, Aceh Utara, Selasa (15/6/2021). Pemuda tersebut juga dilaporkan terluka yang menyebabkannya harus dirawat di rumah sakit.

Sebelum kejadian, pemuda bernama Rizki (21) itu hendak memindahkan gajah jinak. Ketika sedang melepas rantai gajah, tiba-tiba seekor gajah liar menyeruduknya dari belakang.

Pemuda itu terjatuh akibat serangan tersebut. Dia berusaha melarikan diri sambil berteriak meminta tolong hingga salah satu pekerja di CRU tersebut mendengar teriakannya.

“Korban diselamatkan oleh rekannya sambil berteriak meminta gajah liar tersebut pergi meninggalkan mereka. Pada saat itulah gajah liar itu pergi meninggalkan korban bersama seorang rekannya,” terang Kapolsek Cot Girek Ipda Suherman dalam keterangan yang diterima Liputan6.com, Selasa sore (15/6/2021).

Pemuda tersebut segera dilarikan ke RS Klinik Cut Meutia PTPN 1 Cot Girek untuk mendapatkan pertolongan. Karena serangan tersebut, dia dilaporkan mengalami luka akibat tertusuk gading gajah di bagian lengan kanan.

“Dengan kedalaman diperkirakan 10 sentimeter dan lebar 5 sentimeter. Luka lecet di bagian kaki, dan mengalami sesak,” jelas Suherman.

Tentunya tidak ada keterangan mengenai apa penyebab hewan itu menyerang pemuda tersebut. Gajah sendiri merupakan hewan yang dilindungi oleh undang-undang karena terancam punah akibat masifnya perburuan terhadap gading mamalia besar tersebut.

Sumber: liputan6.com

Previous Post

Tiga Kabupaten Kota di Aceh Masih Berstatus Zona Merah Covid-19

Next Post

Residivis Copet Handphone Diciduk Polisi di Aceh Utara

Next Post
Residivis Copet Handphone Diciduk Polisi di Aceh Utara

Residivis Copet Handphone Diciduk Polisi di Aceh Utara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Delapan Hektare Hutan di Blang Bintang Terbakar

Delapan Hektare Hutan di Blang Bintang Terbakar

24/08/2026
Bupati Aceh Tamiang Tegaskan Pemulihan Pascabencana Butuh Kerja Sama Berbagai Elemen

Bupati Aceh Tamiang Tegaskan Pemulihan Pascabencana Butuh Kerja Sama Berbagai Elemen

24/08/2026
Dosen FKIP USK Wakili Aceh di MTQ KORPRI Nasional 2026

Dosen FKIP USK Wakili Aceh di MTQ KORPRI Nasional 2026

24/08/2026
Peringati HUT, DPW PAN Santuni 1.834 Anak Yatim se Aceh

Peringati HUT, DPW PAN Santuni 1.834 Anak Yatim se Aceh

24/08/2026
Momentum Maulid, Ketua DPRK Serukan Konsolidasi Umat Dalam Menghalau Penyakit Sosial di Banda Aceh

Momentum Maulid, Ketua DPRK Serukan Konsolidasi Umat Dalam Menghalau Penyakit Sosial di Banda Aceh

24/08/2026

Terpopuler

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

23/08/2026

Para Sekda Loyalis yang ‘Tumbang’ di Tahun Kedua Mualem-Dekfad

Presiden atau Gubernur Yang Berhentikan Sekda?

Dr. Safaruddin Bawa Tim Sepak Bola Kodim Abdya Sebagai Juara Piala Pangdam IM Cup Tahun 2026

Seorang Pawang Terluka Usai Diseluduk Gajah Liar

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com