BLANGPIDIE – Pasca jebol dan berhasil kaburnya 9 orang narapidana (Napi) dari Rumah Tahanan (Rutan) Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Blangpidie pada hari Jum’at (16/07). Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kakanwil Kemengkumham) Aceh Drs. Meurah Budiman, SH. MH mengkroscek aksi pelarian sejumlah narapidana dari Rutan tersebut, Sabtu (17/07/2021).
Drs. Merah Budiman, SH. MH saat didampinggi Kalapas Blangpidie Ahmad Widodo pada sejumlah awak media mengatakan bahwa kedatangan pihaknya itu merupakan sebuah usaha peninjauan kembali bagaimana cara para narapidana dapat menerobos dari pintu tiga sampai ke pintu depan kemudian berhasil keluar dari sebuah jendela.
“Tadi kami telah melakukan penguatan terhadap pegawai pengamanan, kemudian terhadap bangunan yang rusak ini segera direnovasi sehingga bisa kondusif kembali, biar tidak ada masalah lagi,” kata Meurah Budiman saat berda di Ruangan Steril Lapas Blangpidie.
Terhadap 8 orang narapidana yang belum berhasil ditangkap, pihaknya mengakui telah meminta Polres Abdya untuk melakukan osporing atau meminta menyelidiki kasus tersebut.
“Kita sedang dan akan berkoordinasi terus dengan pihak Kapolres dan Kodim Abdya untuk mencari dan menangkap 8 narapidana itu kembali,” ungkap Meurah Budiman.
Ia juga mengimbau kepada warga Lapas Kelas II B Blangpidie yang melarikan diri itu untuk kembali.
“Semoga ke delapan napi yang kabur untuk menyerahkan diri segera. Karena kemanapun mereka akan melarikan diri pasti akan tertangkap,” imbuhnya.
Reporter: Rusman









