Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Parah, Keluarga di Aceh Besar Ini 10 Tahun Tinggal di Gubuk Reot

Admin1 by Admin1
16/07/2021
in Nanggroe
0
Parah, Keluarga di Aceh Besar Ini 10 Tahun Tinggal di Gubuk Reot

Foto iNews.id/Taufan Mustafa

DARUL IMARAH- Amir ZR (60) bersama seorang istri dan tujuh orang anaknya menempati gubuk reot kecil di Dusun Cot Rangkang, Desa Gue Gajah, Darul Imarah, Aceh Besar.

Kawasan tersebut merupakan daerah rawan banjir di Aceh Besar.

Amir sekeluarga ikut mengungsi ke meunasah ketika banjir melanda kawasan tersebut pada Jumat (9/7/2021). Ketika air sudah surut dalam dua hari ini, mereka kembali ke gubuk dan berupaya menyelamatkan ijazah anak.

“Yang kami khawatirkan barang berharga ijazah anak sekolah dan pakaian anak-anak sekolah,” ujar Amir, Kamis (15/7/2021).

Amir mengakui rumahnya merupakan yang paling kumuh di kawasan tersebut. Dia sudah menetap di wilayah itu hampir 10 tahun.

Meskipun air belum berangsur surut, Amir memilih untuk memboyong keluarganya kembali ke rumah. Mereka membersih-bersihkan rumah reyot yang setiap tahun selalu kebanjiran.

Keluarga Amir tidak berharap bakal menerima bantuan dari pemerintah Aceh. Sebab mereka paham untuk mendapatkan rumah tinggal layak huni harus memiliki tanah atau lahan sendiri.

Perangkat desa setempat sudah pernah mengusulkan rumah layak huni kepada keluarga ini. Namun hal tersebut tidak bisa terealisasi lantaran adanya ketentuan kepemilikan lahan itu.

Kehidupan keluarga Amir mewakili 833,91 ribu masyarakat miskin di Aceh yang hidup susah berdasarkan data BPS pada September 2020.

Meskipun memiliki dana otsus dan APBA 2021 sebesar Rp17 triliun Aceh tetap menjadi provinsi termiskin di Sumatera.

Sumber: iNews.id

Previous Post

Empat Perbatasan Aceh-Sumut Kembali Disekat Guna Cegah Corona

Next Post

Pintu Rime Gayo Kembali Jadi Sasaran Amukan Gajah

Next Post

Pintu Rime Gayo Kembali Jadi Sasaran Amukan Gajah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mengeja Arti Persaudaraan dari Dapur Kenduri Maulid

Mengeja Arti Persaudaraan dari Dapur Kenduri Maulid

24/08/2026
Vokalis Seuramoë Reggae Teuku Andie Meninggal Dunia

Vokalis Seuramoë Reggae Teuku Andie Meninggal Dunia

24/08/2026
Wali Kota Serahkan Dokumen RKUA PPAS Perubahan ke DPRK Banda Aceh

Wali Kota Serahkan Dokumen RKUA PPAS Perubahan ke DPRK Banda Aceh

24/08/2026
Pemkab Aceh Besar Distribusikan Air ke Sawah Terdampak Kekeringan

Pemkab Aceh Besar Distribusikan Air ke Sawah Terdampak Kekeringan

24/08/2026
Al-Farlaky Pimpin Rapat Percepatan Huntap, Tekankan Data Akurat dan Kualitas Pembangunan

Al-Farlaky Pimpin Rapat Percepatan Huntap, Tekankan Data Akurat dan Kualitas Pembangunan

24/08/2026

Terpopuler

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

23/08/2026

Vokalis Seuramoë Reggae Teuku Andie Meninggal Dunia

Parah, Keluarga di Aceh Besar Ini 10 Tahun Tinggal di Gubuk Reot

Presiden atau Gubernur Yang Berhentikan Sekda?

Para Sekda Loyalis yang ‘Tumbang’ di Tahun Kedua Mualem-Dekfad

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com