Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Zona Merah di Aceh Bertambah 7 Daerah

Admin1 by Admin1
26/08/2021
in Nanggroe
0
Australia Siaga Usai Temukan Mutasi Baru Corona Rusia

BANDA ACEH – Zona merah di Aceh, bertambah tujuh kabupaten/kota. Ketujuh daerah zona merah tersebut yakni, Kota Langsa, Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Aceh Tamiang, Kabupaten Pidie, Kota Lhokseumawe, dan Kota Sabang.

“Sebelumnya hanya ada empat zona merah di Aceh yaitu Langsa, Banda Aceh, Aceh Besar, dan Tamiang,” kata juru bicara Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani, Kamis, 26 Agustus 2021.

Sedangkan, lanjut Saifullah, Aceh Singkil yang pekan lalu berstatus zona merah kini menjadi zona oranye bersama 13 kabupaten/kota lainnya di Aceh. Selain Aceh Singkil yang kondisinya terkoreksi, ada dua kabupaten lainnya yang status warnanya membaik.

“Dari zona oranye pada pekan lalu menjadi zona kuning dalam minggu ini, yakni Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Barat Daya,” ujarnya.

Sementara itu, Saifullah membeberkan kasus akumulatif covid-19 Aceh per 25 Agustus 2021, telah mencapai 31.028 orang di antaranya, pasien covid-19 yang sedang dirawat sebanyak 6.363 orang. Kemudian para penyintas covid-19, (yang sudah sembuh) sebanyak 23.313 orang.

“Sedangkan kasus meninggal secara akumulatif sudah mencapai 1.352 orang,” jelasnya.

Sumber: medcom.id

Previous Post

NASA Deteksi Asteroid Sebesar 2 Kali Big Ben Melesat Kencang Menuju Bumi

Next Post

Running Text Dishub di Lhokseumawe Tampilkan Pesan Walkot Akan Dijemput KPK

Next Post
Running Text Dishub di Lhokseumawe Tampilkan Pesan Walkot Akan Dijemput KPK

Running Text Dishub di Lhokseumawe Tampilkan Pesan Walkot Akan Dijemput KPK

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Tim Ekspedisi Patriot IPB Dorong Nelayan Kembangkan Budidaya BBL dan Ekosistem Bisnis Lobster

Tim Ekspedisi Patriot IPB Dorong Nelayan Kembangkan Budidaya BBL dan Ekosistem Bisnis Lobster

26/08/2026
KPM Mandiri 15 UIN SUNA Ajak Masyarakat Asir-Asir Hidup Sehat Melalui Senam Bersama

KPM Mandiri 15 UIN SUNA Ajak Masyarakat Asir-Asir Hidup Sehat Melalui Senam Bersama

26/08/2026
Profesor di Malaysia Dipecat usai Sebut Orang Melayu Kuno Bisa Terbang

Profesor di Malaysia Dipecat usai Sebut Orang Melayu Kuno Bisa Terbang

26/08/2026
Trump Desak Saudi Rujuk dengan Israel Jika Mau Deal Nuklir Lanjut

Trump Desak Saudi Rujuk dengan Israel Jika Mau Deal Nuklir Lanjut

26/08/2026
Hampir Setahun Pascabanjir, DAS Reuseh Teungoeh Dibiarkan Mengancam Warga

Hampir Setahun Pascabanjir, DAS Reuseh Teungoeh Dibiarkan Mengancam Warga

25/08/2026

Terpopuler

Vokalis Seuramoë Reggae Teuku Andie Meninggal Dunia

Vokalis Seuramoë Reggae Teuku Andie Meninggal Dunia

24/08/2026

Zona Merah di Aceh Bertambah 7 Daerah

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

Presiden atau Gubernur Yang Berhentikan Sekda?

Jalan Zaman Belanda di Alue Peunawa Mulai Diaspal Masa Bupati Dr. Safaruddin

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com