Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Ratusan Organisasi Sipil Myanmar Menolak Utusan Khusus Pilihan ASEAN

Admin1 by Admin1
07/08/2021
in Internasional
0

Jakarta – Ratusan organisasi sipil Myanmar menolak penunjukkan Menlui II Brunei Darussalam Erywan Yusof sebagai utusan khusus ASEAN. Dikutip dari kantor berita Reuters, mereka tidak senang karena ASEAN melakukan penunjukkan tanpa terlebih dulu berkonsultasi dengan mereka selaku oposisi Junta Myanmar.

“Organisasi Sipil Myanmar (CSO) kecewa terhadap ASEAN atas proses pengembailan keputusan yang kurang inklusif serta tidak adanya tindakan terhadap sejumlah kejahatan terburuk yang pernah ada di kawasan ini,” ujar pernyataan bersama 413 organisasi sipil Myanmar, Jumat, 6 Agustus 2021.

Ratusan organisasi sipil tersebut juga kecewa karena ASEAN tidak melibatkan pemerintah bayangan, National Unity Government (NUG). Menurut mereka, pemerintahan bayangan tersebut seharusnya juga dilibatkan dalam pengambilan keputusan untuk memastikan penyelesaian krisis di Myanmar berjalan maksimal.

Per berita ini ditulis, Sekretariat ASEAN maupun Pemerintah Brunei belum memberikan tanggapan apapun. Junta Myanmar juga belum memberikan komentar baru selain pernyataan sebelumnya bahwa mereka menyetujui pemilihan Erywan sebagai utusan khusus ASEAN

Diberitakan sebelumnya, para menteri luar negeri ASEAN sepakat untuk menunjuk Erywan Yusof sebagai utusan khusus penyelesaian krisis Myanmar pada rabu kemarin. Kesepakatan itu diambil dalam pertemuan khusus ASEAN Ministrial Meeting (AMM) yang berlangsung dari Selasa hingga Jumat kemarin.

Penunjukkan utusan khusus ASEAN adalah bagian dari lima poin konsensus penyelesaian krisis Myanmar yang ditetapkan pada April lalu. Fungsi utusan khusus, salah satunya, untuk menemui semua pihak yang terlibat dalam krisis Myanmar, baik junta militer maupun pemerintahan bayangan yaitu National Unity Government (NUG).

Selain itu, utusan khusus ASEAN juga akan berperan membuka jalur bantuan kemanusiaan ke Myanmar. Sebagaimana diketahui, Myanmar tidak hanya dilanda krisis kedaulatan dan ekonomi, tetapi juga kelimpungan menghadapi pandemi COVID-19 mengingat sebagian besar petugas medis berhenti kerja untuk memprotes kudeta yang menewaskan banyak warga lokal tersebut.

Menurut Asosiasi Bantuan Hukum untuk Tahanan Politik, Militer Myanmar sudah membunuh kurang lebih 946 orang sejak kudeta pada 1 Februari lalu. Angka tersebut dibantah oleh Junta Myanmar.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Saudara Emir Qatar Pemilik PSG Konfirmasi Kedatangan Lionel Messi

Next Post

PBB: Pertempuran Afghanistan dan Taliban Telah Memasuki Fase Destruktif

Next Post

PBB: Pertempuran Afghanistan dan Taliban Telah Memasuki Fase Destruktif

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Sarjev Ajak Masyarakat Dukung Penampilan Yudi Amirul di Aceh Jazz Fusion

Sarjev Jadi Moderator Workshop Musik Jazz Fusion di Taman Seni dan Budaya Aceh

04/07/2026
Ratoh Muda Tampil di Taman Budaya Aceh, UBBG Bergerak Selamatkan Warisan Budaya

Ratoh Muda Tampil di Taman Budaya Aceh, UBBG Bergerak Selamatkan Warisan Budaya

04/07/2026
Peringatan Pemkab: Siapa Pun yang Minta Uang Atas Nama Bupati Pidie Jaya Dipastikan Penipu

Peringatan Pemkab: Siapa Pun yang Minta Uang Atas Nama Bupati Pidie Jaya Dipastikan Penipu

04/07/2026
Hadiri HUT ke-26 APKASI , Bupati Al- Farlaky: Ruang Kolaborasi Untuk Pembangunan Daerah

Hadiri HUT ke-26 APKASI , Bupati Al- Farlaky: Ruang Kolaborasi Untuk Pembangunan Daerah

04/07/2026
Banda Aceh Dinilai Butuh Gudang Komoditas Pangan Hortikultura

Banda Aceh Dinilai Butuh Gudang Komoditas Pangan Hortikultura

04/07/2026

Terpopuler

Ratusan Organisasi Sipil Myanmar Menolak Utusan Khusus Pilihan ASEAN

07/08/2021

Ketua DPRK Pidie Jaya: APBK Harus Jadi Mesin Pencipta Lapangan Kerja, Bukan Sekadar Anggaran Belanja

Daftar Lengkap 16 Tim Negara Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026

Ohku, Kas Ada Tapi Gaji Belum Cair: Tunggakan Aparatur Gampong Pidie Jaya Capai Rp14,4 Miliar

IDeAS Desak Audit Forensik Tiga BUMD Aceh, Soroti Anjloknya Bank Aceh Syariah dan Tertutupnya Laporan PT PEMA

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com